Apa Itu Lensbong?

Apa Itu Lensbong?

3174
0
SHARE

Apa Itu Lensbong? – Dulu, waktu awal-awal mimin mulai menggemari aktivitas fotografi menggunakan kamera smartphone, mimin sempat terheran-heran dengan hasil foto dari salah seorang mastah yang mampu menangkap objek kecil seperti misalnya serangga dengan sangat detail, lengkap dengan efek bokeh/blur pada background nya.

Foto makro menggunakan kamera hapeYang lebih mengherankan lagi, mereka mengaku bahwa foto itu benar-benar diambil menggunakan kamera hape. “Ah, masa sih foto se-keren itu cuma pake kamera hape? Ah gak mungkin ah..” Begitu pikir mimin saat itu. Beberapa hari setelahnya, ada mastah lain yang juga mengunggah foto serupa (foto makro), yang juga diklaim merupakan hasil foto dari kamera hape. Sontak saja, mimin yang penasaran pun akhirnya bertanya :

“Itu kok bisa blur banget ya backgroundnya? Gimana caranya biar bisa sebagus itu, gan?”

Ia pun menjawab :

“Ini pake lensbong gan…”

What? Lensbong? Apa pula itu? Setelah mimin tanya-tanya lebih lanjut, barulah mimin ketahui apa yang dimaksud dengan lensbong yang ia sebutkan tadi.

Lensbong adalah singkatan dari “Lensa bongkaran”, yang mana maksud dari bongkaran ini sendiri adalah hasil dari membongkar kamera lama yang sudah rusak atau tak terpakai, untuk diambil lensanya dan kemudian ditambahkan pada kamera hape yang ingin digunakan. Hemm, kejam juga yaa.. Hihihi….

Awalnya sih mimin tak begitu tertarik untuk mencobanya. Tapi setelah melihat hasil foto dari mastah-mastah yang super keren… Duh jadi pengen nyoba juga! Dan akhirnya, setelah beberapa minggu mencari-cari kamera yang sudah lama tak terpakai, mimin pun langsung membongkar kamera itu dan mengambil lensanya.

Sempat nyesel sih, sedih waktu melihat kamera yang dulu sering digunakan oleh keluarga, sekarang sudah tak berbentuk lagi. Padahal, ada banyak sekali kenangan yang ditangkap olehnya. Eh, tapi kok jadi curhat ya? Hahahahah 😛

Terus, cara pasangnya gimana? Kalau mimin sih sederhana aja yaa. Mimin putuskan hubungan dengan mantan sebuah karet gelang, lalu kedua ujungnya mimin ikatkan ke lensa yang sebelumnya sudah mimin lubangi di dua sisi. Lalu, mimin tempel deh lensanya, tepat diatas kamera belakang dari smartphone mimin. Bingung? Contohnya seperti ini nih :

Cara pasang lensbongHehe, simple kan? Dan setelah mimin coba, ternyata lumayan oke juga hasilnya, meskipun belum sebagus hasil foto para mastah foto makro sih. Ini salah satu contohnya, yang mimin ambil menggunakan kamera ASUS Zenfone Selfie plus lensbong.

BACA JUGA : Review hasil foto kamera ASUS Zenfone Selfie

Foto kamera hape menggunakan lensbongTuh, lumayan kan? Udah, iya’in aja biar mimin seneng! 😛 Mimin baru tau kalau ternyata menggunakan lensbong itu tak semudah yang dibayangkan. Agak sulit untuk mencari fokus, sehingga hasilnya mimin rasa masih kurang maksimal. Yaa maklum, baru pertama nyoba #Alesan. Mungkin memang mimin butuh latihan lagi agar dapat mengambil foto yang lebih baik.

Tapi, kalau misalnya kamu tak cukup tega untuk membongkar kamera lama, kamu bisa kok membelinya, dan cukup banyak orang yang menjualnya dalam berbagai ukuran. Dan perlu dicatat, ukuran lensa yang beda akan menghasilkan foto yang berbeda pula. Dan lensa yang digunakan tak melulu harus lensa dari kamera, karena beberapa ada yang mengaku bahwa ia menggunakan lensa bongkaran dari mesin fotocopy yang entah seperti apa bentuknya.

Nah, mungkin itu saja penjelasan singkat soal lensbong yang bisa mimin posting kali ini. Penasaran dengan hasil foto mimin yang lain? Boleh kok follow akun instagram mimin @Masbocah 😀 Silahkan jelajahi blog Techijau.com untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. Semoga bermanfaat 😀

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY