Sebenarnya, Infinix Itu Darimana Sih Asalnya?

Sebenarnya, Infinix Itu Darimana Sih Asalnya?

973
0
SHARE

Sebenarnya, Infinix Itu Darimana Sih Asalnya? – Kalau kemarin mimin sudah membahas soal brand Samsung, kali ini mimin akan membahas sedikit soal Infinix. Brand ini merupakan pemain baru di pasar smartphone Indonesia, dan nampaknya mereka sangat serius untuk menggarap pasar disini karena baru-baru ini mereka dikabarkan sudah melakukan beberapa usaha demi memenuhi regulasi TKDN, sebagai syarat agar mereka mendapatkan ijin untuk memasarkan produknya secara resmi di Indonesia.

Tapi karena masih tergolong brand yang baru dikenal, mungkin beberapa calin konsumen akan bertanya-tanya, sebenarnya Infinix itu buatan mana sih?

InfinixYaa biasa lah, orang-orang emang suka begitu karena mitos soal “barang buatan negara ini bagus, sedangkan barang buatan negara ini jelek” tuh masih melekat di benak mereka. Padahal, itu nggak sepenuhnya benar. Oke deh, mari kita mulai bahasannya!

Menurut sumber yang mimin baca, brand Infinix mulai didirikan pada tahun 2013, dimana Hong Kong menjadi markas utama mereka. Meski demikian, perusahaan ini mengklaim bahwa mereka mempunyai pusat R&D (riset dan pengembangan) di Perancis dan Korea, namun memusatkan perakitan perangkat di negara China. Lalu, itu artinya apa?

Artinya, meskipun mereka berasal dari Hong Kong, namun kita bakal melihat bahwa perangkat yang mereka pasarkan akan memiliki keterangan Made in China pada dus nya. Yaa sama seperti brand-brand lain yang juga begitu. Jadi jangan mengira bahwa hape Infinix yang kamu gunakan itu palsu cuma gara-gara terdapat keterangan Made in China. Tapi kenapa sih kok mesti di oper-oper begitu segala? Kenapa nggak sekalian dirakit di markasnya aja?

Alasannya adalah untuk menekan biaya produksi. Jadi, perusahaan-perusahaan elektronik (termasuk Infinix) bakal membutuhkan tenaga kerja yang sangat banyak di bagian produksi, plus area yang cukup luas untuk membangun pabrik, demi memenuhi permintaan pasar.

Nah karena itulah, perusahaan elektronikĀ membangun pabrik di tempat (negara) lain atau bekerjasama dengan perusahaan perakitan barang elektronik yang biasanya akan menempatkan pabriknya di negara-negara dengan gaji murah seperti misalnya China, Vietnam, dan lainnya. Dan pada perangkat keluaran baru dari Infinix, kamu bahkan bakal menemukan keterangan Dibuat di Indonesia (Made in Indonesia) pada bagian dus nya karena seperti yang sudah mimin sebutkan diatas tadi, hal ini adalah untuk memenuhi regulasi TKDN yang berlaku di negeri kita.

Daritadi nyebutin regulasi, emangnya regulasi apaan sih TKDN itu?

Gini gini… Sekarang ini, semua perangkat termasuk hape dan tablet atau bahkan MiFi yang punya konektivitas 4G LTE, wajib memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebanyak sekian persen (bisa berubah di tiap tahun), sebelum dapat dipasarkan secara resmi di Indonesia.

BACA JUGA : MiFi Itu Apa Sih? Kegunaannya Buat Apa?

Maka dari itu, banyak vendor hape yang memilih untuk melakukan perakitan produknya di Indonesia untuk menambah unsur TKDN karena memang opsi tersebut dinilai paling mudah untuk dipenuhi oleh mereka. Hal ini juga sudah mimin bahas pada posting berjudul kenapa sekarang banyak hape made in Indonesia?

Jangan khawatir, kualitasnya harusnya nggak jauh beda kok! Karena toh mereka (Infinix) sudah menentukan standar-standar tertentu untuk urusan perakitannya, sekaligus juga standar spesifikasi hardware yang jelas sudah mutlak ditentukan sebelumnya. Jadi yaa di pabriknya yang ada di Indonesia, mereka tinggal merakit komponen yang sudah ada sebelumnya.

Nah, itulah bahasan singkat mengenai Infinix Mobility yang bisa mimin bagikan disini. Kalau ada yang harus dikoreksi, jangan sungkan untuk meninggalkan komentar yaa. Silakan jelajahi blog Techijau.com untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. Semoga bermanfaat! šŸ˜€

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY