Mengapa Memory Internal Pada Android Bisa Penuh?

Mengapa Memory Internal Pada Android Bisa Penuh?

706
0
SHARE
Mengapa Memory Internal Pada Android Bisa Penuh? – Siang itu, salah seorang rekan mimin bertanya mengenai “keanehan” yang terjadi pada perangkatnya. Perangkat tersebut tiba-tiba saja memberi peringatan bahwa memory penyimpanan internal mulai penuh, sedangkan ia mengaku bahwa ia tidak pernah menginstal atau menambah aplikasi apapun lagi sejak berbulan-bulan lalu. Sehingga ekspresi keheranan pun nampak jelas diwajahnya. *Tsahhh.. Tumben ini bahasanya bener? :p *

Beberapa diantara kamu mungkin juga pernah atau sedang mengalami masalah yang sama dengan teman mimin tersebut. Tenang, kamu gak perlu panik karena kamu cuma butuh piknik sebenarnya itu sama sekali bukanlah sebuah keanehan. Masalah tersebut memang sering kali terjadi khususnya pada perangkat dengan kapasitas penyimpanan (memory) internal yang kecil, tapi aku yakin bukan itu jawaban yang kalian harapkan. Iya kan? :p Oke oke, sekarang mimin bakal serius nih untuk masuk ke pembahasan utama.
Kenapa memory internal Android bisa penuh?

Meskipun terbilang sepele, namun jika dibiarkan ternyata masalah ini bisa cukup mengganggu dan bisa menjadi sebuah masalah yang lebih menjengkelkan, yakni menurunnya performa pada perangkat yang bersangkutan. Sebenarnya mimin sudah pernah membuat sebuah artikel berjudul cara mengatasi memory internal yang penuh pada Android, yang memang artikel tersebut berkaitan erat dengan pembahasan ini karena bisa dibilang merupakan solusi untuk mengatasi masalah ini. Bedanya, pembahasan kali ini akan lebih condong ke arah pertanyaan soal penyebab memory penyimpanan internal menjadi penuh meski kita tidak menambah aplikasi.


Sebelum mimin memberi penjelasan, perlu dicatat bahwa penjelasan disini hanya merupakan gambaran singkat agar lebih mudah dimengerti oleh orang awam, dengan istilah-istilah yang mungkin saja berbeda dan bisa jadi kurang akurat. Tapi gapapa lah ya, yang penting jadi lebih tau kan? Oke, kita langsung ke TKP yuk!

Sebenarnya, yang membuat atau menyebabkan memory penyimpanan internal menjadi sesak dan kemudian penuh bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah aktivitas dari aplikasi yang biasa kita gunakan, khususnya aplikasi yang membutuhkan koneksi internet. Beberapa contoh aplikasi yang mimin maksud tersebut adalah seperti facebook, twitter, whatsapp atau BBM. Mengapa bisa demikian?

Apps tersebut (misal FB atau twitter) perlu mengambil data dari server mereka agar app pada perangkat dapat menampilkan konten yang ada disana, seperti misalnya status galau dari teman sekelasmu atau mungkin foto narsis dari gebetanmu. Data yang diambil tersebut sebagian akan disimpan untuk “meringankan” beban apps dan atau mempercepat proses load data, sehingga aplikasi hanya perlu mengambil data dari konten terbaru yang ada.

Misal : Kamu menginstal dan membuka apps FB pada jam 9 malam, maka apps akan mengambil data dari server FB pada jam tersebut hingga dapat menampilkan status / foto yang diposting pada jam 9 dan jam-jam sebelumnya. Lalu kamu menutup apps tersebut. Sejam kemudian (jam 10 malam) kamu membuka kembali apps tersebut. Maka apps hanya perlu mengambil data / konten yang diposting setelah jam 9 hingga jam 10. Begitupun seterusnya.

Nah data yang disimpan (data & cache) tersebut lama-kelamaan akan menumpuk dan membuat memory menjadi penuh sesak. Gimana, udah kebayang belum? Oke kita lanjut lagi. Beberapa aplikasi lain seperti WhatsApp / BBM bahkan terkadang lebih parah lagi. Emang sih, data yang tersimpan tidak terlalu besar JIKA kamu hanya berkirim pesan teks saja. Tapi, jika kamu sering mengirim atau menerima file-file multimedia seperti foto, voice note, video atau semacamnya, itu akan membuat memory perangkatmu menjadi lebih cepat penuh. Selain itu, tentu saja itu akan membuat penggunaan data menjadi lebih boros.

Lalu solusinya bagaimana? Yaa kamu harus rajin-rajin menghapus cache yang ada di perangkatmu. Kamu bisa menggunakan aplikasi cache cleaner yang ada di Google PlayStore atau kamu bisa menggunakan cara sederhana yang sudah mimin posting disini (khusus Android Lollipop). Dan khusus untuk aplikasi messenger yang sudah mimin sebutkan tadi, kamu juga perlu rajin-rajin menghapus data multimedia yang tersimpan yang bisa kamu lakukan dengan bantuan app manager.

Gimana, sekarang sudah tau kan kenapa memory internal bisa penuh meskipun kita gak menginstall aplikasi tambahan? Silahkan jelajahi blog Techijau.com untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. Jangan sungkan untuk komentar jika dirasa ada yang kurang tepat dari artikel ini. Mau share ke temen lewat socmed juga boleh kok! Semoga bermanfaat 😀

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY