Project Ara Dari Motorola, Smartphone Dengan Spesifikasi “Bebas”

Project Ara Dari Motorola, Smartphone Dengan Spesifikasi “Bebas”

331
0
SHARE
Project Ara Dari Motorola, Smartphone Dengan Spesifikasi “Bebas” – Motorola nampaknya sudah menunjukkan keseriusannya dalam berinovasi untuk menunjukkan taringnya di pasar smartphone. Beranjak dari berbagai proyek sebelumnya yang diberi nama “MAKEwithMOTO”, kini Motorola kabarnya telah siap untuk mengungkap rencana untuk membangun “Smartphone modular” yang diberi nama Project Ara (disingkat “Ara”). Ara adalah sebuah proyek yang dibuat berdasarkan ide dari Phoneblocks yang juga menjadi partner Motorola dalam membangun proyek ini.
Motorola Project Ara

Ide dari Phoneblocks tersebut adalah untuk membangun sebuah smartphone yang dapat di upgrade, kostumasi, dan terbuka atau “bebas” untuk berbagai pilihan spesifikasi seperti layaknya PC rakitan. Konsepnya adalah smartphone tersebut akan memiliki bagian – bagian terpisah yang nantinya dapat disatukan layaknya sebuah puzzle dimana sang pengguna dapat mengganti bagian tertentu sesuai keinginan. Misalnya mengganti kamera, prosesor, atau apapun yang dapat “dibongkar pasang” dari smartphone ini.

Ide ini tercetus karena Phoneblocks memandang perkembangan smartphone saat ini terlalu cepat. Dan kabar buruknya para konsumen diwajibkan untuk membeli smartphone yang lebih baru (dengan harga yang tidak murah) hanya untuk melakukan upgrade dari perangkat yang mereka gunakan sebelumnya, dimana sering kali upgrade tersebut hanya mencakup beberapa komponen dalam perangkat seperti prosesor, RAM dan GPU saja. Tentu saja hal ini merupakan pemborosan dimana sang konsumen harus mengganti smartphone secara utuh hanya untuk mengupgrade beberapa komponen pada perangkat.
Maka ide ini pun mencuat, dan bertujuan agar dapat menghemat biaya yang harus dikeluarkan konsumen untuk mengupgrade perangkatnya. Ide ini sempat dipublikasikan di berbagai situs besar berbulan – bulan lalu untuk mencari dukungan sekaligus mengumpulkan pendapat dari para konsumen. Dan sepertinya Motorola menganggap ini sebagai peluang.
Bagaimana menurutmu?
Sumber : Android Central

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY