Apa Sih Bedanya Garansi Resmi Dengan Garansi Distributor? Untung Ruginya Apa?

Apa Sih Bedanya Garansi Resmi Dengan Garansi Distributor? Untung Ruginya Apa?

79869
126
SHARE

Apa Sih Bedanya Garansi Resmi Dengan Garansi Distributor? Untung Ruginya Apa? – Beberapa waktu lalu beberapa teman pembaca pernah menanyakan soal perbedaan garansi (distributor atau resmi) dari suatu produk kepada mimin. Awal kebingungan ini bermula ketika mimin membahas soal Asus Zenfone 2 tipe apa saja yang masuk ke Indonesia.

Disana mimin mengungkapkan bahwa perangkat Zenfone 2 yang masuk ke Indonesia melalui disrtibutor resmi (dan akan mendapatkan garansi resmi) adalah tipe ZE550ML dan ZE551ML. Sedangkan perangkat tipe ZE500CL masuk ke Indonesia melalui distributor yang tidak resmi dan hanya akan mendapatkan garansi distributor saja.

Apa bedanya garansi distributor dengan garansi resmiTernyata tidak sedikit dari teman pembaca yang mengira bahwa perangkat yang hanya mendapatkan garansi distributor adalah barang tiruan atau replika. Padahal, itu sama sekali tidak benar. Nah untuk itu, pada posting kali ini mimin akan mencoba menjelaskan sedikit tentang hal ini agar kamu para pembaca tidak lagi kebingungan soal perbedaan garansi yang memang cukup membuat pusing ini.

Garansi Distributor Resmi & Garansi Resmi

Suatu produk umumnya akan masuk ke suatu negara untuk dipasarkan melalui distributor yang ditunjuk oleh vendor pembuat produk tersebut. Contohnya :

Produk Z2 yang diproduksi oleh vendor X akan masuk ke pasar Indonesia. Vendor X menunjuk 3 distributor yang berhak mendatangkan produk Z2 ke Indonesia secara resmi (untuk dijual) yakni distributor A, B, dan C. Artinya, distributor A, B, dan C adalah distributor resmi yang diakui oleh vendor X.

Biasanya satu produk yang masuk secara resmi akan mendapatkan cover garansi resmi dari vendor yang bersangkutan. Misal kamu membeli produk Z2 yang didatangkan oleh distributor B (salah satu distributor resmi), maka biasanya kamu akan mendapatkan GARANSI DISTRIBUTOR B.

Jika ternyata terdapat kelainan atau kerusakan selama masa garansi, maka kamu bisa melakukan klaim garansi pada service center distributor B. Dan karena distributor B merupakan salah satu distributor resmi yang ditunjuk oleh vendor X, maka biasanya kamu juga bisa untuk melakukan klaim garansi di service center resmi vendor X.

Garansi distributor resmiTerkadang beberapa vendor akan menjual produknya secara langsung kepada konsumen dan dalam kasus ini biasanya garansi yang diberikan adalah garansi resmi dari vendor yang bersangkutan. Nah keuntungan dari membeli produk dengan garansi dari distributor resmi adalah kita sebagai pengguna akan lebih leluasa untuk memilih dimana kita akan melakukan klaim garansi.

Misalnya jika pada area tempat kita tinggal tidak terdapat jaringan service center dari sang distributor maka kita bisa membawanya ke jaringan service center resmi dari vendor yang bersangkutan, begitu pula sebaliknya, seperti gambaran sederhana yang sudah mimin cantumkan diatas.

Garansi Distributor (Tidak Resmi)

Barang yang didatangkan oleh distributor tidak resmi bukan berarti barang palsu, replika, ataupun rekondisi. Ingat, disana ada kata “bukan berarti” yaa, yang dengan kata lain kemungkinan itu masih ada. Barang tersebut dimasukkan oleh distributor tertentu tanpa ada kerjasama dengan perwakilan vendor yang ada di Indonesia, sehingga barang yang dimasukkan oleh distributor tak resmi itu tidak mendapatkan cover garansi dari service center resmi dari vendor.

Misalnya jika kamu membeli produk Z2 yang didatangkan oleh distributor E (distributor tidak resmi), maka kamu akan mendapatkan GARANSI DISTRIBUTOR E. Jika ternyata terjadi kerusakan atau kelainan pada perangkatmu, maka kamu bisa melakukan klaim garansi pada jaringan service center yang dimiliki oleh distributor E. Namun, jika kamu ingin melakukan klaim di service center resmi vendor X, maka klaim tersebut tidak akan diterima dan kamu akan dikenakan biaya normal sesuai dengan kerusakan yang terjadi.

Garansi distributor tidak resmiTapi terkadang, service center resmi dari beberapa vendor gadget bahkan tidak mau menerima sama sekali produk yang ternyata didatangkan oleh distributor tidak resmi, bahkan jika kita bersedia membayarnya. Hal ini tentu akan sangat merugikan bagi konsumen, tapi ini baru kerugian yang pertama loh. Masih ada lagi kerugian-kerugian lainnya.

Lalu bagaimana soal kualitas barang? Seharusnya kualitas yang dimiliki dari masing-masing distributor, baik yang resmi maupun tidak resmi adalah sama karena sama-sama didatangkan dari vendor yang juga sama. Namun produk yang didatangkan oleh distributor tidak resmi biasanya bukanlah merupakan produk yang ditujukan untuk pasar Indonesia.

Misalnya produk yang dipasarkan di Indonesia secara resmi adalah produk Z2 class 1, 2 dan 3. Sedangkan distributor tidak resmi mendatangkan produk Z2 class 2, 3, 4, dan 5 dimana tiap “class” ini memiliki spesifikasi yang berbeda. Kerugiannya adalah jika kamu membeli produk Z2 clas 4 atau 5 yang sebenarnya tidak ditujukan di pasar Indonesia, maka nantinya kamu akan kesulitan ketika melakukan service karena spare part dari produk tipe tersebut tidak tersedia di service center resmi vendor X yang terdapat di Indonesia. Bahkan di pasaran bebas dalam negeri pun, spare part tersebut juga akan sulit untuk dicari. Dan ini adalah kerugian yang kedua.

Biasanya harga yang ditawarkan untuk produk yang didatangkan dari oleh distributor tidak resmi sedikit lebih murah sehingga akan menarik minat konsumen. Kenapa bisa lebih murah? Menurut perkiraan mimin, mungkin hal itu karena tidak adanya kerjasama eksklusif dengan vendor yang bersangkutan soal jaringan service center.

Atau bahkan, konon beberapa produk yang didatangkan oleh distributor non resmi ternyata tidak membayar pajak, atau dengan kata lain adalah barang selundupan alias black market (BM). Maka, jangan heran jika ternyata produk-produk yang secara resmi diijinkan untuk beredar di Indonesia ternyata sedikit lebih mahal daripada produk yang tidak resmi namun “dipaksakan” untuk beredar disini melalui distributor tertentu.

Karena selain soal pajak dan jaringan service center, ternyata memang syarat untuk bisa mengedarkan gadget di Indonesia secara resmi atau sah itu juga cukup sulit dan berbelit, sehingga para vendor harus mengeluarkan biaya ekstra untuk itu. Salah satu syarat yang sulit itu adalah tentang aturan TKDN, yang secara tak langsung telah memaksa para vendor untuk melakukan perakitan produknya di Indonesia.

BACA JUGA : Kenapa Sekarang Banyak Hape Made in Indonesia?

Nah itulah gambaran sederhana soal perbedaan garansi resmi dengan garansi distributor yang bisa mimin bagikan pada posting kali ini. Hemm agak membingungkan ya? Sebaiknya kamu baca beberapa kali agar bisa lebih memahami maksud dari tulisan ini. Jika ada pertanyaan atau ada sesuatu yang harus dikoreksi dari artikel ini, jangan sungkan untuk berkomentar. Semoga bermanfaat! 😀

126 COMMENTS

    • Nggak bisa memastikan fake atau nggak nya, Kak. Kecuali kita cek secara langsung. Sebelumnya mungkin bisa buat perjanjian dulu, kalo misal ternyata palsu, Kakak bisa minta uang kembali. Dan amat disarankan untuk gak beli barang dari penjual online yang broadcast lewat chat (BBM dsb) yang ngaku ngaku promo harga murah..

      • Bang kalo kita beli hp tapi di kartu garansinya cuma ada satu tempat service center, itu garansi resmi atau distributor bang?

        • Kemungkinan itu garansi distributor, Kak. Atau bahkan mungkin garansi toko (ruang lingkupnya lebih sempit lagi). Soalnya kalo garansi resmi, biasanya service centernya tersebar di beberapa wilayah di Indonesia

  1. Mau tanya min, hp ku ga bs update system.. Sudh diupdate tp ttp aja di versi 2.13 sedangkan aku mau update k versi 2.20 . Itu kenapa yaa.. Apakah karna hpnya palsu atau gmana? Makasih min sebelumnya

  2. Mau tanya kak, kalo saya beli hp di distributor tidak resmi, trus masa garansi distributor-nya sudah habis. Apakah hp yang saya beli bisa diservice di tempat service center hp tersebut?

  3. Kak mau tanya, hp ku double tap nya ngak berfungsi. Padahal zenmotion nya udah aktif semua. Tp kalau buat aktifin layar ngak bisa. Kira” bisa diservice di tempat servive centar ngak?

    • Wait, biar ku tebak..

      Hapenya kakak pake tempered glass gak? Kalo iya, mungkin itu penyebabnya. Soalya beberapa temen yang pake Zenfone 2 Laser mendadak gak berfungsi fitur double tap nya setelah pake tempered glass

  4. Kak mau mau nanya nih. Kalo untuk merk soni itu biasanya garansi distributornya gimana ya? apa dijamin asli soni hpnya namun cuma garansinya yang ga resmi. Sama kebanyakan perbedaan harga garansi resmi sama distributor itu dikisaran berapa ya? (binggubg nih soni harganya naek edan lah) makasih. 🙂

    • Iya, hape asli cuman garansi gak resmi..

      Kalo soal perbedaan harga.. Aku kurang tau ya, Kak. Itu sih bervariasi, tergantung tipenya apa, dan penjualnya 🙂
      Tapi untuk saat ini, sepertinya sulit nyari hape Sony yang garansi resmi, karena aturan TKDN itu

  5. Kenapa ya bang aku beli hape samsung ori(katanya sih ori) ditoko gadgetmart dikota sampit setiap beli hp ori disitu 3 kali rusak terus..apakah itu hp rekondisi atau lagi sialnya aja..tpi sdh di klaim garansi sih..

    • Jadi gini Kak. Tiap merk hape itu kan ada tipe-tipenya, nah kadang ada tipe tertentu yang bagus, dan ada juga yang jelek. Jadi jangan disama-ratakan kalo hape merk ini semuanya jelek. Mungkin kakak pas dapet yang produk kurang sempurna, atau memang tipe yang kakak pilih itu termasuk salah satu produk gagal.

      Soal rekondisi atau nggak, gabisa memastikan sebelum ngecek lebih jauh. Kalo soal ori atau nggak, asalkan masih bisa di klaim garansi resmi dari samsung, bisa dibilang barang itu ori

  6. Bro mau nanyak klo pembelian online lewat lazada gimana??? kan bro bilang tidak di sarankan untuk pembelian oline utuk garansi distributor
    Saya lihat di lazada harga xiaomi resmi sama distributor berbanding 1/2

  7. Bro mau nanyak klo pembelian online lewat lazada gimana??? kan bro bilang tidak di sarankan untuk pembelian oline utuk garansi distr0878-6201-1611ibutor
    Saya lihat di lazada harga xiaomi resmi sama distributor berbanding 1/2

    • Yaa begitu, kalo beli di toko online sih sebenernya oke aja, tapi yaa resikonya jadi lebih besar kalo ternyata barang garansi distributor, khususnya buat orang awam. Apalagi Xiaomi, soalnya kadang ROM yang kepasang di hape Xiaomi (yang kebanyakan adalah garansi distributor) itu masih pake ROM china, jadi harus di flashing lagi. Jadi, mending ambil yang resmi aja deh kalo gamau repot belakangan

  8. sebagian orang memang tidak mempermasalahkan soal garansi resmi/distributor. namun buyer pasti bertanya-tanya apakan barangnnya sama? dalam arti untuk kategori mesin yang digunakan ini sama atau beda ataukan semacam replika?

    • Nahhhh itu pertanyaan bagus..

      Jadi gini, kadang tuh produk untuk pasar di negara “A” berbeda spek nya dengan produk untuk pasar “B”. Jadi, ada kemungkinan barang bergaransi distributor itu punya spek (mesin dll) yang berbeda dengan barang garansi resmi, karena biasanya mereka mengambil barang dari pasar “B” untuk dijual ke pasar “A”. Semoga paham maksudnya 😀

  9. Kak mau nanya nih kan ane beli Xiaomi mi 4w tapi kok layar nya suka mati²n,tpi klo main’n nya sambil di cas kaga mati²n
    Apa jangan jangan palsu ya,mohon infonya
    Thanks

  10. 1. Kak, kalo hp keluaran distributor tidak resmi apa service center mereka sebanding dengan yang resmi? Ato bagaimana perbandingan kualitasnya (sparepart segala macem)?

    2. Ada gak sih istilah beli hape langsung di sub distributornya biar lebih murah? Jadi gausah ke toko2 retail.. Dan jg gimana dngan garansi..

    3. Banyak sekali kasus konsumen frustrasi ngadepin proses klaim garansi yang sulit berbulan-bulan. ( makan waktu molor-molor gak ada kepastian, hasil service kurang bagus rusak lagi gak beres). Apa itu sebenernya salah satu trik distributor? Ato gimana perbandingannya dengan yang resmi?

    Makasih ya sebelumnya kak.. 🙂 Supaya menambah ilmu pembaca…

    • 1. Kalo soal kualitas service, itu tergantung standar dari masing-masing service center ya, Kak. Jadi nggak bisa di sama-rata (yang ini nggak resmi jelek semua, yang resmi bagus semua). Untuk soal sparepart juga tergantung, apakah mereka pasang sparepart original atau nggak? Tapi kurasa nggak ada service center yang mau mempertaruhkan nama baiknya dengan memasangkan spare part nggak original..

      2. Itu biasanya dibatasi khusus bagi mereka yang punya counter hape ya, Kak. Kalo misal semua konsumen biasa langsung beli di distributornya, yaa nanti para retailer jadi nggak laku dong? Terus, mereka makan apa? 😐

      3. Kalo soal molor, itu tergantung standar dari service center yang bersangkutan dan ketersediaan sparepart atau alat yang dimiliki oleh service center di wilayah yang dipilih konsumen. Jadi rasanya sih bukan trik distributor juga 🙂

  11. Ngeri beli barang Garansi distributor barang gak jelas dan tidak terjamin dari mana asalnya bisa jadi barang bekas atau refurbish/cacat, dsb, servisnya pun alakadarnya……
    Kalau agan beli barang resmi udah pasti dijamin barang baru langsung dari pabriknya dan klaim garansi mudah dengan servis dari teknisi resmi yg profesional..

    • Yaps, bener Kak.. Meskipun nggak semua barang garansi distri itu “nggak jelas” seperti yang Kakak sebutkan, tapi yaa resiko itu jelas sangat rentan bagi konsumen. Dan itu juga terserah dari konsumen sendiri sih, apakah mau uji keuntungan untuk beli hape garansi distri dengan segala resikonya yang ngeri-ngeri sedap, atau beli hape garansi resmi yang terjamin.

      • iya bro memang benar gak semua distributor itu nakal dan gak jujur tapi emang resikonya besar kalau bukan distributor resmi..Thx bro info kayak gini memang perlu disebar luaskan biar konsumen tidak banyak yang tertipu atau kecewa..

  12. gan, saya baru beli HP Oppo di tokopedia. tapi tidak ada kartu garansi didalamnya. ketika saya tanya ke penjualnya. dia bilang : “batch kali ini kita dapat memang sudah menggunakan e-waranty / garansi elektronik”

    pertanyaan saya L
    1. apakah ada garansi elektronik untuk handphone?
    2. kalo elektronik, cara klaim garansiny gimana ya?

    Terima Kasih

    • Kalo itu, aku kurang tau ya Kak. Soalnya nggak pernah dapet case seperti itu..

      Mungkin nanti coba mau aku tanyakan ke temenku yang promotor Oppo. Sementara anggeplah itu bener, untuk klaim garansi sepertinya yaa tinggal bawa aja hapenya ke service center, nanti mereka ngecek serial number dari hape tersebut untuk ngeliat kapan hape itu dikeluarkan dari pabrik (atau mungkin ada form tertentu yang dikirimkan oleh penjual ke database Oppo. Ini kalau bener ada e-waranty yaaa) dan masa berlaku garansi dihitung berdasarkan data itu..

      Soalnya memang untuk beberapa vendor, kalau kita nggak bawa kartu garansi pas mau klaim di service center, metode pengecekan masa berlakunya yaa seperti yang kusebut itu Kak

  13. Kak mau nanya ,, kak saya mau buka konter hp (retailer) tapi pusing kak cari distributor hp nya ,, apa kak tau .??
    Mohon bantuannya kak ..

  14. Mas, kn saya mau beli hp Sony di Toko Online..
    Itu harganya Sekitar 3/4 dr harga Aslinya, HPnya Ori dan Bergaransi Resmi/Sony Indonesia (Tulisannya sih gitu)

    Tp Banyak yg udh beli di Daftarnya dan Rating diapun lumayan,
    Nah saya bingung aja, trus penjelasan mas gimana yah soal ini dan mereka itu dapet Hp murah bergaransi itu dari mana yah?
    “Mohon Pencerahan”

    • Sony tipe apa ya Kak? Kalo itu tipe yang lama, yaa wajar, karena harganya udah turun. Kalo tipe yang baru (2016 macem Xperia X atau XZ), itu jelas bohong karena Sony tipe itu nggak masuk ke Indonesia dan jelas bukan garansi resmi.

    • Nah kalo soal itu aku belum paham betul ya, Kak. Tapi yang jelas, dengan membeli hape garansi distributor, berarti kita mendukung pasar ilegal. Kasian dong yang udah susah-susah ikutin aturan, tapi kita malah lebih milih yang nggak ikutin aturan. 🙂

  15. Kak saya mau nanya nih,saya mau beli hp samsung galaxy s6 edge di tokopedia dan saya lihat harganya sangat murah 4jtan garansi distributor… Apakah hp nya asli ato rekondisi itu kak karna harganya sangat jauh turunya,, Mohon penjelasan nya kak!!

    • Lebih baik hati-hati ya, Kak.

      Kadang itu modus penipuan. Jadi harganya memang dibanderol segitu untuk menarik konsumen, tapi kemudian konsumen diarahkan untuk kontak via chat supaya bisa bertransaksi diluar tokopedia. Nah kalo udah begitu, hampir bisa dipastikan kalo mereka niat nipu, bukan jualan. Soalnya modusnya itu biasanya yaa seperti itu. Kalo bertransaksi diluar tokopedia, beresiko barang nggak dikirim.

      BTW, itu harganya bener-bener nggak wajar juga sih..

  16. kak… kan aku mau beli iphone… lah di ibox kan iphone 5s tinggal yang 16 gb , sementara kalo yang garansi distributor itu kapasitasnya 16 gb, 32 gb, sama 64 gb. sebaiknya beli yang resmi apa yang distributor ya kak? soalnya kebanyakan aku liat di distributor itu katanya barang baru, tapi boxnya kok tulisannya certified pre owned atau bahkan boxnya beda sama yang asli. baiknya gimana ya kak? takutnya kalo beli yang 16 gb ga cukup

  17. Ka kalo mau beli hp di matahari mall yg online itu, sulit ga ya kalau garansi distributor??. Kalau beli diolshop itu lebih baik mana menurut kaka yg distributor atau yg resmi!!

  18. Gan, w kemarin beli Xiaomi Redmi 3s Prime baru. Lewat toko fisik sih, tapi ciri2 cukup memprihatinkan. Mulai dari manual book yang ga sesuai(punya seri Redmi yang lain), sampai kepada kabel USB yang ga pake merk MI(kecuali adaptor nya, ada logo MI nya).
    Kira2 agan bisa kasih masukan kaga, soal ni unit ori apa fake. Soalnya, ciri2 hardware yang tercantum juga sesuai, ga ada yang aneh(32/3GB, 430/Adreno505, Android versi 6.x.x). Atau jangan2, ni barang ori tapi ga resmi ya?
    mohon pencerahan nya, gan..

    • Supplier itu bisa punya banyak arti, Kak. Tapi biasanya sih kata itu dipake buat menyamarkan garansi distributor. Soalnya yang suplai hape ke penjual yaa pasti distributor dong 🙂

      Jadi sepertinya bukan garansi resmi, kecuali supplier nya itu memang distributor resminya. Kalo bingung, coba dibaca lagi tulisan diatas, Kak. 😀

  19. Kak aku mau nanya gransi hp itu kita ibaratkata sebuah leptop nih kak. kebetulan aku membeli leptop tersebut di pameran pas di liat garansi tersebut dscc atau garansi distributor itu barang palsu atau kaga gimana apa kah kalau kita ibaratkan kata sama kak kaya hp

  20. bang mau nanya,beli purshot plus di bukak lapak itu garansi distributor itu barangya bagus tidak ya bang,soalnya bang di galery belum ada bang,masih seminggu lebih,dan adanya warnanya hitam,yg aku cari warna putih,aku tanya galery,kemungkinan besar warnanya hitam nanti datangya,lantaran lama dan warnanya hitam,aku putuskan ke bukak lapak,itu aman dan barangnya memang asli ngk iya bang hp itu y bang

    • Seperti yang udah disebut di tulisan ini, garansi distributor bukan berarti barang palsu. Kalopun Kakak jadi beli dan ternyata palsu, toh bisa di klaim di bukalapak nya, dan kita bisa kembalikan barangnya 🙂

LEAVE A REPLY