Perbedaan Resolusi Layar qHD, HD, FHD, QHD, UHD

Perbedaan Resolusi Layar qHD, HD, FHD, QHD, UHD

5387
5
SHARE

Perbedaan Resolusi Layar qHD, HD, FHD, QHD, UHD – Kita mungkin sudah tau bahwa saat ini teknologi sudah berkembang dengan sangat pesat, dimana smartphone dan gadget sejenisnya merupakan perangkat yang paling menonjol perkembangannya. Ya, perangkat yang saat ini sudah sangat umum digunakan oleh masyarakat tersebut sering kali dijejali dengan berbagai teknologi terbaru dan tercanggih, termasuk diantaranya adalah dari sisi layar yang merupakan salah satu komponen utama bagi sebuah smartphone.

Resolusi layar hapeSeperti yang kita tau, saat ini ada banyak sekali variasi layar yang dimiliki oleh gadget tersebut. Mulai dari ukuran kecil, sedang, hingga ukuran yang mendekati sebuah tablet. Tak hanya dari sisi ukuran, tetapi ketajaman atau resolusi layar dari masing-masing layar pun sangat bervariasi, mulai dari HD, Full HD, dan bahkan ada yang sudah memiliki resolusi UHD.

Masalahnya, beberapa orang (khususnya mereka yang masih awam) masih belum mengerti soal perbedaan dari istilah pada resolusi layar yang digunakan, dan tentu saja mereka pun jadi tak mengetahui mana yang lebih baik dari resolusi layar yang diusung oleh perangkat.

Nah pada posting ini, mimin Techijau.com bermaksud untuk memberikan sedikit info soal detail arti atau maksud dari istilah pada resolusi layar yang biasa digunakan. Mungkin nggak lengkap sih, karena disini mimin hanya akan menjelelaskan beberapa resolusi layar yang sedang banyak digunakan saja. Kita langsung ke TKP aja yuk!

Di bagian akhir tulisan nanti, mimin akan menjelaskan soal ketajaman layar berdasarkan resolusi berbanding ukuran layar. Jadi, agar kamu lebih paham, lebih baik dibaca sampai habis yaa, dan mohon jangan malas membaca! 🙂

Resolusi qHD

Perlu diperhatikan yaa! Huruf “q” pada “qHD” ini menggunakan huruf kecil yang bisa diartikan sebagai quarter (seperempat) dari resolusi Full HD. Ukuran resolusi layar dari qHD adalah 960 x 540 pixel dengan rasio layar 16:9 (memanjang).

Resolusi HD

Lebih tinggi dari qHD, resolusi layar HD (High Definition) biasa disebut juga sebagai 720p. Ia memiliki ukuran 1280 x 720 pixel dengan rasio layar 16:9.

Resolusi WXGA

Sedikit diatas HD, namun seringkali dianggap setara dengan resolusi HD. Ukuran dari WXGA adalah 1366 x 768 pixel, dan lebih sering digunakan pada perangkat tablet. Penamaan yang sama juga digunakan pada layar yang memiliki resolusi 1280 x 800 pixel.

Resolusi FHD

Full HD atau FHD juga sering kali disebut sebagai 1080p. Ukurannya adalah 1920 x 1080 pixel dan sangat ideal dengan perangkat smartphone dengan bentang layar antara 5 hingga 5.5 inch.

Resolusi QHD

QHD (dengan huruf “Q” besar) adalah kependekan dari Quad HD, yang artinya ia memiliki total pixel 4 kali lebih banyak dari total pixel yang dimiliki oleh resolusi HD. Ukuran yang dimilikinya adalah 2560 x 1440 pixel dengan rasio layar 16:9.

Ia disebut juga sebagai layar 2K atau WQHD (Wide Quad HD) untuk menghindari kesalahan dalam mengartikannya sebagai qHD (dengan huruf “q” kecil). Resolusi QHD banyak digunakan oleh perangkat smartphone flagship saat ini.

BACA JUGA : Apa itu flagship?

Resolusi UHD

Ini adalah resolusi tertajam yang pernah dimiliki oleh smartphone hingga saat ini, yang digunakan oleh smartphone Sony Xperia Z5 Premium. Kepanjangan dari UHD adalah Ultra HD yang memiliki ukuran 3840 x 2160 pixel. Jumlah ini memiliki 4x lebih banyak dari total pixel yang dimiliki oleh resolusi Full HD, dan biasa disebut juga sebagai resolusi 4K.

Jadi, lebih bagus yang mana?

Jelas lebih bagus yang jumlah pixelnya paling banyak donk, karena jelas, semakin banyak pixel yang terdapat pada layar, maka akan semakin terlihat tajam. Sebaliknya, jika total pixel pada layar ternyata sedikit, maka layar akan nampak kurang cantik, kurang tajam dan jika dilihat dari dekat akan terlihat jelas kotak-kotak pixelnya.

Kepadatan pixelTapiiii…… Resolusi layar yang terlalu tajam pada layar dengan ukuran kecil justru tidaklah terlalu baik, atau lebih tepatnya, tidak terlalu berguna. Kenapa? Itu karena, kemampuan mata normal manusia yang terbatas. Menurut beberapa sumber yang mimin baca, resolusi atau kepadatan pixel paling tinggi yang mampu dilihat oleh mata manusia adalah sekitar 300 pixel per inch (pada jarak pandang tertentu), selebihnya, mata kita takkan mampu melihat perbedaan dari ketajamannya, kecuali, jika kita melihatnya dalam jarak yang sangat dekat.

Memangnya siapa sih yang mau mantengin layar hape dengan jarak yang sangat dekat? Gak ada, kan? Maka disitulah kenapa resolusi kepadatan pixel yang terlalu tinggi mimin katakan tak terlalu berguna karena akan terkesan mubazir. Itu yang pertama.

Kedua, perlu diketahui bahwa semakin tajam resolusi pada layar, maka akan semakin tinggi pula biaya produksinya. Jadi, jika misalnya terdapat perangkat dengan ukuran layar yang tak terlalu besar namun dibekali dengan resolusi layar yang terlalu tajam, maka tentu kita takkan mampu menikmati keunggulan dari ketajaman layarnya tersebut. Malahan, yang ada kita hanya akan menyia-nyiakan sebagian uang yang kita keluarkan karena harus membayar lebih untuk sebuah fitur yang sebenarnya tak bisa kita nikmati perbedaannya.

Namun di sisi lain, resolusi layar yang sangat tajam akan memberikan keuntungan tersendiri ketika kita sedang bermain game atau ketika sedang melihat konten seperti foto atau gambar, seperti yang bisa kita lihat pada gambar dibawah ini.

Resolusi layar hapeSumber gambar : GSM Arena

Jika kamu perhatikan, pada gambar diatas terlihat bahwa resolusi layar yang lebih tajam akan memberikan sudut pandang yang lebih luas karena layar memiliki jumlah pixel yang lebih banyak, sehingga bisa “menampung lebih banyak objek” di dalamnya. Jadi, ketika digunakan untuk bermain game, kamu akan mendapatkan keuntungan lebih karena kamu dapat melihat konten dengan sudut pandang yang lebih luas.

Tetapi kembali lagi, untuk penggunaan sehari-hari nampaknya resolusi layar yang terlalu tajam takkan terlalu dibutuhkan. Lalu yang ketiga, resolusi layar yang lebih tajam akan membutuhkan suplai daya yang lebih tinggi, sehingga jelas, ketajaman layar yang berlebihan hanya akan membuat perangkat jadi lebih boros baterai.

BACA JUGA : Tips menghemat baterai pada Android

Jadi, kita mesti sedikit selektif untuk urusan ini agar kita bisa memilih resolusi layar yang ideal. Lalu bagaimana kita bisa menentukan kriteria resolusi layar yang ideal untuk keseharian? Gampang, kamu hanya perlu memperhatikan ukuran layar berbanding resolusi layar, sehingga kamu bisa mendapatkan kepadatan pixel (ppi / pixel per inch) dari layar tersebut. Contoh :

  • Ukuran layar 4.6 inch, resolusi 1280 x 720 pixel (HD) = 319 ppi (ideal)
  • Ukuran layar 4.6 inch, resolusi 1920 x 1080 pixel (FHD) = 478 ppi (berlebihan)
  • Ukuran layar 5.5 inch, resolusi 1280 x 720 pixel (HD) = 267 ppi (cukup, meski agak kurang)
  • Ukuran layar 5.5 inch, resolusi 1920 x 1080 pixel (FHD) = 401 ppi (lebih dari cukup)
  • Ukuran layar 5.5 inch, resolusi 2560 x 1440 pixel (QHD) = 534 ppi (sangat berlebihan)

Cara menghitungnya adalah seperti ini :

Rumus pixel densityBingung untuk menghitungnya? Tenang, kamu tak perlu repot-repot untuk menghitungnya, karena jika kamu melihat info spesifikasi hape di Techijau.com, biasanya mimin sudah menyertakan keterangan soal kepadatan pixel yang dimiliki pada perangkat tersebut, jadi kamu tak perlu repot-repot untuk menghitungnya.

Dan perlu digarisbawahi yaa, kebutuhan tiap orang itu beda-beda, jadi kamu bebas untuk menentukan pilihan sesuai dengan kebutuhanmu. Jika kamu mempertimbangkan untuk membeli smartphone yang asik untuk urusan entertainment, jelas, hape dengan layar yang super tajam akan sangat baik bagi kamu. Namun jika kamu hanya menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari, maka tak perlu rasanya untuk memiliki smartphone dengan layar yang terlalu tajam.

Nah, mungkin itu saja info soal perbedaan resolusi pada layar yang bisa mimin bahas. Silahkan jelajahi blog ini untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. Semoga bermanfaat! 😀

5 COMMENTS

LEAVE A REPLY