Perbedaan Ultrabook Dengan Ultrathin

Perbedaan Ultrabook Dengan Ultrathin

525
0
SHARE
Ultrabook vs Ultrathin
Perbedaan Ultrabook Dengan Ultrathin – Perkembangan dunia gadget seakan tidak ada hentinya. Berbagai teknologi telah dikembangkan yang bertujuan untuk semakin memanjakan manusia yang menggunakannya. Begitupun dengan perkembangan perangkat komputer. Seperti yang kita semua telah ketahui, pasar komputer termasuk notebook sempat goyah ditengah serbuan perangkat berteknologi tinggi dengan ukuran mini, yakni smartphone dan PC tablet. Namun rupanya para produsen dan pengembang notebook tidak mau menyerah begitu saja. Mereka mengembangkan notebook dengan desain yang lebih tipis dan lebih ringan yang ditujukan untuk dapat menyaingi gadget terutama PC tablet yang dianggap paling mengganggu pasar notebook. Tujuannya tentu untuk mempermudah penggunanya saat harus membawa notebook tipis tersebut, dimana banyak orang beralih ke PC tablet dengan alasan perangkat tersebut lebih portable atau lebih mudah dibawa saat mobiling. Kita lebih mengenal notebook tipis tersebut dengan sebutan ultrabook, padahal perlu diketahui bahwa tidak semua notebook dengan desain tipis adalah sebuah ultrabook. Ultrathin, juga merupakan salah satu perangkat notebook berdesain tipis. Lalu apa perbedaan antara ultrabook dengan ultrathin?

Memang ini sedikit membingungkan bagi konsumen, terutama bagi orang – orang awam seperti saya. Ultrathin dan ultrabook sama – sama sebuah notebook dengan desain tipis dan ringan, dan secara kasat mata mungkin anda akan sulit membedakannya. Perbedaan ultrabook dan ultrathin terletak pada salah satu inti jeroan dari sebuah komputer, yaitu prosesornya. Ultrabook menggunakan Intel sebagai prosesornya, karena memang penggagas dari konsep desain perangkat ini adalah Intel. Lalu tidak lama setelah peluncuran ultrabook, lahirlah sebuah ultrathin yang dipersenjatai dengan prosesor dari AMD, yang merupakan salah satu pesaing berat dari Intel.
Lalu perangkat mana yang lebih baik? Ultrabook (Intel) atau ultrathin (AMD)? Jika anda bertanya hal demikian, tentu hal ini sangat sulit ditentukan karena keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing. Intel, sudah sangat populer dan terkenal memiliki kinerja yang handal dalam pemrosesan yang cepat, sedangkan AMD meskipun kemampuan atau kecepatan proses datanya bisa dibilang masih dibawah Intel, namun untuk urusan grafis dan game, AMD terkenal sangat baik, bahkan melampaui kemampuan Intel dalam beberapa game (berdasarkan yang saya baca di beberapa forum luar).
Jadi jika anda membutuhkan kinerja pemrosesan data yang cepat, ultrabook dengan intel didalamnya akan sangat baik untuk anda. Namun kebutuhan akan kemampuan olah data yang maksimal tidak kita butuhkan setiap saat bukan? Disinilah ultrathin dengan AMD didalamnya menawarkan “efisiensi” dimana terdapat nilai lebih saat kita ingin memainkan sebuah game. Terutama bagi para penggemar game hal ini adalah sebuah nilai tambah yang sangat bagus, dan umumnya harga sebuah ultrathin sedikit lebih murah jika dibandingkan dengan ultrabook.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY