Tips Memilih HP Bekas Berkualitas

Tips Memilih HP Bekas Berkualitas

1532
0
SHARE

Tips Memilih HP Bekas Berkualitas – Yaah, namanya hidup selalu dihadapkan kepada berbagai pilihan, dan sudah menjadi kewajiban kita untuk mengambil keputusan untuk mengambil pilihan yang mana. Hemm, lalu apa hubungannya dengan HP bekas? Ya jelas ada donk! Memilih untuk membeli hp bekas tentu juga merupakan sebuah keputusan di tengah banyaknya pilihan hp baru yang beredar dipasaran.

Faktor harga, ketersediaan dan berbagai pertimbangan lain juga menjadi faktor penentu kenapa orang lebih memilih untuk membeli hp bekas daripada hp baru. Berdasarkan keterangan dari beberapa teman yang mimin tanyai, mereka lebih memilih untuk membeli handphone second karena memang keadaan fisiknya masih bagus dan tidak jauh beda dengan barang yang masih baru, ditambah dengan selisih harga yang bisa dibilang lumayan membuat pilihan ini dirasa lebih menguntungkan.

Memilih hape bekasTapi tetap saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk membelinya atau tidak, seperti yang dilakukan oleh konsumen cerdas lainnya. Barang baru saja terkadang tidak selalu sempurna bukan? Maka jargon “teliti sebelum membeli” sepertinya memang harus benar-benar diterapkan oleh para konsumen khususnya jika ingin membeli perangkat second.

Namun tidak sedikit konsumen yang tidak tau hal apa saja yang harus diperhatikan khususnya saat membeli handphone second. Apalagi sekarang ini sedang nge-trend dan banyak sekali beredar perangkat atau gadget canggih yang membuat konsumen semakin bingung. Nah untuk itu pada posting kali ini mimin akan memberikan beberapa tips tentang apa-apa saja yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli gadget “baru tapi bekas”. Yuk kita langsung ke TKP 😀

Kondisi fisik

Secara tidak langsung, kondisi fisik dari suatu perangkat menggambarkan perlakuan dan perawatan yang dilakukan oleh pemilik sebelumnya. Perhatikan bagian casing, apakah terdapat dent atau bagian yang cacat seperti bekas jatuh. Jika terdapat dent atau goresan-goresan, bisa diindikasikan bahwa perangkat tersebut pernah jatuh dengan keadaan yang agak parah dan perlu diteliti lebih detail lagi mengingat hal itu (perangkat yang jatuh) dapat menyebabkan kerusakan pada komponen penting perangkat. Perhatikan juga tampilan layarnya apakah terdapat death pixel atau tidak. Biasanya death pixel terdapat di pinggiran layar yang ciri-cirinya adalah warna akan nampak lebih pucat dibagian itu, atau terdapat warna atau bercak kemerahan. CMIIW.

Cek fisik Part II : Periksa keyboard / layar sentuh dan tombol lainnya

Disini mimin akan membagi tips nya menjadi dua bagian, yakni untuk perangkat dengan keyboard fisik dan perangkat dengan layar sentuh :

  • Jika perangkat memiliki keyboard fisik, periksalah apakah semua tombolnya berfungsi dengan baik. Hal ini sangat penting khususnya bagi handphone yang isinya tombol semua memiliki banyak tombol fisik (QWERTY) demi menjaga kenyamanan saat menggunakannya nanti.
  • Jika perangkat tidak memiliki keyboard fisik alias handphone / smartphone dengan layar sentuh, hal yang harus diperiksa adalah sensor dari layar tersebut, apakah bekerja dengan baik atau tidak. Karena perangkat yang isinya cuma layar thok menggunakan navigasi layar sentuh sangat rentan terhadap kerusakan pada bagian layar khususnya jika perangkat pernah terjatuh. Sentuh dan navigasi seluruh bagian layar mulai dari ujung atas hingga ujung bawah dan pastikan semua bagian layarnya dapat merespon dengan baik.

Selain hal diatas, biasanya dalam sebuah handphone terdapat beberapa tombol lain seperti tombol power, volume, kamera dll. Pastikan juga semua tombol tersebut berfungsi dengan semestinya. Jangan sungkan untuk melakukan ini ketika sedang bertransaksi karena ini sangat penting.

Periksa keaslian perangkat

Kondisi fisik yang baik memang penting, tapi keaslian perangkat lebih penting! Jangan mudah tergiur dengan harga murah karena bisa jadi itu adalah barang BM atau bahkan barang palsu! Cara yang paling mudah adalah dengan cara mengecek IMEI dari perangkat tersebut. Perangkat resmi (bukan BM) dan asli akan mengeluarkan informasi tentang kode IMEI jika kita menekan tombol #*06# pada menu telepon. Namun jika kamu belum yakin, lakukan beberapa pengujian lain seperti yang sudah mimin posting pada halaman cara cek handphone asli atau palsu.

Periksa kinerja perangkat

Jangan melihat sesuatu dari bentuk fisiknya saja, sepertinya ungkapan pepatah itu sangat tepat untuk diterapkan dalam hal bertransaksi. Bentuk fisik “mulus” belum tentu kinerjanya juga bagus karena sering kali kerusakan tertentu tidak bisa terlihat dari bentuk fisik luarnya saja bukan? Maka memeriksa apakah perangkat dapat bekerja dengan semestinya juga menjadi faktor penting sebelum memutuskan untuk membelinya.

Periksa fitur perangkat

Fitur-fitur seperti kamera, speaker dan lainnya juga menjadi hal yang wajib diperhatikan. Jangan sampai fitur tersebut malah tidak bisa digunakan dengan baik sehingga akan mengurangi kenyamanan dan fungsionalitas #halah dari perangkat yang akan kita beli. Yup, ini berkaca dari kesalahan saudara kandung (kakak) mimin yang menyesal setelah membeli handphone bekas karena ternyata speaker pada perangkat tersebut sudah rusak meski keadaan fisiknya masih sangat baik.

Kelengkapan seperti kotak atau dus, kabel USB, memory card, earphone original dan lain lain menjadi nilai tambah pada gadget bekas. Jika perangkat yang kamu beli dilengkapi dengan dus, maka carilah kode IMEI pada dus tersebut dan cocokkan dengan kode IMEI perangkatmu (seperti yang sudah dijelaskan diatas). Jika ternyata cocok, (hampir) bisa dipastikan bahwa perangkat tersebut adalah barang tersebut bukanlah barang curian.

Harga

Yang terakhir adalah soal harga. Pastikan harganya sesuai dengan kisaran harga dipasaran. Biasanya jika semua hal diatas sudah terpenuhi, maka harga dari perangkatnya pun bisa dibanderol cukup tinggi (untuk kisaran harga bekas pada tipe perangkat yang sama) karena memang kualitasnya masih baik.

TAMBAHAN (PENTING!) :

Jika kamu sudah selesai memeriksa dan deal dengan harga yang dibanderol oleh sang penjual, mimin sarankan untuk tetap memegang perangkat yang akan kamu beli tersebut dan jangan sekalipun membiarkan sang penjual untuk menyentuhnya dengan alasan apapun termasuk misalnya untuk mengambil kartu SIM atau memory eksternal miliknya.

Karena belakangan ini ada beberapa modus penipuan dimana sang penjual akan langsung menukar perangkat yang diperiksa tadi dengan perangkat yang lain yang ternyata rusak atau bahkan palsu dengan sangat cepat. Ya, SANGAT CEPAT hingga kamu tidak menyadari bahwa ia telah menukarnya. Kalaupun harus, mintalah agar kamu saja yang mengeluarkan kartu SIM atau memory eksternal miliknya itu.

Nah itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli handphone bekas versi Techijau.com. Semoga bermanfaat 😀

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY