Cara Menghindari Dan Mencegah Malware Pada Android

Cara Menghindari Dan Mencegah Malware Pada Android

1708
0
SHARE
Cara Menghindari Dan Mencegah Malware Pada Android – Virus atau malware sering kali menjadi issue yang dikaitkan dengan perangkat dengan sistem operasi Android. Konon gadget yang menggunakan sitem operasi yang memiliki icon robot hijau lucu ini sangat rentan terhadap serangan virus atau malware terutama bagi mereka yang telah melakukan rooting pada perangkat yang dimilikinya (BACA: Apa itu malware?Ā & Apa itu root?).

Malware menyerang komputer (Ilustrasi)

Benarkah Android yang telah di root akan lebih mudah terkena virus? Hal ini masih menjadi perdebatan. Beberapa pihak menyatakan bahwa hal ini memang benar adanya, namun beberapa yang lain juga membantahnya karena bagi mereka justru rooting pada perangkat Android memberikan banyak keuntungan. Sebenarnya issue keamanan seperti ini sudah menjadi topik lama, bahkan salah satu OS yang mengklaim dirinya “kebal virus” sekalipun tetap bisa dimasuki virus. Untuk itulah mengapa diciptakan Anti Virus agar dapat memblokir atau melawan malware-malware berbahaya yang tentu saja tidak kita inginkan.


Intinya, untuk mencegah masuknya virus pada perangkat termasuk disini Android, yang paling penting dan berperan besar untuk melakukannya adalah sang pengguna sendiri. Karena yang bisa melakukan kontrol penuh terhadap perangkat adalah sang pemilik atau pengguna tentunya. Nah pada posting kali ini Techijau.comĀ akan memberikan sedikit tips tentang cara menghindari dan mencegah malware pada Android. Yuk kita langsung saja ke TKP šŸ˜€

1. Gunakan Aplikasi Anti Virus

Antivirus sengaja diciptakan untuk melawan dan memblokir malware atau virus. Untuk itu dirasa perlu untuk menginstal aplikasi macam ini jika kamuĀ menginginkan keamanan lebih pada perangkat Android yang anda miliki. Silahkan kunjungi Google Play : AntivirusĀ dan pilihlah salah satu yang kamuĀ inginkan. Belum mengerti cara install aplikasi di Android? Silahkan baca panduannya di halaman Cara menginstal aplikasi di Android.

Jika kamuĀ bertanya kepada mimin soalĀ “Antivirus mana yang terbaik”, miminĀ tidak akan menjawab karena itu adalah hal yang relatif, tergantung selera dan penilaian masing-masing. Selain itu, mimin juga belum pernah menguji coba semua Antivirus yang ada sehingga mimin tidak berani untuk memberikan klaim terbaik. MiminĀ sendiri mempercayakan Avast untuk melindungi perangkat yang miminĀ gunakan, karena aplikasi ini sangat ringan digunakan.

2. Pastikan untuk menginstal aplikasi dari situs terpercaya

Penting untuk kamu ketahui! Biasanya malware atau virus dapat menginveksi perangkat yang kita gunakan melalui aplikasi yang kita install, sehingga sangat disarankan untuk berhati-hati dalam menginstall aplikasi. MiminĀ sangat menyarankan untuk selalu menginstall aplikasi dari situs resmi toko aplikasi Android, yakni Google Play. Karena aplikasi yang tersedia disana tentunya sudah dilakukan serangkaian scan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan seperti contohnya virus.

Itu artinya, jika kamuĀ sering mengunduh aplikasi diluar Google Play, maka perangkat milikmuĀ akan lebih rentan terkena virus seperti yang sudah pernah miminĀ posting pada halaman peringatan bagi kamu yang suka menginstall aplikasi Android diluar Google Play. Karena tentunya mereka (situs selain Google Play Store) tidak memiliki sistem keamanan yang sama.

3. Bacalah permission atau izin yang diminta aplikasi

Meskipun Google Play memiliki sistem keamanannya sendiri, namun kamuĀ tetap disarankan untuk berhati-hati dalam menginstall aplikasi. KamuĀ adalah “antivirus terbaik untuk perangkat muĀ sendiri”, sehingga kamuĀ harus pintar-pintar menyaring aplikasi apa saja yang akan diinstall. Ketahui terlebih dahulu apa saja fungsi dan fitur yang ditawarkan oleh aplikasi yang kamuĀ minati, lalu lihat dan baca izin apa saja yang dibutuhkan untuk dapat menginstallnya. Jika aplikasi meminta izin tertentu yang janggal atau tidak sesuai dengan fungsi dan fitur yang ditawarkan, sebaiknya kamuĀ batalkan saja penginstalannya karena kemungkinan aplikasi tersebut membawa malware.

Jika masih kurang jelas, silahkan baca pedoman yang lebih lengkap pada halaman tips memilih aplikasi Android. Dan khusus untuk pengguna yang sudah melakukan rooting pada Android nya, sebaiknya kamuĀ tidak sembarangan memberikan ijin akses “istimewa” SuperUser pada tiap aplikasi, karena jika aplikasi yang bersangkutan memiliki virus, akan sangat fatal akibatnya.

Nah itulah beberapa tips untuk menghindari aplikasi berbahaya atau malware pada Android. Jika kamuĀ termasuk pengguna baru perangkat Android, mungkin beberapa kumpulan artikel untuk pengguna baru Android akan bermanfaat untuk kamuĀ šŸ™‚

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY