Home Pengetahuan Dasar Istilah Penjelasan Sederhana Soal Hardware dan Software

Penjelasan Sederhana Soal Hardware dan Software

0

Penjelasan Sederhana Soal Hardware dan Software – Oleh karena jaman makin canggih dan pemanfaatan teknologi sudah diterapkan dalam berbagai kegiatan kita, alangkah baiknya jika kita mengenal salah satu hal yang paling mendasar yaitu soal bedanya hardware dengan software.

Iya, istilah ini memang cukup sering kita dengar, dan mungkin sebagian dari kamu masih belum paham mengenai apa itu hardware ataupun software serta perbedaan diantara keduanya.

Dan di tulisan ini, aku bakal membuatkan bahasan dengan bahasa yang disederhanakan agar lebih mudah untuk dimengerti. Oke? Langsung aja kita ambil contoh kasus ..

Kalau misal hape kalian pernah rusak atau bermasalah dan bertanya ke orang yang lebih mengerti, terkadang akan ada dua jawaban umum yang biasa dilontarkan, yaitu: “Oh, inimah software nya doang bermasalah.” atau bisa juga “Waduh, kalo begini sih udah kena hardware nya.”.

Dan tentunya kamu akan bingung jika belum mengerti. Yakan? Nah supaya paham, mari kita bahas satu persatu, mulai dari penjelasan soal hardware terlebih dahulu.

Hardware

Hardware adalah komponen fisik dari suatu barang yang bisa kita sentuh atau pegang. Misal nih, kita punya seperangkat PC di kantor. Nah yang masuk kategori hardware itu contohnya adalah mouse, layar, kabel, CPU, keyboard, hingga tombol-tombol yang ada di keyboard pun masuknya kategori hardware.

Atau kalau misal untuk smartphone, yang masuk kategori hardware itu adalah mulai dari kamera, lcd layar, baterai, sampai lampu led flash nya.

Apa itu hardwareIntinya adalah, hardware itu ya bagian dari perangkat yang bener-bener nyata, yang punya fisik, yang bisa kita pegang.

Software

Sedangkan untuk software, kita SEBUT SAJA ini adalah sekumpulan data atau perintah (seperti program komputer misalnya) supaya hardware bisa bekerja. Dan software ini nggak punya fisik dan nggak bisa kita sentuh alias nggak punya wujud nyata.

Contoh software itu ya misalnya aplikasi yang kita jalankan di hape, game, hingga sistem operasi (Android / iOS / Windows) yang digunakan pada perangkat yang kita pakai. Dari sini udah paham? Oke kita lanjut ke contoh kasus supaya makin paham.

Perbedaan antara software dengan hardwareContoh Kasus 1

Misal nih, hape kamu jatuh dan lcd layarnya pecah atau jadi bergaris saat dinyalakan. Nah dalam kasus ini, yang rusak jelas bagian hardware nya. Karena dia terbentur secara fisik, dan membuat komponen layarnya (lcd nya) jadi pecah atau rusak. Yang mana komponen layar itu jelas punya fisik dan bisa kita pegang.

Dan kalo misal ada kerusakan di tingkat hardware, jelas penanganannya harus dilakukan secara fisik juga. Mulai dari harus dibongkar buat diperbaiki, hingga harus diganti komponennya jika ternyata kerusakannya sudah parah.

Contoh Kasus 2

Sedangkan kalau misalnya nih ya, kamu lagi asik buka aplikasi socmed, terus beberapa saat kemudian aplikasi socmed mu mendadak freeze, atau mendadak menutup sendiri, itu bisa jadi masalahnya cuma di tingkat software. Dalam hal ini, yang bermasalah adalah aplikasi socmed nya.

Jadi ya nggak perlu sampe harus pemeriksaan fisik seperti dibongkar misalnya. Apalagi kalo sampe diservice, atau ganti komponen, itu sama sekali nggak perlu.

Contoh Kasus 3

Ada kalanya sebuah masalah di perangkat itu nggak bisa langsung dipastikan apakah yang rusak itu di tingkat software atau hardware. Cara paling gampang buat mencari tau adalah ya kita coba dulu lakukan beberapa percobaan untuk memperbaiki di tingkat software.

Dan kalo misalnya nggak bisa, ada kemungkinan bahwa kerusakan tersebut ternyata ada di tingkat hardware.

Dan disini perlu kalian perhatikan bahwa kerusakan hardware TIDAK SELALU disebabkan karena terjatuh atau terbentur. Karena kadang perangkat yang nggak pernah kebentur sekalipun juga bisa rusak hardware nya.

Ini tuh bisa banyak banget penyebabnya sehingga wajib diperiksa secara fisik supaya bisa tau masalahnya dimana, dan bisa ambil tindakan. Entah itu perbaikan biasa, ataupun penggantian komponen.

Tambahan

Kalau dianalogikan sebagai manusia, hardware itu adalah bagian tubuh kita, mulai dari tangan, kaki, mata, ginjal dsb. Sedangkan software adalah pikiran kita. Bukan otak ya, tapi pikiran.

Jadi kalo misal jarimu tergores pisau dan sakit, itu jelas yang rusak hardware nya. Sehingga penanganannya harus secara fisik. Entah itu dikasih obat tetes, ataupun di plester.

Terus kalo misal kamu abis diputusin pacar atau cuma dianggep temen sama gebetan kamu, terus kamu ngerasa sakit tapi nggak berdarah dan ngerasa down, itu yang rusak bukan fisik (hardware) mu, tapi pikiran (software) mu yang sedang kacau.

Nah itulah beberapa penjelasan sederhana mengenai apa itu software dan apa itu hardware, lengkap dengan contoh kasusnya. Semoga bisa dipahami dan semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here