Beranda News ASUS Zenbook DUO (UX8406): Laptop Dua Layar Buat Apa?

ASUS Zenbook DUO (UX8406): Laptop Dua Layar Buat Apa?

0

Kita hidup pada era di mana perangkat canggih seperti laptop sudah menjadi bagian dari kebutuhan hidup. Jika ditanya mengapa, rata-rata akan menjawab “demi menunjang produktivitas“. Dan bagi sebagian profesi, peran laptop memang sekrusial itu.

Menyelesaikan tugas sambil menunggu boarding pesawat, meeting online via video conference call di food court, hingga mengerjakan revisi draft di kamar hotel ketika di luar kota. Beberapa contoh kegiatan yang pernah saya lihat dan alami sendiri itu menunjukkan betapa berartinya manfaat sebuah laptop.

Walau demikian, nyatanya masih banyak orang yang mengharapkan agar laptopnya punya peran yang lebih dari sekadar mengakomodasi kebutuhan untuk menyelesaikan pekerjaan di mana saja dan kapan saja. Karena ketika waktu menjadi penting, maka di situlah kita harus membereskan urusan secara cepat dan efisien.

Kabar baiknya, saat ini sudah ada satu laptop yang punya potensi besar dalam membuat alur kerja menjadi lebih cepat dan efisien. Memaksimalkan produktivitas secara nyata, lebih dari laptop pada umumnya. Dan laptop inilah yang jadi pembahasan utama kita, yaitu ASUS Zenbook DUO (UX8406).

Apa Istimewanya ASUS Zenbook DUO (UX8406)?

Di mana-mana, laptop itu normalnya cuma punya satu layar. Tapi apakah laptop dengan hanya satu layarnya itu sudah cukup? Nyatanya, ada sebagian orang yang tidak berpikir demikian.

Ini terlihat dari perilaku penggunaan laptop dengan layar eksternal yang seolah menjadi trend. Pun demikian bagi para PC builder yang suka menggunakan lebih dari satu layar.

Selain membuat pandangan lebih lega, menggunakan dua layar sekaligus terbukti bisa mempercepat alur kerja. Terutama di saat kita perlu multitasking dan menjalankan beberapa aplikasi sekaligus secara bersamaan.

Walau singkat, jeda yang terjadi ketika harus berpindah dan mengganti tampilan window aplikasi di layar ternyata mampu sedikit membuyarkan fokus. Akibatnya, kelancaran dalam menuangkan ide dan pikiran pun jadi terhambat. Terdengar sepele, tapi begitu nyata dalam memperlambat alur kerja.

Inilah yang berusaha diakomodasi oleh ASUS Zenbook DUO (UX8406). Sebagai penikmat fitur ScreenPad pada ASUS Zenbook 14 UX434FL, saya langsung bisa membayangkan bagaimana asiknya memanfaatkan fitur dua layar berukuran penuh pada laptop ASUS Zenbook DUO (UX8406).

Karena dengan ScreenPad yang hanya mengusung layar sekunder berukuran kecil saja, saya sudah merasa terbebas dari hambatan-hambatan tadi. Apalagi kalau layar sekundernya berukuran penuh? Pasti potensinya akan lebih terasa!

Dua Layar Untuk Kerja Lebih Cepat

ASUS Zenbook DUO (UX8406) merupakan manifestasi nyata dari konsep laptop dua layar “Project Precog” yang dicetus oleh ASUS pada 2018 lalu. Sekaligus menjadi bagian dari evolusi penerus dari laptop dengan fitur dua layar yang sebelumnya dihadirkan secara bertahap dalam wujud ScreenPad dan disusul ScreenPad Plus.

Dalam setiap generasinya, termasuk pada ASUS Zenbook DUO (UX8406) yang baru saja dirilis di Indonesia pada awal Maret 2024 lalu, ASUS selalu membekali mereka dengan software eksklusif bernama ScreenXpert yang didesain khusus untuk memaksimalkan pemanfaatan layar ganda. Inilah yang membuatnya lebih dari sekadar laptop dengan layar tambahan!

Perpaduan dari hardware dan software tersebut memungkinkan kita untuk bisa memanfaatkan ASUS Zenbook DUO (UX8406) dalam 5 mode pengoperasian yang berbeda. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Laptop Mode

ASUS Zenbook DUO (UX8406) punya keyboard fisik layaknya sebuah laptop pada umumnya. Bedanya, kita bisa memilih apakah ingin memasangkannya, atau melepaskannya saja.

Ketika dipasangkan, laptop ini akan terlihat dan terasa seperti laptop biasa dengan keyboard full-size, lengkap dengan touchpad. Mode ini menawarkan kesederhanaan dalam pengoperasian. Sangat cocok untuk digunakan ketika tidak ada banyak ruang yang tersedia untuk meletakkan laptop. Dan tentu bakal menghadirkan pengalaman mengetik yang nyaman layaknya laptop pada umumnya.

Tenang saja, keyboard ini mengusung snap-on magnetic design. Yang akan secara otomatis menyesuaikan keyboard di posisi yang tepat, sekaligus memastikan agar ia terpasang dengan aman pada tempatnya.

2. Dual Screen Mode

Ketika detachable keyboard dilepaskan, maka di situlah wujud asli dari ASUS Zenbook DUO (UX8406) akan terlihat: sebuah laptop dengan dua layar besar berukuran sama persis di kedua sisinya!

Ketika dilepaskan, keyboard akan terhubung ke laptop secara wireless melalui konektivitas Bluetooth. Jadi, kita tetap dapat menggunakan keyboard fisik walau dalam mode dual screen. Tapi yang jadi pertanyaan, memangnya dua layar seperti ini buat apa sih?

Berdasarkan pengalaman pribadi saya, set up dua layar seperti ini sangat menunjang dalam berbagai urusan. Misalnya saat proses pembuatan tulisan di blog, mengedit foto & video, hingga hal “sepele” seperti menginput angka-angka di Excel. Skenarionya adalah seperti ini:

  • Input & Referensi

Dalam skenario pembuatan tulisan di blog, saya biasa menempatkan halaman editor tulisan pada layar utama untuk melakukan input. Lalu layar sekunder akan diisi dengan halaman yang saya jadikan referensi dalam menulis.

Dan oleh karena layar sekunder di ASUS Zenbook DUO (UX8406) berukuran sangat besar, maka kita dapat menampilkan beberapa halaman referensi sekaligus secara bersamaan, dengan memanfaatkan fitur split screen. Serius deh, skenario penggunaan seperti ini membuat proses pembuatan tulisan menjadi terasa jauh lebih lancar.

Tentu pengalaman menyenangkan ini bisa kita rasakan dalam urusan lain, termasuk saat melakukan input angka-angka di Excel misalnya.

  • Edit & Footage

Ketika akan melakukan proses editing video ataupun edit foto dalam jumlah banyak, biasanya saya akan menempatkan aplikasi editor foto / video pada layar utama. Lalu, layar kedua akan saya isi dengan aplikasi file explorer. Tujuannya adalah agar saya bisa melakukan drag and drop file footage ke aplikasi editor secara lebih leluasa.

Terkesan biasa saja memang. Tapi setelah mencobanya sendiri, maka kamu akan tau bagaimana pengaruhnya terhadap alur kerja.

3. Dual Screen Mode with Virtual Keyboard

Mengoperasikan ASUS Zenbook DUO (UX8406) tidak selalu harus mengandalkan keyboard fisik. Karena laptop istimewa ini sudah mendukung fitur input sentuh pada kedua panelnya. Sehingga, ia dapat dioperasikan layaknya smartphone dengan layar sentuh.

Kita pun dapat menampilkan virtual keyboard pada layar sekunder di laptop ini lho! Terdapat pula opsi untuk mengatur dan menyesuaikan penempatan dari keyboard virtual ini beserta touchpad nya. Seperti yang bisa kamu lihat pada foto di bawah ini.

Yang menarik adalah kita dapat melakukan berbagai kustomisasi pada layar sekunder ini, berkat hadirnya software eksklusif bernama ScreenXpert.

Software ini membawa berbagai fitur berfaedah yang semakin mengukuhkan posisi ASUS Zenbook DUO (UX8406) sebagai mesin kerja yang menyenangkan. Skenarionya adalah seperti ini:

  • Membuka & Mengatur Apps Secara Cepat

Ketika menyalakan laptop untuk mulai bekerja, terkadang kita akan butuh untuk membuka lebih dari satu aplikasi. Bukan sebuah masalah memang. Tapi, ada cara yang lebih cepat dan menyenangkan untuk bisa melakukannya. Yaitu dengan memanfaatkan fitur Task Group pada ASUS Zenbook DUO (UX8406).

Dengan sekali klik, semua aplikasi yang dibutuhkan akan dibuka secara bersamaan. Menariknya, penempatan dari masing-masing aplikasi pada layar pun akan langsung tertata rapi, sesuai dengan settingan yang sudah kita atur sebelumnya. Sehingga, kita bisa segera bekerja, tanpa perlu repot untuk mengatur peletakan posisi dari masing-masing aplikasi.

Misal, saat ingin mengedit foto, saya akan mengklik “Group C”, dan laptop akan langsung membuka Affinity Photo, File Explorer, virtual keyboard, dan juga tools berupa Quick Key. Semuanya akan dibuka dengan peletakan yang sudah teratur.

  • Tools Utilitas Yang Memudahkan Input & Perintah

Pernah tidak, kamu merasa bahwa beberapa perintah di aplikasi terasa merepotkan untuk diakses? Kalaupun mau pakai keyboard shortcut, agaknya terlalu rumit untuk dihafal & ditekan.

Contoh, ketika ingin mengubah ukuran / resolusi foto, kita harus menggunakan menu resize document. Sementara untuk dapat menemukan menu tersebut, kita harus mengarahkan kursor ke atas, mengklik menu “document”, baru bisa memilik menu “resize document”. Atau, jika ingin mengaksesnya melalui shortcut di keyboard, kita harus menekan kombinasi tombol “Ctrl”, “Alt” dan “I”.

Nah, dengan tools Quick Key, kita dapat membuat tombol pintasan “Ctrl”, “Alt” dan “I” tadi, dan ditampilkan secara virtual pada layar sekunder dari ASUS Zenbook DUO (UX8406). Seperti yang bisa kita lihat pada gambar di bawah ini.

Sehingga, jika ingin melakukan resize document, tinggal klik saja tombol virtual yang kita buat tadi. Super simple! Tentu saja kita dapat menambahkan dan membuat beberapa tombol pintasan virtual lain pada fitur Quick Key ini.

Mau tau yang lebih menarik? Cobalah untuk mengaktifkan fitur “link to app” untuk menambatkan settingan pintasan pada Quick Key pada aplikasi yang spesifik.

Misalnya jika kita membuka aplikasi Google Chrome, maka Quick Key akan menampilkan kumpulan pintasan tombol virtual dalam “Group A”. Lalu saat kita membuka aplikasi edit foto, maka ia akan berubah dan menampilkan kumpulan tombol pintasan dalam “Group B” secara otomatis.

Selain Quick Key, terdapat berbagai tools utilitas lain yang bisa kita munculkan dari software ScreenXpert. Mulai dari tool Handwriting untuk input dengan tulisan tangan, tool NumPad untuk menampilkan tombol angka, hingga tool Control Panel.