Tentang Air Trigger Pada ROG Phone; Apa Sih Fungsinya?

Tentang Air Trigger Pada ROG Phone; Apa Sih Fungsinya? – Semua orang pasti sudah tau kalau ROG Phone adalah sebuah smartphone yang ditujukan khusus untuk mobile gaming. Bukan cuma tampil dengan body yang sangat unik, tetapi juga punya performa yang sangat tinggi. Akan tetapi, performa bukanlah satu-satunya modal utama yang dibawa oleh ROG Phone series. Karena kalau cuma modal CPU dan GPU doang, semua hape juga bisa dong ya?!

Yang membuat ROG Phone istimewa adalah karena fitur-fitur tambahan pendukung gaming yang dibawanya. Salah satu yang paling dikenal adalah fitur Air Trigger. Sebuah fitur yang sudah hadir sejak ROG Phone generasi pertama. Bagi saya yang sudah memanfaatkannya sejak ROG Phone 2, fitur ini memang begitu menarik dan bahkan menghadirkan pengalaman gaming yang jauh berbeda dengan smartphone lain.

Nah di posting kali ini, saya akan berbagi ilmu mengenai apa yang saya ketahui tentang fitur Air Trigger pada ROG Phone. Entah itu pada ROG Phone generasi pertama, ROG Phone 2, hingga ROG Phone 3 yang sudah saya review di blog techijau.com ini. Oke, langsung saja kita mulai bahas!

Apa Itu Air Trigger?

Air Trigger adalah sensor ultrasonic yang letaknya berada di sisi kanan atas dan kanan bawah ROG Phone. Pada saat bermain games, biasanya kan hape bakal kita putar hingga menjadi mode landscape, nah, pada saat mode landscape, kedua sensor Air Trigger ini bakal berada di sebelah kiri dan kanan atas. Sehingga, mereka akan mudah dijangkau oleh kedua jari telunjuk kita.

Apa Itu Air Trigger

Bentuknya bukanlah berupa tombol. Melainkan akan menyatu begitu saja dengan frame (kerangka pinggiran) body dari ROG Phone. Sehingga jika dilihat sepintas, Air Trigger ini memang tidak terlihat. Keberadaannya ditandai oleh ukiran-ukiran kecil pada frame body. Dan ia bukanlah sebuah sensor sentuh biasa. Karena ia mampu mendeteksi kekuatan tekanan pada saat jari menekannya.

Hal ini memungkinkan kita untuk mengatur sensitifitas dari Air Trigger. Apakah kita ingin agar ia langsung merespon dengan tekanan yang lembut, atau keras. Tujuannya adalah agar menjauhkan kita dari resiko salah tekan / salah input. Sehingga, ia akan bisa membedakan apakah jari kita hanya menyentuhnya untuk beristirahat (tanpa bermaksud untuk menekan), atau benar-benar ingin menekannya.

Fungsi Air Trigger

Hadirnya Air Trigger pada ROG Phone, akan membuat kita lebih leluasa dalam mengontrol permainan. Karena ia akan menawarkan sebuah tempat khusus untuk input tambahan yang bisa dilakukan oleh kedua jari telunjuk. Sehingga, jika biasanya kita hanya bermain dengan dua jempol yang mengeksplor bagian layar, maka hadirnya Air Trigger akan membuat kita dapat mengontrol permainan dengan dua jari tambahan yaitu jari telunjuk. Seperti halnya tombol L1 dan R1 pada controller console game. Dengan demikian, kita dapat mengontrol permainan dengan lebih lincah.

Iya sih, mungkin ada beberapa diantara kita yang sudah terbiasa mengontrol permainan menggunakan empat jari sekaligus di layar, tanpa bantuan Air Trigger. Akan tetapi, saya tau betul bahwa hal itu akan membuat jari lebih cepat pegal dan juga pergerakannya pun jadi kurang leluasa. Serta bisa mengurangi kekuatan genggaman kita pada smartphone, hingga lebih rawan jatuh. Bahkan tak jarang pula kita akan mengalami salah sentuh. Sehingga akan sedikit mengacaukan permainan.

Nah, di sinilah mengapa Air Trigger begitu istimewa. Saat memanfaatkan Air Trigger, hal-hal negatif yang saya sebutkan tadi akan dibuang jauh-jauh. Kontrol permainan jadi lebih akurat, tangan pun juga terasa lebih nyaman dalam memegang smartphone. Bagaimana bisa?

Jadi, Air Trigger ini bisa kita setting dengan leluasa untuk merepresentasikan sentuhan jari pada bagian manapun di layar. Misalnya, kita bisa set Air Trigger sebelah kanan untuk membuat sentuhan virtual pada layar di tengah-bawah. Lalu Air Trigger sebelah kiri, kita set untuk membuat sentuhan virtual pada layar bagian kiri atas. Maka, pada saat kita menekan Air Trigger sebelah kanan, ia akan merespon seolah-olah sedang menekan layar di bagian tengah-bawah. Dan saat menekan Air Trigger sebelah kiri, ia akan merespon seolah-olah sedang menekan layar di bagian kiri atas.

Dengan demikian, jari kita tak perlu repot-repot untuk menjangkau bagian tengah-bawah jika ingin menyentuhnya. Karena hanya dengan menekan Air Trigger, di sebelah kanan, kita sudah bisa menjangkaunya.

Ingat, itu cuma contoh ya.. Dan kita bisa dengan leluasa mengubah settingan tersebut. Saya sendiri sering memanfaatkan Air Trigger pada game PUBG Mobile untuk membuka scope dan juga menembak. Sehingga, kedua jempol saya akan bisa dengan leluasa untuk mengontrol gerakan karakter dan juga aim. Seperti pada contoh di bawah ini.

Kita dapat mengatur Air Trigger melalui aplikasi Armoury Crate dan juga Game Genie seperti pada contoh video di atas. Dan kita dapat menyimpan pengaturan Air Trigger yang berbeda-beda untuk tiap-tiap game yang kita install. Sehingga, kita tak perlu repot-repot untuk mengatur ulang Air Trigger pada setiap kali kita ingin bermain game lain.

Itulah sedikit penjelasan mengenai apa itu Air Trigger dan juga fungsinya. Semoga bisa memberikan gambaran yang mudah dimengerti ya. Semoga bermanfaat!

Pandu Dryad
Author at techijau.com | Bukan pecandu selfie, cuma orang gaptek yang tertarik sama gadget. Disebut juga sebagai Mas Bocah | Suka post hasil kamera gadget juga di akun IG @masbocah. Follow aja, gak bayar kok :P