Home Pengetahuan Dasar Perlukah Hape Di Cas 8 Jam Pada Saat Pertama Kali Dipakai?

Perlukah Hape Di Cas 8 Jam Pada Saat Pertama Kali Dipakai?

99557
90
SHARE
Perlukah Hape Di Cas 8 Jam Pada Saat Pertama Kali Dipakai? – Beberapa kali mimin mendapatkan pertanyaan dari para konsumen dan calon konsumen yang ingin membeli perangkat baru. Pertanyaan yang biasa diajukan adalah soal baterai pada perangkat, khususnya soal charging saat pertama kali menggunakan perangkat baru tersebut.

Bener gak sih kalo baru beli hape itu harus di charge 8 jam dulu sebelum digunakan?

Yups, pertanyaan macam ini sudah sering muncul bahkan sebelum negara api menyerang lahirnya era smartphone seperti sekarang ini. Alasan kenapa harus melakukan charging selama 8 jam pada saat pertama kali digunakan adalah agar baterai dari perangkat lebih awet alias tidak cepat habis dayanya. Dan dulu memang hal ini sangat disarankan baik oleh pihak produsen perangkat maupun oleh sales yang menjual perangkat tersebut.

Tapi ingat, itu dulu loh yaa..

Bagaimana dengan sekarang? Teknologi baterai telah berkembang, dan kini semua perangkat yang beredar sudah tidak perlu lagi di cas hingga 8 jam pada saat pertama kali akan digunakan. Mengapa demikian? Berikut adalah rangkuman penjelasan dari mimin :

Penggunaan Jenis Baterai Sudah Berbeda

Perangkat yang kita gunakan saat ini menggunakan jenis baterai yang berbeda dengan perangkat jadul. Perangkat jadul biasanya menggunakan baterai berjenis NICD ataupun NiMH. Baterai jenis ini memang sangat perlu untuk diisi ulang (charge) dalam waktu yang cukup lama agar daya tahan baterai lebih awet.

Mengapa Harus Di Charge 8 Jam?

Kalau mimin gak salah inget, memang baterai jadul berjenis NICD dan NiMH itu mampu menyimpan daya yang cukup besar dan memang baterai ini sedikit unik. Jadi kalo diperumpamakan itu begini :

“Seperti balon baru, kalau ditiup (diisi udara) yang banyak, maka balon itu akan melar sehingga nantinya bisa diisi (ditiup) dengan lebih mudah”

Jadi baterai jenis ini perlu di cas dalam waktu lama pada saat pengisian pertama agat nantinya ia dapat menampung lebih banyak daya (karena sudah di “melar” kan). Sehingga jika pada saat charging pertama baterai tidak di cas dalam waktu lama, maka ia akan terasa cepat habis dayanya. Keunikan lainnya adalah jika kita melakukan charging dalam waktu lama dan tetap terus melakukan charging setelah baterai penuh, maka baterai tersebut akan dapat bertahan lebih lama lagi. Maka jangan heran kalau baterai dari perangkat jaman dulu akan terasa sangat awet ketika indikator baterai masih menujukkan 4 atau 5 bar (penuh).


Jadi Kita Tidak Perlu Melakukan Charge Selama 8 Jam?

Nggak perlu kok. Mimin udah beberapa kali nyoba hape yang baru, dan mimin hanya melakukan charge hingga baterai menunjukkan angka 100%. Bahkan terkadang mimin langsung mengutak-atiknya tanpa melakukan charge terlebih dahulu sebelum akhirnya mimin harus mengecasnya ketika baterai sudah menunjukkan indikator lemah. Namun hal itu tidak mimin sarankan loh ya! Intinya kita tidak perlu melakukan charging hingga 8 jam pada saat pertama kali menggunakan gagdet baru seperti halnya pada gadget jadul.

Perlu diketahui pula bahwa saat ini semua gadget menggunakan baterai berjenis Lithium, baik Lithium Ion (Li-Ion) maupun Lithium Ion Polymare (Li-Po). Jadi memang kedua jenis baterai ini tidak perlu di cas dalam waktu lama pada saat pertama kali akan digunakan. Bahkan mimin menyarankan untuk segera melakukan discharge (mencabut dari sumber listrik) agar tidak terjadi overcharge yang akan mempercepat kerusakan baterai. Meski saat ini banyak gadget yang telah mendukung auto discharge, namunada baiknya jika kamu melakukannya sendiri untuk jaga-jaga.

Nah mungkin itu saja yang bisa mimin bagikan pada posting kali ini. Semoga dapat memberikan pencerahan atas pertanyaan yang kalian ajukan. Dan jika dirasa ada yang perlu di koreksi atau diperbaiki dari artikel ini, jangan sungkan untuk meninggalkan komentar yang bisa kamu tuliskan dibawah artikel. Silahkan jelajahi blog Techijau.com untuk mendapatkan informasi menarik lain soalgadget. Semoga bermanfaat 😀

90 COMMENTS

  1. kak kalau habis beli batre baru 34% terus baru dipakai sampe 20&an dan langsung dicharge, itu gapapa ya? soalnya kata mbaknya itu harus dipakai sampai habis batrenya baru dicas 8 jam…

  2. Mas mau tanya..
    Saya baru beli baterai, pas pertama d tes ada sisa baterai 20%
    Trus saya lanjut charge (sambil matikan hp) tp si daya bukannya nambah tp malah nurun.
    Ampe 0% & ga bisa nyala sama sekali
    Itu kira” knp ya??

    Padahal charger saya bawaan dr hp nya & selama ini charge ga pernah kjadian kaya gni.. Malah nurun

    • Kalau hapenya pake baterai Li Ion dan BELUM ada proteksi auto discharge (memutus daya otomatis), kemungkinan iya, bakal cepet rusak. Tapi, itupun efeknya baru akan terasa setelah pemakaian yang agak lama. Dan kalo cuma pas pertama kali aja, sepertinya nggak akan terasa banget pengaruhnya Kak.

      Tapi jangan khawatir, karena rata-rata hape jaman sekarang ini sudah punya fitur auto discharge kok, dan teknologi proteksi di baterainya sendiri pun sudah lebih aman dari masalah overcharging 🙂

  3. Saya baru beli baterai HP. Untung baca artikelini, jadi tahu baterai Li-ion tidak erlu di-charge 8 jam. Trims. Oh ya kalau untuk baterai selain hp bagaimana?

  4. Sangat bermanfaat kak artikel ini, pertama beli hp aku cas 8 jam udh 9 bln pke hp ini, hpnya boros banget karena sering mainin sambil dicas, itu sangat buruk trus aku beli batre baru, berarti gk ush di cas sampe 8 jam cukup dicas sampai penuh saja, ok trims kak.

  5. Permisi min mau nanya, aku baru beli iPhone 5s tapi pertama kali cas, langsung cas hidup dan belum pernah dicas mati, setelah pemakaian nggak pernah dapat sehari. Kenapa ya apa betreinya sudah mulai rusak?

  6. Jadi kesimpulan,y baterai jenis2 sekarang gk perlu dicas 8 jam saat beli hanya sampai menunjukkan 100%. apakah begitu bang ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here