Home Review Review Lengkap ASUS Zenfone 3 ZE520KL

Review Lengkap ASUS Zenfone 3 ZE520KL

76320
214
SHARE

Review Lengkap ASUS Zenfone 3 ZE520KL – Bersamaan dengan event Zenvolution yang berlanggsung pada tanggal 7 September 2016 kemarin, ASUS Indonesia telah secara resmi merilis perangkat smartphone andalannya, termasuk Zenfone 3 ke pasar tanah air. Dan kebetulan, mimin berkesempatan untuk menguji langsung perangkat Zenfone 3 dengan seri ZE520KL (layar 5.2 inch).

Review Lengkap ASUS Zenfone 3 ZE520KLDan pada posting kali ini, mimin akan membuatkan sebuah review lengkap untuk mengobati rasa penasaran bagi kamu yang mungkin tertarik dengan smartphone terbaru dari ASUS ini. Tak perlu basa-basi karena review ini bakal lumayan panjang dan pasti bakal pegel buat ngetiknya, jadi kita langsung ke TKP aja yuk! Oiya, sebelumnya mimin beritahukan bahwa review ini bakal dibagi menjadi 4 halaman, yaitu :

  • Halaman 1 (halaman ini) : Fisik dan Desain
  • Halaman 2 : Fitur dan Aplikasi
  • Halaman 3 : Performa dan Baterai
  • Halaman 4 : Kelebihan dan Kekurangan

Unboxing

Apa saja sih isi paket penjualan di dalam dus ASUS Zenfone 3 ZE520KL? Saat mimin membuka dusnya yang berdesain minimalis dengan warna hitam itu, beberapa hal yang mimin temukan didalamnya adalah kepala charger berwarna putih, kabel USB Type-C, sebuah pin jarum untuk membuka slot micro SIM dan microSD pada perangkat, buku petunjuk singkat, kartu garansi, dan tentu saja satu unit perangkat ASUS Zenfone 3 itu sendiri.

Unboxing ASUS Zenfone 3 IndonesiaYap, itu artinya, kamu tidak akan menemukan sebuah handsfree / headset atau earphone di dalamnya. Tapi mungkin bagi kamu yang sudah pernah membeli ASUS ZenEar (earphone original dari ASUS), mungkin hal ini takkan menjadi masalah.

BACA JUGA : Review ASUS ZenEar, Earphone Original dari ASUS

Fisik & Desain

Dari segi fisik, perangkat yang memiliki ukuran layar 5.2 inch ini sepertinya akan sangat pas di tangan orang Indonesia, punya layar besar yang lega, tapi nggak kebesaran juga. Mimin pun merasa nyaman ketika menggunakannya dengan satu tangan.

Foto tampak depan Zenfone 3Ia nampak memiliki bezel yang tidak terlalu tebal, khususnya di bagian atas dan bawahnya karena ASUS memanfaatkan bezel bagian bawahnya untuk menempatkan 3 tombol kapasitif yakni back, home, dan recent apps, sehingga “jatah” untuk tampilan layar menjadi lebih lega karena layarnya tak perlu lagi dijejali dengan on screen button.

Jika melirik ke bagian atas layar, kita hanya akan menemukan lubang ear piece, kamera 8 megapixel, lampu LED notifikasi, serta sensor proximity yang nyaris tak terlihat dimana letaknya. Sehingga, di bagian panel depan  ini kita takkan menemukan logo ASUS seperti yang bisa ditemukan pada Zenfone 2.

Menurut mimin pribadi, desain dari Zenfone 3 ini benar-benar terkesan dan terasa premium deh, jauh berbeda dengan perangkat pendahulunya. Di bagian depan aja, lapisan Corning Gorilla Glass 4 yang melindungi layarnya di desain memiliki sudut melengkung di sisi pinggirannya (2.5D), dan tak hanya enak dipandang, tapi juga bikin terasa lebih nyaman digenggam.

BACA JUGA : Perlukah Menggunakan Pelindung Pada Layar Gorilla Glass?

Bagian belakangnya pun juga beri lapisan kaca yang sama dengan panel depannya, dengan sedikit sentuhan pola lingkaran konsentris yang membuatnya nampak cantik dan berkilauan. Ditambah lagi, frame alias bingkai yang juga berfungsi sebagai rangka utama dari perangkat ini juga sudah menggunakan bahan metal, dengan finishing garis chrome di sekeliling panel depan maupun belakang.

Foto tampak belakang ASUS Zenfone 3Saat digenggam, perangkat ini terasa cukup ringan sekaligus padat, dan jauh dari kesan ringkih karena memang frame metal yang digunakan itu membuatnya terkesan kokoh saat digenggam (dalam arti, gak terasa seperti bakal gampang bengkok). Tapi mungkin, ada sebagian dari kamu yang bakal bertanya-tanya :

Itu kan bagian belakangnya terbuat dari kaca, apa nggak rawan pecah kalau jatuh?

Yaa jelas rawan pecah dong, makanya jangan dijatuhin! Hihihi 😛 Zenfone 3 itu kan jargon nya Built For Photography, bukan Built For Dijatuhin. Gitu sih kalo kata om Yahya 😀 Lagian, kalopun case belakangnya itu logam, toh kalo jatuh juga rawan penyok. Terus kalo diganti lagi pake plastik, nanti pada protes lagi karena nggak ada kesan mewahnya. Yakan Abang jadi serba salah, dek 🙁

Lanjut lagi yaa.. Di bagian sisi kanan si smartphone ini, terdapat tombol power dan volume rocker dengan pola lingkaran konsentris. Yap, kali ini ASUS tak lagi menempatkan tombol volume nya di bagian belakang seperti pada Zenfone generasi kedua. Sedangkan di sisi kirinya terdapat slot micro SIM dan microSD yang terlihat tersembunyi sehingga nampak nyaris polos. Lalu dibagian atas terdapat Jack audio 3.5mm, sebuah lubang microphone, dan dibagian bawah terdapat slot microUSB Type-C, lubang speaker, serta another lubang microphone.

Detail bagian bawah Zenfone 3Beralih ke bagian belakang, jelas, kita akan menemukan kamera yang nampak sedikit menonjol dan memiliki frame kotak bersudut tumpul, serta ditemani dengan sensor Laser autofocus, dan juga dual LED flash di sisi kiri dan kanannya.

Bentuk kamera yang menonjol ini adalah konsekuensi dari body Zenfone 3 yang tipis, sehingga ketebalan dari komponen kamera tak bisa mengimbangi ketebalan dari body Zenfone 3. Tombol volume pada Zenfone 2 yang terletak dibelakang, kini tergantikan oleh sensor sidik jari yang merupakan salah satu fitur baru yang diusung oleh perangkat ini dari generasi sebelumnya.

Tampilan belakang Zenfone 3Oke, sekarang kita lanjut intip ke bagian fitur yuk!

1
2
3
4
REVIEW OVERVIEW
Desain
9
Build Quality
8.9
Layar
8
Fitur
8.7
Kamera Belakang
9.5
Kamera Depan
8
Performa
8.2
Multitasking
9
Baterai
10
Author at techijau.com | Bukan pecandu selfie, cuma orang gaptek yang tertarik sama gadget. Disebut juga sebagai Mas Bocah | Suka post hasil kamera gadget juga di akun IG @masbocah. Sekedar ngasih tau aja sih :P

214 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here