Home Review Review Lengkap ASUS Zenfone 4 Max Pro (ZC554KL)

Review Lengkap ASUS Zenfone 4 Max Pro (ZC554KL)

3572
7
SHARE

Review Lengkap ASUS Zenfone 4 Max Pro (ZC554KL) – Sudah hampir 2 minggu sebenarnya hape ini mendarat di markas Techijau. Namun karena mimin harus disibukkan dengan urusan pindahan dan renovasi rumah tetangga, akhirnya baru seminggu lalu mimin sempat untuk unboxing. Itupun mimin baru benar-benar melakukan pengujian yang serius setelah beberapa hari di unboxing.

Dah ya, sekian curcol nya, dan sekarang kita lanjut ke bahasan utama. Kira-kira, hape ini bagus nggak ya? Dan cocoknya untuk penggunaan yang seperti apa? Oke, daripada penasaran, mending kamu simak ulasan hasil pengujian ASUS Zenfone 4 Max Pro ZC554KL dibawah ini!

NOTE: Tolong jangan malas membaca yaa! Kasian dong sama mimin Techijau.com yang udah capek-capek ngetes hape & nulis, tapi kamunya main skip aja :((

Sebelumnya perlu mimin kasih tau ke kamu kalau dalam tulisan ini, mimin akan membahas soal desain fisik, fitur & aplikasi, performa, hingga poin kelebihan dan kekurangannya. Untuk soal hasil fotonya, mimin akan buat bahasannya secara terpisah.

Baiklah, kita langsung intip hapenya aja yuk! Dimulai dari buka kardusnya terlebih dahulu:

Unboxing

Paket penjualan ASUS Zenfone 4 Max ProApa aja sih isi dalam paket penjualan dari hape ASUS Zenfone 4 Max Pro ini? Hal yang bisa kita temukan dalam dus dari hape ini antara lain adalah kabel adapter charger dengan output 5V – 2A beserta kabel microUSB, kabel USB OTG, SIM Card ejectort, kartu garansi & petunjuk singkat, solikin softcase, dan juga hape itu sendiri.

Dan iya, kita nggak bakal menemukan earphone dalam paket penjualannya. Tapi lumayan lah, udah dapet softcase juga. Jadi gaperlu repot cari-cari lagi.

Fisik & Desain

Kalau dilihat dari belakang, sekilas hape ini nampak mirip seperti desain dari hape dengan logo buah kegigit. Meskipun yaa nggak mirip-mirip banget sih. Warna hitam dari body berlapis metal nya membuatnya terkesan seperti hape mahal.

Sekali lagi, ASUS melakukan perombakan desain yang cukup signifikan dari generasi sebelumnya. Salah satu alasan utamanya adalah karena ASUS membekali kesemua lini produk Zenfone 4 series dengan konfigurasi dual-camera, baik di sisi depan, ataupun belakang.

Zenfone 4 Max Pro Bagus Gak

Untuk Zenfone 4 Max Pro edition ini, modul dual-camera diletakkan dibagian belakang, tepatnya dibagian pojok atas. Kita takkan menemukan apa-apa lagi selain lampu LED flash yang terletak disebelah kamera tersebut.

Sensor pemindai sidik jari di hape ini diletakkan dibagian depan, yang juga berfungsi sebagai tombol home. Sebenarnya sih, mimin lebih suka penempatan sensor fingerprint scanner dibagian belakang yaa, karena terasa lebih mudah dijangkau saat memegang hape berukuran besar dengan satu tangan.

Tapi yaa nggak apa sih, daripada nggak ada sama sekali. Toh mimin yakin penempatannya ini juga berdasarkan pertimbangan atas permintaan konsumen yang dulu pada ngeluh soal penempatan sensor fingerprint dibagian belakang. Nah sekarang, giliran mimin yang ngeluh. Ehe..

Kalau mau nurutin kemauan semua konsumen mah jelas ga bakal bisa lah yaa~

Oiya, bagian dagu dari hape ini tuh lebih mirip seperti milik hape Samsung karena tombol home nya yang memanjang. Dan walaupun tombol kapasitifnya ini nggak ada lampu / backlight nya, tapi di tempat yang nggak gelap banget, icon nya masih keliatan kok, sehingga nggak perlu nunggu atau pencet-pencet dulu supaya lampu di tombolnya menyala dan kelihatan.

Body dari hape ini terasa agak tebal namun tetap nyaman digenggam karena terdapat sudut membulat ditepian bodynya. Akan terasa semakin nyaman digenggaman serta punya grip yang terasa lebih mantab saat kita memasangkan softcase bawaan paket penjualannya.

Bagian depannya terdapat layar dengan bentang 5.5 inch yang nampak cantik berkat penggunaan lapisan kaca 2.5D, yang entah pelindung layar jenis apa yang digunakan, karena ASUS tak menyebutkannya. Tapi yang jelas, selama penggunaan yang mimin lakukan, belum terlihat adanya goresan.

BACA JUGA : Apakah Layar Dengan Gorilla Glass Bisa Pecah / Tergores?

Namun meski demikian, ada satu hal yang mimin kurang suka dari layar yang digunakannya tersebut. Apakah itu?

Layar

Seribu sayang, panel layar IPS yang lebar dan cantik itu ternyata hanya dibekali dengan resolusi HD (1280 x 720 pixel). Awalnya sih mimin tak menyadari soal ini, hingga kemudian, mimin coba bandingkan dengan layar dari Zenfone 3 Max ZC553KL.

Mimin menyadari ada hal yang sedikit “mengganjal” ketika melihat ke arah layar Zenfone 4 Max Pro. Dan setelah memperhatikan lebih lanjut, ternyata memang layar dari perangkat ini tidak lebih tajam dibandingkan pendahulunya itu.

BACA JUGA : Perbandingan Antara Zenfone 4 Max Pro vs Zenfone 3 Max ZC553KL

Bagian layar nampaknya memang menjadi kelemahan terbesar bagi smartphone ini. Yaa walaupun sebenarnya dari sisi tampilan warna dan sudut pandang bisa dibilang tak ada masalah, namun mimin menemukan bahwa sensitivitas dari layarnya ini terasa kurang baik saat digunakan dalam bermain game tertentu, termasuk Real Racing 3.

Mimin tegaskan lagi ya! Masalah tersebut hanya mimin temukan saat bermain game tertentu. Sementara untuk urusan mengetik (termasuk mengetik postingan ini), hape ini tetap punya respon layar yang baik. Ya semoga saja masalah tersebut sudah bisa teratasi pada update software selanjutnya.

Karena mimin pun merasakan ada perubahan yang lebih baik setelah melakukan update ke-3. (Iya, hape ini udah dapet 3x update hanya setelah sekitar sebulan dirilis!).

Kamera

Fitur kamera pada ASUS Zenfone 4 Max ProNah kalau yang ini, adalah salah satu poin kelebihan utama bagi Zenfone 4 Max Pro. Dua buah kamera dibagian belakang memiliki fungsi yang berbeda. Kamera utama memiliki sudut pandang normal beresolusi 16 megapixel, sementara kamera sekunder memiliki resolusi 5 megapixel dapat menangkap gambar dengan sudut pandang luas (wide angle 120°).

BACA JUGA : Apa Itu Megapixel Pada Kamera?

Performa dari kamera utamanya cukup baik, dan bisa dibilang lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya dalam soal warna, saat mengambil foto di area pencahayaan baik. Bagaimana dengan kamera wide angle nya? Umm kalo itu sih… Mending nanti sekalian kita bahas pada posting soal hasil fotonya yaa…

Tampilan kamer ASUS Zenfone 4 Max ProKita bisa dengan mudah berpindah dari kamera satu, ke kamera lain dengan hanya menyentuh icon yang ditunjukkan pada gambar diatas.

Fitur kamera yang dibawanya juga cukup lengkap, namun kita takkan menemukan mode “Pro” pada saat menggunakan kamera wide angle. Tampilan baru pada menu kameranya, kini terasa lebih simple karena kita hanya perlu melakukan swipe ke kanan untuk melihat pilihan mode yang ada, serta swipe ke kiri untuk memilih filter.

Pilihan fitur kamera pada Zenfone 4 Max ProMode “Pro” sendiri merupakan mode untuk memungkinkan kita dalam menentukan setting kamera secara manual, baik untuk ISO, Shutter Speed, White Balance, hingga fokus manual.

BACA JUGA : 3 Hal Yang Mempengaruhi Kecerahan Foto

Cukup lengkap, memang. Walaupun sebenarnya bisa dibilang agak tanggung karena settingan shutter speed di hape ini tak bisa di setting lebih lambat dari 1/4 detik. Uniknya, hape ini justru bisa di set dengan shutter speed yang amat cepat yaitu 1/40000 detik!

Dan memang sepertinya, kamera dari hape ini memang lebih cocok untuk digunakan berfoto hanya di area pencahayaan cukup atau area outdoor. Kalian akan tau alasannya setelah membaca ulasan soal hasil kameranya.

BACA JUGA : Review Hasil Kamera ASUS Zenfone 4 Max Pro

Pilihan mode manual pada Zenfone 4 Max ProUntuk pilihan ISO, kita bisa melakukan pengaturan di angka 50, hingga 3200. Lalu pilihan untuk setting white balance juga terbilang sangat kaya.

Kita takkan menemukan banyak pilihan mode pada kamera depannya, karena memang nggak perlu banget sih ya. Kan biasanya cuma buat selfie. Hanya terdapat 4 menu mode yang bisa kita gunakan ketika mengaktifkan kamera depan, dan kesemuanya itu memang sudah sangat cukup untuk aktifitas selfie yaitu mode auto, mode Beauty, Selfie Panorama, dan Animasi GIF.

Memilih mode shortcut kameraSettingan shortcut (menu pintasan) untuk mode kamera juga bisa kita tentukan sendiri. Cukup tekan dan tahan pada icon mode kamera yang ingin kita akses secara cepat, hingga muncul icon “pin” seperti gambar diatas, maka nantinya mode tersebut akan muncul pada tampilan menu utama kamera.

Speaker

Saat pertama kali medengar suaranya, mimin dibuat terkejut karena kualitas speaker nya yang ternyata sangat baik. ASUS sama sekali tidak melakukan highlight soal speaker dari perangkat ini, sehingga mimin sama sekali tak memperhitungkannya, hingga mimin mendengar sendiri keluaran suaranya.

Kualitas speaker ASUS Zenfone 4 Max ProIa mampu menghasilkan suara di frekuensi rendah dengan lebih jelas, jauh lebih baik dibandingkan dengan hape sekelasnya. Efeknya adalah, suara yang dihasilkan pun tidak terlalu terkesan cempreng seperti hape pada umumnya. Mimin jamin, sekali kalian mendengar langsung keluaran suara dari hape ini, maka seketika itu pula kalian akan merasa bahwa suara dari hape lain (sekelasnya) akan terdengar tidak bagus.

Selain itu, volume suaranya juga tergolong keras, apalagi jika outdoor mode diaktifkan. Namun meski ia nampak memiliki dua buah lubang speaker, ternyata yang aktif hanya salah satunya saja.

Aplikasi, Tampilan & Fitur

Pada generasi Zenfone yang ke-4 ini, ASUS juga memberikan pembaruan pada tampilan (ZenUI versi 4.0), yang kali ini dibuat lebih “bersih” khususnya pada tampilan icon nya.

Tampilan pada ASUS Zenfone 4 Max ProBeberapa aplikasi bawaan dari ZenUI versi sebelumnya, perlahan mulai ditinggalkan oleh ASUS karena banyak yang menganggapnya sebagai bloatware.

Sayangnya, ASUS juga turut membuang aplikasi yang sering mimin gunakan karena sangat bermanfaat fungsinya, yaitu aplikasi Do It Later dan juga QuickMemo. Memang sih, dua aplikasi ini masih bisa dipasang secara mandiri melalui Google PlayStore. Namun mimin menemukan bahwa aplikasi QuickMemo yang menjadi andalan mimin itu nampaknya belum dioptimalkan untuk ZenUI 4.0 karena selalu mengalami crash.

Aplikasi bawaan ASUS Zenfone 4 Max ProWalau sudah dikurangi, mimin masih menemukan beberapa apps bawaan yang mimin anggap sebagai bloatware. Tapi yaa sepertinya, bloatware yang masih disematkan itu demi untuk memenuhi aturan TKDN agar perangkat ini bisa lolos dan dipasarkan secara resmi di Indonesia.

Kita bisa melakukan personalisasi tampilan dengan berbagai pilihan yang ada. Termasuk untuk mengganti scroll effect, style folder, hingga mengganti tema.

Fitur mengganti tampilan pada ASUSSalah satu hal yang mimin sukai dari ZenUI adalah soal fitur pendukung performa yang tergolong sangat lengkap.

Salah satunya adalah pilihan untuk mengatur auto-start dari masing-masing aplikasi. Selain dapat lebih menghemat penggunaan baterai, fitur ini juga dapat sangat bermanfaat untuk menjaga performa hape jika dioptimalkan dengan baik. Sehingga, kita tak perlu lagi memasang aplikasi lain yang menjanjikan akan memberikan performa lebih baik, karena fitur bawaan dari ASUS sudah sangat cukup.

Fitur pendukung performa pada hape ASUSOiya, baterai berkapasitas 5000mAh yang diusungnya ini dapat kita manfaatkan sebagai powerbank alias mengisi daya baterai bagi perangkat lain.

Dan konon, ASUS juga memberikan beberapa sistem pengamanan seperti yang bisa kamu lihat pada gambar paling kanan diatas agar proses reverse charging (charging perangkat lain) dapat berjalan tanpa gangguan keamanan.

Hape Zenfone 4 Max Pro Bisa Jadi PowerbankBerbeda dengan generasi sebelumnya, Zenfone 4 Max Pro sudah bisa melakukan charging perangkat lain dengan lebih cepat berkat adanya fitur Rapid Reverse Charging.

Sebelumnya kamu harus tau bahwa teknologi reverse charging pada Zenfone Max generasi sebelumnya berjalan sangat lambat. Dan butuh hingga belasan menit untuk dapat mengisi 1% baterai dari hape lain, sehingga hanya bisa diandalkan untuk “memberi nafas darurat” saja bagi perangkat lain agar tidak kehabisan baterai.

Sementara pada hape ini, ia mampu mengisi daya baterai hape lain layaknya di charge dengan powerbank pada umumnya.

(Masih Soal) Baterai

Kapasitas baterainya yang besar memang berdampak langsung pada daya tahannya yang wow banget. Meski demikian, tentu ada faktor lain yang juga menentukan, termasuk soal pemilihan chipset, ukuran layar, resolusi layar, hingga pengoptimalan software. Lalu, berapa lama baterai dari Zenfone 4 Max Pro bisa bertahan?

Screen on time Zenfone 4 Max ProDalam pengujian yang mimin lakukan, baterai ini sanggup bertahan hingga lebih dari seharian (lebih dari 24 jam) dalam penggunaan yang lumayan berat, termasuk chat di whatsapp dengan beberapa grup yang aktif, membuka social media, browsing, dan juga bermain game berat beberapa kali sehari (selama beberapa menit).

Dan dalam penggunaan seperti itu, screen on time yang diberikan bisa mencapai 12 jam, dari 100% ke 10%. Dengan catatan, mimin hanya menggunakan 1 SIM card dan terkoneksi via WiFi, serta penggunaan dengan setting layar yang tergolong redup.

Pengisian baterainya pun tergolong cepat, dari 11% ke 100% hanya membutuhkan waktu 3 jam. Ingat, baterainya 5000mAh loh!

Penyimpanan

Ruang kosong pada penyimpanan Zenfone 4 Max ProRuang kosong yang tersedia dari total penyimpanan 32GB dari Zenfone 4 Max Pro adalah sekitar 22.7 GB dalam keadaan benar-benar baru, tanpa mengurangi atau menambah aplikasi yang ada. Masih sangat banyak untuk menyimpan aplikasi.

Jika dirasa kurang, kamu bisa menambahkan microSD kedalamnya. Tenang, kali ini slot nya ada 3 kok! 2 slot untuk nano SIM card, dan juga 1 slot untuk microSD.

Slot sim card ASUS Zenfone 4 Max ProSehingga, kita tak perlu memilih untuk menggunakan dual SIM atau microSD secara bergantian (hybrid).

Lainnya

Ada beberapa bug kecil yang mimin temukan pada smartphone ini, beberapa diantaranya bisa diatasi dengan mudah, namun yang lainnya sepertinya membutuhkan update software untuk membenahinya.

Salah satu bug yang bisa diatasi dengan mudah adalah soal perekaman saat menggunakan kamera depan. Masalah yang muncul adalah, tampilan dan hasil rekamannya akan nampak berwarna hijau. Ini bisa diatasi dengan melakukan clear data pada aplikasi kamera.

Lalu ada juga sedikit masalah pada saat menyalakan perangkat, yang terkadang “nyangkut” di logo Zenfone pada saat booting. Solusinya adalah dengan menekan tombol power agak lama sekali lagi, maka booting akan berjalan normal dan hape bisa digunakan seperti biasa.

Sementara untuk bug yang sepertinya mesti mendapatkan update perbaikan adalah soal fitur lock apps yang terkadang mengalami kendala.

Fitur kunci aplikasiMemang sih, ia dapat mengunci app dengan semestinya, dan dapat dibuka dengan menggunakan sensor sidik jari. Namun beberapa kali mimin menemukan bahwa hape mendadak hang saat mimin coba membuka aplikasi yang terkunci tersebut.

Sehingga, dengan sangat terpaksa mimin harus melakukan restart hape. Mimin sudah coba beberapa trik untuk mengatasinya, namun ternyata tak juga berhasil. Sampai akhirnya mimin memutuskan untuk tidak menggunakan fitur lock apps tersebut.

Kesimpulan

We love photo & energy! Sepertinya jargon yang dibawa oleh hape ini memang sesuai dengan apa yang diberikannya. Atau, hampir sesuai.

Hasil fotonya memang harus diakui, bagus. Hasilnya bisa kamu lihat pada halaman ini. Tapi, dalam keadaan tertentu, kameranya tersebut (khususnya untuk kamera wide angle miliknya) terkesan tak terlalu istimewa. Ibarat kata, untuk soal kamera ini seperti ucapan “aku sayang kamu, tapi kamu bukan yang pertama”.

Yang artinya, fitur kamera memang diutamakan, tapi, ada hal lain yang menjadi fokus yang lebih utama, yaitu soal baterai yang memang jempolan banget.

Sayangnya, performa yang baik tak diimbangi dengan kualitas layar yang baik pula. Sehingga, mimin rasa ia kurang cocok bagi kamu yang gemar bermain game, karena tampilannya yang nampak kurang tajam serta adanya masalah respon yang mimin temukan pada game jenis balap mobil seperti Real Racing 3.

Di sisi lain, mimin menilai hape ini rasanya lebih cocok untuk digunakan oleh kamu yang seringkali harus mobiling atau beraktifitas diluar ruangan. Karena resolusi layarnya yang tak terlalu tajam itu tentu takkan terlalu mengganggu.

Terlebih lagi, baterainya yang super awet, serta speaker nya yang tegolong kencang membuatnya semakin baik untuk aktifitas tersebut.

Mimin biasa melakukan pembelian perangkat elektronik secara online di Lazada karena terpercaya & pengirimannya aman. Kamu juga bisa membeli atau sekedar cek harganya di halaman ini.

Nah, itulah review dari ASUS Zenfone 4 Max Pro yang bisa mimin bagikan pada posting kali ini. Silakan jelajahi blog Techijau.com untuk mendapatkan update info menarik lainnya. Semoga bermanfaat! 😀

REVIEW OVERVIEW
Desain
7.8
Build Quality
8
Layar
6
Fitur
8.3
Kamera Belakang
8
Kamera Depan
8
Performa
7.2
Multitasking
7.5
Baterai
9.9

Author at techijau.com | Bukan pecandu selfie, cuma orang gaptek yang tertarik sama gadget. Disebut juga sebagai Mas Bocah | Suka post hasil kamera gadget juga di akun IG @masbocah. Follow aja, gak bayar kok :P

7 COMMENTS

  1. Mengenai spekernya asus zenfone 4 max pro ini kok punyaku suara spekernya kecil ya min kurang dr standartnya smartphone lah kyaknya.. Soalnya waktu sya bandingkan suaranya dg meizu m5 note waktu putar musik yg sama dn volume sma2 full suaarany hp ku kalah hampir gk kdengeran malahan.. Pdahal meizu m5 note suaranya masih kencengan samsung j2 menurut sya.. Gmn ya min….

  2. Kalo punyaku stlh updet ver terbaru mlh galeri tdk bs membaca bbrpa file sperti hsl donlod (via wa, instasave, chrome,dll), hslnya manajer file jg tdk bs mengkategori file gmbr, musik, video, apk, zip, dll. Awlnya pikir krn SDcardnya msh class 4 tp stlh tdk digunakan jg tdk ada perubahan.
    sampai skrg blm tw pnybbnya apa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here