Home Review Review Lengkap ASUS Zenfone 3 Max ZC553KL

Review Lengkap ASUS Zenfone 3 Max ZC553KL

27

Performa dan Baterai

Sebelum bahas soal performa, mimin yakin ada cukup banyak dari kamu yang penasaran soal berapa sih sisa memory (penyimpanan) internal dari Zenfone 3 Max ZC553KL yang masih kosong / bisa digunakan? Jawabannya adalah :

Sisa memory Internal ASUS Zenfone 3 Max ZC553KLSekitar 22 GB. Dari total penyimpanan yang ada, terdapat sekitar 9.5GB yang dipisahkan untuk system. Dan screenshot diatas diambil setelah mimin melakukan factory reset, yang artinya, masih ada aplikasi bawaan termasuk bloatware yang terinstal disana.

Baterai

Hape ini membawa CPU Octa-core 1.4GHz Cortex-A53, yang artinya, ia merupakan tipe CPU hemat daya. Meski demikian, dalam percobaan yang mimin lakukan, ia masih mampu memberikan performa yang responsif. Bersama dengan baterai berkapasitas 4100 mAh, daya tahan baterainya ini beneran Maximal banget.

Mimin sangat kesulitan untuk bisa menghabiskan daya baterainya itu dalam sehari. Nggak heran yaa kalau ASUS memberi tagline #GaAdaMatinya untuk hape ini. Seberapa awet sih? Mendingan intip dulu yuk gallery slider screenshot soal statistik penggunaan baterainya dibawah ini. Geser ke kiri atau kanan yaa, penjelasannya bakal mimin tulis dibawah.

Berdasarkan screenshot diatas, terlihat bahwa Zenfone 3 Max mampu bertahan hingga 2 hari lamanya, dengan total screen on time hingga 11 jam dalam penggunaan normal. Penggunaan tersebut adalah termasuk untuk bolak balik socmed, chatting via WhatsApp dengan beberapa grup aktif hingga ribuan chat per hari, tanpa mengguanakannya untuk bermain game.

FYI aja nih, normalnya, sebuah hape Android itu hanya bisa mencapai screen on time (selanjutnya akan kita sebut sebagai SOT) selama lebih kurang 4 jam. Kalau kurang dari itu bisa dibilang cukup boros, dan jika lebih, maka bisa dibilang irit.

Karena memang ia mengandalkan ketahanan baterai sebagai keunggulan utamanya, maka mimin pun memutuskan untuk melakukan beberapa pengujian khusus untuk ini, dimana hal ini juga menjadi salah satu faktor kenapa review dari Zenfone 3 Max ini jadi lama banget beresnya 😀

Dalam penggunaan berat, termasuk untuk bermain game selama beberapa jam, ia mencatatkan SOT selama 9 jam lebih, sementara untuk pemakaian hampir full untuk bermain game saja seperti pada gambar diatas, ia juga masih mampu mencatatkan SOT selama 7 jam lebih. Well, beneran deh, main game pake hape ini tuh bener-bener bikin lupa waktu!

Sementara untuk mengisi ulang daya baterainya dari 10% hingga penuh, kita akan butuh waktu 4 jam jika hape di charge dalam keadaan menyala karena memang, hape ini belum mendukung fast charging. Sedangkan ketika di charge dalam keadaan mati, kita bisa mengisi baterainya hingga penuh dalam waktu sekitar 2 jam 30 menit.

Multitasking

Ngomong-ngomong soal performa, untuk penggunaan normal seperti socmed dan berbagai app chatting, hape ini tergolong sudah mumpuni banget yaa. Perpaduan antara CPU 8 inti dengan RAM berkapasitas 3GB nya bikin berpindah apps juga jadi lancar.

Performa multitasking Zenfone 3 Max ZC553KLArtinya, hape ini udah siap banget kalau misal mau dipakai sebagai unit pendukung buat olshop yang sering kali mengharuskan kita untuk melakukan multitasking. Meskipun di versi software yang sedang mimin gunakan saat ini, mimin menemukan sedikit gangguan dimana ketika baru menutup apps, tampilan di homescreen nampak loading sebentar gitu (seperti gejala RAM penuh).

Nggak mengganggu performa keseluruhan sih, cuman yaa jadi berasa ada penurunan kenyamanan gitu deh. Semoga di update selanjutnya, masalah kecil ini bisa diperbaiki oleh ASUS.

Game

Meski tak di desain dan tidak dioptimalkan untuk kebutuhan super berat seperti gaming misalnya, namun mimin rasa hape ini masih sangat layak untuk digunakan bermain game. Yaps, mimin tak menemukan kendala berarti ketika menggunakannya untuk bermain beberapa game HD seperti N.O.V.A 3, ataupun Real Racing 3 misalnya.

Zenfone 3 Max untuk bermain gameGame yang tergolong berat tersebut mampu dilibas oleh hape ini dengan cukup lancar. Bahkan ia masih dapat berjalan dengan baik ketika mimin coba untuk bermain sambil merekam permainan (screen recording) dengan menggunakan apps Game Genie yang juga menjadi apps pendukung game, bawaan dari ASUS.

BACA JUGA : Hasil Benchmark ASUS Zenfone 3 Max ZC553KL

Icon floating Game Genie akan muncul di tepian layar ketika kita membuka game. Apps ini tak hanya bisa dimanfaatkan untuk urusan merekam layar saja, tapi ia juga bisa kita gunakan untuk melakukan live broadcasting, serta untuk membantu performa dengan mengosongkan RAM agar dapat dioptimalkan lebih baik untuk aplikasi game yang sedang berjalan.

Next, mimin bakal memberikan kesimpulan soal kelebihan dan kekurangan dari Zenfone 3 Max ZC553KL. Cek di halaman berikutnya yaa!

27 COMMENTS

  1. gan. cara root zeny 3 max zc553kl gimana ya?
    kingroot gagal. frama root gagal. iroot gagal. kingOroot gagal. towel root gagal, vroot gagal. trus pake apa gan? cara yang ga pake pc gitu.

  2. Terima kasih ulasan zenfone 3 max nya, bermanfaat sekali dan cukup jelas karena saat ini kebetulan lagi cari infonya.

  3. Thank u infonya.
    Mau saran donk mas. Worth it gak sih zen 3 max zc553kl ini di upgrade ke zen 3 ze520kl?? Punya 3max tapi jelek fotonya kalau lowlight.
    Pengen hp buat fotografi dan browsing tapi baterai gak cepat boros
    Makasih

  4. Gan hp saya asus 3 max zc553kl. Sim car di slot yg ke dua tidak terbaca tidak terinstal, tapi pas di pindah ke slot yg pertama simnya terbaca itu kenapa ya? Apakah slotnya rusak?

    • Wah, kemungkinan ada masalah di hardware tuh Kak. Kalau masih garansi, sebaiknya segera periksakan dan di klaim.

      Tapi kalo misal hapenya seperti itu setelah jatuh, yaa gak bisa di klaim garansinya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here