
Xiaomi mengonfirmasi seri Xiaomi 18 Pro akan debut global pada November 2026 lewat sebuah posting media sosial yang dikutip GSMArena. Seri ini mencakup Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 Pro Max yang sebelumnya sudah meluncur di Tiongkok pada September 2026, dan kabar ini menjadi penanda waktu yang lebih jelas setelah Xiaomi sebelumnya hanya menyebut peluncuran global akan menyusul pada tahun yang sama.
Kedua ponsel ini membawa layar LTPO AMOLED beresolusi 2K dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak 4.000 nit, plus layar kedua di bagian belakang yang menjadi ciri khas seri ini. Xiaomi 18 Pro memakai layar utama 6,4 inci dan layar belakang 2,7 inci dengan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 6, sedangkan Xiaomi 18 Pro Max memakai layar utama 6,9 inci dan layar belakang 2,9 inci dengan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Keduanya memakai RAM sampai 16GB dan penyimpanan sampai 1TB, menjalankan Android 17 dengan HyperOS 4, serta mengantongi sertifikasi ketahanan air dan debu IP68.
Sektor kameranya sama-sama mengandalkan kamera utama 200 Megapixel dengan OIS, kamera telefoto periskop 200 Megapixel dengan zoom optik 3,2 kali, kamera ultrawide 50 Megapixel, dan kamera depan 50 Megapixel. Perbedaan paling terasa ada di baterai versi global yang dikutip dari listing retailer Eropa, yaitu Xiaomi 18 Pro dengan baterai 6.000 mAh yang lebih kecil dari versi Tiongkok yang memakai baterai 7.000 mAh, dan Xiaomi 18 Pro Max dengan baterai 7.050 mAh yang lebih kecil dari versi Tiongkok yang memakai baterai 8.500 mAh. Listing retailer yang sama menampilkan harga Eropa mulai 1.398,90 euro untuk Xiaomi 18 Pro dan 1.783,90 euro untuk Xiaomi 18 Pro Max, tetapi harga itu berasal dari listing retailer dan bukan harga resmi global dari Xiaomi, sehingga belum bisa dijadikan patokan harga untuk pasar lain.
Untuk pasar Indonesia, sinyalnya tergolong kuat karena kedua nomor model global yang dilaporkan untuk seri ini sudah ditemukan di situs sertifikasi Postel. Model 2609BPN61G yang dilaporkan sebagai Xiaomi 18 Pro tercatat pada sertifikat 127564/DJID/2026 yang terbit 12 Oktober 2026 atas nama PT Xiaomi Technology Indonesia, sedangkan model 2611FPNFAG yang dilaporkan sebagai Xiaomi 18 Pro Max tercatat pada sertifikat 127131/DJID/2026 yang terbit 30 September 2026 atas nama perusahaan yang sama. Keduanya tercatat sebagai Pesawat Telepon Seluler, dan temuan ini menjadi sinyal kuat bahwa seri ini akan masuk Indonesia, tetapi tetap bukan konfirmasi resmi soal tanggal peluncuran dan harga di Indonesia yang sampai saat ini belum diumumkan.










