Laptop ASUS Vivobook Slate 13 OLED kok mahal ya?

ASUS Vivobook Slate 13 OLED kok mahal ya?

0

PERTANYAAN :

Saya heran sama ASUS. Kok bisa-bisanya Vivobook Slate 13 OLED dijual dengan harga mahal? Padahal laptop lain dengan spek setara paling cuma 5 sampai 6 jutaan?

JAWABAN :

(Dari Admin Techijau) : Menurut saya pribadi, rasanya kurang relevan untuk membandingkan ASUS Vivobook Slate 13 OLED dengan “laptop” lain. Karena produk ini berada di kategori yang berbeda dengan laptop pada umumnya.

Pertama perlu saya ingatkan bahwa kita tidak bisa men-judge sebuah laptop (dan juga smartphone) dari segi prosesornya saja. Karena sebuah laptop itu terdiri dari banyak sekali komponen hardware, dan bukan cuma jualan prosesor. Perhatikan juga soal spesifikasi dari sisi yang lain. Serta fitur-fitur apa yang dimilikinya.

Dari sini, saya kurang setuju dengan statement soal “laptop lain dengan spek setara”. Mungkin lebih tepat jika diganti dengan kata “laptop lain dengan level performa yang setara” atau “laptop lain dengan prosesor yang sama”. Karena saya yakin, kata “spek” yang disebutkan itu pasti merujuk pada prosesornya saja.

Memang benar bahwa laptop dengan level performa yang sama dengan ASUS Vivobook Slate 13 OLED itu biasanya cuma berada di kisaran harga 5 jutaan. Tapi perlu diperhatikan juga, bahwa apa yang diunggulkan oleh ASUS Vivobook Slate 13 OLED itu bukanlah dari segi performa.

Produk ini sebenarnya lebih tepat kita sebut sebagai tablet ya. Karena ia memiliki desain fanless alias tanpa kipas. Berbeda dengan laptop dengan form factor detachable yang masih menggunakan kipas. Apalagi laptop dengan form factor clamshell.

BACA JUGA : Bedanya Laptop Detachable, Convertible, dan Clamshell

Nah, untuk membuat sebuah tablet, itu sebenarnya jauh lebih rumit daripada laptop clamshell. Karena ia harus didesain agar bisa tetap tipis, ringan, punya fitur layar sentuh, serta baterai yang cukup.

Dari sini, sebenarnya ASUS Vivobook Slate 13 OLED sudah tidak bisa dibandingkan dengan laptop clamshell yang harganya 5 jutaan. Mengingat dari segi kategori saja sudah berbeda (tablet, bukan laptop). Plus, dari segi bobot juga jauh lebih ringan, serta jauh lebih tipis. Ini menegaskan bahwa apa yang berusaha diunggulkan dari ASUS Vivobook Slate 13 OLED adalah dari segi portabilitas, bukan performa.

Ditambah lagi, ia menggunakan layar “ASUS OLED” yang berbasis OLED. Yang mana panel layar OLED sendiri sudah terkenal sangat tidak murah. Jauh lebih mahal dari laptop dengan harga 5 jutaan yang kebanyakan hanya menggunakan TN panel atau paling mentok “IPS level” saja (bukan IPS yang beneran).

Hal yang perlu diperhatikan lagi mengenai layar ASUS OLED yang digunakan pada tablet ini adalah, ia sudah pasti mengantongi berbagai sertifikasi penting yang berkaitan dengan urusan visual. Karena semua layar dengan branding “ASUS OLED” harus sudah memenuhi standar seperti:

  • Mengantongi sertifikasi low bluelight untuk kesehatan mata
  • Mengantongi sertifikasi PANTONE Validated untuk menjamin keakuratan warna (bukan cuma kaya warna, tapi tampilan warnanya dipastikan akurat)
  • Memiliki response time 0.02ms
  • Dan lain-lain..

Yang mana standar-standar tersebut belum tentu dimiliki oleh panel layar OLED pada umumnya yang cuma kaya warna saja. Ini juga sekaligus membuat ASUS Vivobook Slate 13 OLED tidak bisa dibandingkan dengan laptop 5 jutaan yang tampilan warnanya tidak sekaya dan seakurat tablet tersebut.

Belum lagi dengan dukungan stylus khusus yang membuatnya sama sekali tak bisa dibandingkan dengan laptop murah yang punya “level performa” setara. Iya dari segi performa memang setara. Tapi dari segi fitur dan spesifikasi secara keseluruhan, keduanya jelas beda jauh.

Berikan komentar atau jawaban versi kamu!

Jika kamu punya jawaban tersendiri atas pertanyaan tersebut, kamu bisa menuliskan jawaban versi kamu di kolom komentar yang ada di bawah. Jawaban terbaik akan dipilih oleh admin dan akan disematkan di atas
Punya pertanyaan yang belum terjawab di sini? Silakan ke halaman ajukan pertanyaan dan isi form di dalamnya. Atau, tinggalkan komentar di halaman Facebook Techijau, atau mention Twitter @Techijau

TULIS KOMENTARMU

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini