Apa Itu Root Pada Android Serta Pengertiannya?

Apa Itu Root Pada Android Serta Pengertiannya?

6117
0
SHARE
Apa Itu Root Pada Android Serta Pengertiannya? – Istilah root sangatlah identik dengan Android. Kalau kamu adalah salah satu pengguna perangkat dengan sistem operasi dengan icon robot hijau lucu ini pastilah kamu akan sering mendengar istilah macam ini, atau setidaknya pernah sesekali mendengarnya. Memang, sebagian besar orang yang sudah lama menggunakan OS ini pasti akan nge-root perangkat mereka dengan berbagai alasan tertentu. Tapi terlepas dari itu semua apakah kamu sudah tau apa arti atau fungsi dari root?

Root android

Fungsi dari root adalah untuk memberikan hak istimewa SuperUser (disingkat SU) kepada penggunanya agar pengguna lebih leluasa dalam melakukan setting atau bahkan mengutak-atik perangkatnya sedemikian rupa. Masih bingung? Oke, lebih mudahnya root pada Android mirip dengan Administrator pada  Windows. Dan apakah root itu penting atau tidak, tergantung dari penggunanya sendiri.


Bagi sebagian orang, root sangatlah penting dan bahkan tidak sedikit pengguna yang langsung me-root perangkatnya segera setelah mereka membeli perangkat itu. Karena menurut beberapa teman yang mimin temui, sebagian besar dari mereka berkata: “Android kurang greget kalau belum di root”. Nah berdasarkan pernyataan tersebut pastinya kamu makin penasaran kan soal apa saja keuntungan dari root? Oke disini mimin akan mengulas sedikit tentangnya.


Kelebihan Atau Keuntungan Root Pada Android


1. Dapat menginstall aplikasi yang membutuhkan akses root

Di toko aplikasi resmi Android yakni Google PlayStore terdapat banyak sekali aplikasi keren yang tersedia. Tidak hanya aplikasi yang sifatnya menghibur, tapi juga ada aplikasi yang dapat membantu performa perangkat kita. Namun sebagian aplikasi yang sifatnya demikian akan membutuhkan akses root atau izin SuperUser untuk dapat beroperasi dengan maksimal seperti misalnya aplikasi Titanium Backup, Link2SD, Gemini app manager dan lainnya.

2. Meningkatkan performa perangkat kita

Tujuan utama pengguna melakukan root pada perangkatnya adalah untuk meningkatkan performa pada perangkatnya. Namun disini banyak sekali terjadi salah kaprah. Perlu digaris bawahi bahwa jika kita sudah me-root perangkat kita, bukan berarti performa perangkat akan langsung meningkat dengan sendirinya. Itu SALAH BESAR. Seperti yang sudah mimin tulis diatas, root hanya membuka “pintu” untuk memberikan akses atau izin SuperUser kepada penggunanya.

Jadi jika perangkat belum di root, maka beberapa akses tertentu yang diminta oleh aplikasi akan langsung ditolak. Namun jika sudah di root, pengguna (kita) dapat memilih sendiri apakah akan mengijinkan atau tidak dengan catatan resiko keamanan perangkat harus ditanggung sendiri. Nah sekarang kembali ke topik. “Meningkatkan performa” disini maksudnya dengan bantuan beberapa aplikasi pihak ketiga yang bisa kita install pada perangkat kita. Aplikasi-aplikasi tersebut akan memiliki fitur yang nantinya akan membantu meningkatkan performa perangkat kita.

3. Dapat melakukan kostumasi pada perangkat kita

Nah ini adalah bagian yang paling seru sekaligus paling beresiko. Dengan izin SuperUser yang kita miliki, kita dapat melakukan berbagai kostumasi khususnya dari segi software misalnya dengan menginstal CustomROM. Atau bahkan kita dapat menambah, mengganti dan membuang fitur tertentu pada perangkat kita, tentunya dengan sedikit bantuan dari para developer yang akan merilis software terntentu untuk dapat melakukannya. Meski kelihatannya sangat menguntungkan, namun akan tetap ada kerugian dari root pada Android.


Kerugian Root


1. Rawan terserang virus atau malware

Secara default perangkat Android (yang belum di root) akan mengunci akses atau izin tertentu demi alasan keamanan. Hal ini untuk mencegah agar tidak sembarang aplikasi dapat dengan leluasa mengontrol perangkat kita. Namun jika kita ceroboh atau tidak berhati-hati dalam memberikan izin atau akses root pada aplikasi yang memiliki “fitur jahat”, bukan tidak mungkin keamanan perangkat kita akan terancam. Tapi selama kita tidak memberikan izin akses SuperUser pada sembarang aplikasi, perangkat kita akan tetap terjaga keamanannya.

BACA JUGA : Tips menghindari virus atau malware pada Android

2. Menghilangkan garansi perangkat

Sebagian vendor akan membatalkan garansi dari perangkat jika ternyata perangkat tersebut sudah di-root. Mengapa root dapat menghilangkan garansi? Hal itu karena root dianggap sebagai segel. Seperti yang kita tau, jika kita ingin melakukan klaim garansi maka segel dari perangkat haruslah utuh. Sehingga jika kita me-root perangkat kita maka kita dianggap telah membuka segel (dari software) sehingga garansi pun tidak bisa di klaim. Selain itu alasan keamanan seperti yang sudah mimin jelaskan diatas juga menjadi faktor yang dipertimbangkan pihak vendor. Namun kita tetap dapat melakukan unroot atau menghilangkan root sehingga garansi akan kembali seperti semula.

Nah itulah beberapa kelebihan dan kekurangan root pada Android yang bisa mimin jelaskan. Keputusan untuk melakukan root atau tidak adalah tergantung dari pilihanmu sendiri. Dan perlu diketahui bahwa metode untuk melakukan root pada tiap merek dan tipe perangkat bisa berbeda-beda. Jadi apakah perangkatmu akan kamu root?

BACA JUGA : Cara mengetahui apakah android sudah di root atau belum

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY