ASUS ZenPower, Powerbank Mungil Kapasitas Besar

[Review] ASUS ZenPower, Powerbank Mungil Kapasitas Besar

3486
4
SHARE

[Review] ASUS ZenPower, Powerbank Mungil Kapasitas Besar – Pada tanggal 21 April 2015 lalu ASUS secara resmi melaunching ZenPower bersamaan dengan di launchingnya ASUS Zenfone 2 di Indonesia. Aksesori yang sejatinya merupakan sebuah powerbank ini memang sudah banyak dinantikan oleh para pengguna gadget di tanah air termasuk oleh mimin sendiri. Terang saja, dengan banderol harga resminya yakni kisaran 299 ribuan, pengguna sudah bisa mendapatkan powerbank berkapasitas 10.050 mAh.

Nah bagi kamu yang penasaran dan juga sudah menantikan aksesori gadget yang satu ini, kamu wajib untuk membaca postingan ini hingga akhir karena mimin akan membahas soal review pengalaman menggunakan ASUS ZenPower. Yuk kita langsung ke TKP! 😀

Paket penjualan

Dalam paket penjualan yang disematkan pada ASUS ZenPower, kamu akan menemukan satu buah kartu garansi, buku panduan singkat dengan berbagai pilihan bahasa termasuk Bahasa Indonesia, kabel USB serta tentu saja ZenPower itu sendiri dalam sebuah wadah yang terbilang mungil.

Paket Penjualan ASUS ZenPowerKetika pertama kali dibuka dari wadahnya, ia memiliki daya sekitar 50% dari kapasitas maksimum yang bisa ditampungnya. Hal ini bisa diketahui dari indikator lampu yang dimiliki oleh baterai eksternal tersebut. Ya, saat tidak sedang digunakan untuk mengisi, kamu bisa menekan tombol power yang ada di salah satu sisi powerbank ini untuk mengetahui sisa daya yang tersimpan yang ditunjukkan oleh indikator lampu pada ZenPower.

Ia memiliki 4 buah lampu indikator yang selain berfungsi untuk menunjukkan sisa daya juga sekaligus berguna untuk memberikan “sinyal” jika terjadi sesuatu pada powerbank ini.

Powerbank dari ASUSPengalaman penggunaan

Meski sudah terisi lebih dari 50%, namun ASUS tetap menyarankan untuk mengisinya hingga penuh terlebih dahulu sebelum menggunakannya untuk mengisi daya gadget lainnya. Hal pertama yang mimin sayangkan adalah kabel USB bawaan dari ZenPower ini mimin rasa terlalu pendek sehingga akan sedikit menyulitkan ketika kita harus melakukan isi ulang daya atau charging pada powerbank ini khususnya jika posisi stop kontak terletak agak tinggi. Kabel USB yang pendek ini juga menyulitkan mimin ketika menggunakan smartphone sambil mengisi daya dengan menggunakan ZenPower.

Memang, sangat tidak disarankan untuk menggunakan atau memainkan perangkat ketika sedang melakukan isi ulang daya atau charging, namun menurut mimin akan jauh lebih baik jika ukuran panjang dari kabel ini ditambahkan lagi. Terlepas dari ukuran kabelnya, mimin tidak menemukan kekurangan lain dari powerbank besutan ASUS ini. Tapi toh kita masih bisa menggunakan kabel USB bawaan dari charger hape kita, kan? Jadi rasanya ini tak perlu terlalu dipermasalahkan.

Hal yang paling ditakutkan oleh pengguna ketika menggunakan powerbank untuk mengisi daya gadget kesayangannya adalah masalah overheat pada gadget yang bersangkutan. Lalu apakah ZenPower juga menyebabkan panas berlebih pada perangkat?

Mimin tidak merasakan adanya gejala overheat atau kepanasan ketika menggunakannya pada Zenfone 2. Bahkan cenderung lebih adem jika dibandingkan dengan ketika melakukan charging menggunakan adaptor. Berdasarkan pengalaman mimin, powerbank ini mampu mengisi baterai Zenfone 2 (berkapasitas 3000 mAh) dari 3% hingga 100% dalam waktu 3 jam lebih, dalam keadaan menyala (standby, layar nonaktif) serta sesekali membuka apps social media.

Jika kamu bertanya apakah ZenPower mendukung fitur BoostMaster (Quick charging) atau tidak maka jawabannya adalah tidak. Namun mimin rasa powerbank ini cukup cepat untuk mengisi daya mengingat kapasitas baterai Zenfone 2 yang cukup besar. Dan jika kamu menginginkan powerbank yang mendukung fitur Quick Charging, kamu bisa memilih ZenPower Pro.

BACA JUGA : Review ASUS ZenPower Pro

Ukuran

Meski mengusung kapasitas yang besar yakni 10,050 mAh, namun ukuran dari powerbank yang satu ini tidaklah terlalu besar. Dimensi yang dimilikinya adalah 90.5 mm untuk panjang, 59 mm untuk lebar serta memiliki ketebalan 22 mm. Ukuran panjang dan lebarnya tersebut hampir sama dengan ukuran sebuah kartu kredit. Bahkan jika melihat gambar dibawah, powerbank ini nampak hanya beberapa centimeter lebih tinggi jika dibandingkan dengan ukuran korek gas.

Ukuran ASUS ZenPowerUkurannya yang relatif kecil serta bentuk fisiknya yang memiliki sudut membulat di bagian sisi memajangnya membuat ZenPower terasa nyaman di genggaman. Apalagi casingnya yang terbuat dari bahan logam aluminium membuatnya nampak elegan dan tentu saja terkesan styish. Sangat serasi jika disandingkan dengan ASUS Zenfone 2 (ZE551ML) yang memiliki pola menyerupai logam di bagian back covernya.

BACA JUGA : Perbedaan ASUS Zenfone 2 ZE550ML dengan ZE551ML

Dengan ukuran yang dimilikinya ini tentu saja akan membuatnya sangat mudah untuk dibawa-bawa dan siap untuk menambah waktu standby dari perangkat ketika dalam keadaan darurat. Mimin sendiri sudah memanfaatkannya untuk meakukan aktivitas blogging on the go dengan kombinasi Zenfone 2 + ZenPower + Wireless Keyboard. Tentu saja kombinasi yang sama juga bisa kamu manfaatkan khususnya ketika kamu harus “nugas” di luar ruangan.

Ngeblog menggunakan ASUS Zenfone 2 dengan ZenPowerKembali menyinggung soal kabel USB bawaannya, ukurannya yang tidak telalu panjang itu memang menyulitkan mimin untuk menggunakan perangkat sambil melakukan charging, namun ukuran tersebut justru memberi kesan simple dan minimalis alias gak ribet ketika mimin menggunakannya seperti dalam keadaan yang terlihat dalam foto diatas. Mungkin ASUS memang sengaja untuk memberikan kabel USB dengan ukuran yang tidak terlalu panjang untuk memberikan kesan konsisten dan serasi dengan desain dari ZenPower yang juga minimalis plus stylish.

Berikut adalah spesifikasi lengkap dari ASUS ZenPower :

  • Tipe cell : Lithium-Ion
  • Kapasitas : DC 3.6V/10,050 mAh (36Wh)
  • Berat : 215 gram
  • Input : DC 5.0V, 2.0 A (max)
  • Output : DC 5.1V, 2.4 A (Max)
  • Dimensi : 90.5 x 59 x 22 mm

Kesimpulan

Meski dibanderol dengan harga yang relatif murah untuk powerbank berkapasitas 10,050 mAh, ASUS ZenPower sangat jauh dari kesan murahan. Bahkan dengan desain serta material aluminium yang digunakan membuatnya terkesan mewah dan elegan. Dan hal yang paling menarik adalah suhu dari perangkat yang diisi ulang menggunakan powerbank ini tidak terlalu jauh meningkat dan mimin rasa ini sangat baik untuk menjaga daya tahan perangkat baik untuk baterai ataupun komponen lain yang ada di perangkat, dan tentunya juga baik untuk powerbank itu sendiri.

Powerbank ASUS ZenPowerASUS memang mengklaim bahwa mereka telah menyematkan teknologi ASUS PowerSafe yang berguna untuk menjaga daya tahan baterai pada powerbank ketika melakukan charging. Lebih lanjut mereka menyebutkan bahwa baterai eksternal ini dapat menyesuaikan arus pengisian daya seara otomatis berdasarkan suhu ruangan.

BACA JUGA : Perbedaan Antara ZenPower Pro dengan ZenPower Biasa

Memang, kita lebih disarankan untuk menggunakan adaptor charger original ketika melakukan charging karena charging menggunakan powerbank secara terus menerus dapat memperpendek umur baterai yang salah satunya disebabkan oleh panas berlebih ketika melakukan charging. Namun mimin rasa kekhawatiran akan hal tersebut sudah bisa dikurangi karena mimin tidak menemukan gejala overheat ketika menggunakan ASUS ZenPower.

Sayangnya ukuran kabel USB bawaan yang pendek mungkin akan memberikan kendala tersendiri bagi beberapa pengguna khususnya saat harus mengisi ulang daya dari ZenPower, meskipun sebenarnya kita masih bisa menggunakan kabel USB bawaan charger hape. Di sisi lain, ukuran USB yang mini ini justru akan lebih praktis dan mudah dibawa karena bebas kusut.

Nah mungkin itu saja yang bisa mimin bagikan untuk kamu semua pada posting kali ini. Silahkan jelajahi blog Techijau.com untuk menemukan berbagai artikel menarik lainnya. Semoga bermanfaat! 😀

Cek Harga ASUS ZenPower

4 COMMENTS

  1. Gan kalau ZenPower itu mendukung mendukung fitur BoostMaster (Quick charging) 2.0 karena di powerbank zenpower memiliki daya output 5,5v dan 2.1A saat pengisian hp saya ze551ml dari mati sendiri main minecraft pe saya cara sampai full +15menit hanya berkurang 1 led dengan durasi 1jam 34menit atau lebih lama 17 menit dari cas adaptor asus ZenFone ze551ml yg memiliki daya 8.9v -9.1v dengan 2amper nah cara test gimana? Saya mengunakan 1 alat alat pertama bernama KEWEISI dengan ketepatan 98% dengan acuan waktu pengisian, jumlah mah yg masuk, voltase yg masuk dan berapa amper arus dari “cas adaptor bawaan” rendah 5v – 9v amper 0,08a – 1.9a (rendah saat penuh, tinggi saat kosong) lalu zenpower 4,87v – 5,42v dan dengan amper 0,1a – 2.0 amper (saat baterai kosong daya meningkat saat baterai mendekati full 95up daya out put menurun) sedangkan powerbank umum vivan hippo yg tidak mendukung fitur BoostMaster (Quick charging) selalu stabil di 4,5v – 5v dan amper 0,80 – 1,19 amper jadi kalau cas sambil nyala kenakan panas dan makin lama karena fitur fast charging tidak bisa bekerja sepenuhnya karena pengalaman saya saat cas ze551ml saya dengan powerbank papa saya yg jarang di pakai yoobao 13000nah lama bengat karena tidak ada fitur BoostMaster (Quick charging) 2.0 dari 25%-65% butuh waktu 1jam lebih dengan posisi off (mati) itu saat natal 2015. Mohon maaf bila typo atau salah kata karena menurut saya yg saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi bukan baca sana sini dan saya juga buka service hp android dan iphone di surabaya plaza marina dan di rumah kalau ada yg butuh service bisa ke 08883704534 asli (khusus yg serius di utamakan langsung cod) pengerjaan di depan pemilik selama stok sparepart tersedia maaf numpang promosi kalau saya salah tolong beritau karena saya juga terus belajar thx Tuhan memberkati

  2. gan ane ngecas pke pb ini, qo lama amat ya gan???
    posisi batre ane 7% di cas semaleman itu ternyata cman ngisi nyampe 86% gan…mnurut agan ini gmana? itu wajar apa kagak (ze551ml) asus

LEAVE A REPLY