PERTANYAAN :
Kenapa ya kok ganti LCD hp itu biayanya mahal banget? Masa harganya bisa hampir dua juta? Kata temen sih kalo ori emang wajar segitu. Saya jadi bingung harus ganti LCD atau beli baru aja sekalian? Tapi masalahnya ada foto-foto dan beberapa data penting masih ada di hp itu. Btw layar hp saya pecah karena jatuh.
JAWABAN :
(Dari Admin Techijau) : Biaya ganti LCD memang mahal dan itu sangat wajar. Karena LCD atau lebih tepatnya “panel layar” itu merupakan salah satu komponen yang paling mahal dari sebuah smartphone.
FYI sedikit, nggak semua “panel layar” itu LCD. Karena LCD itu adalah salah satu jenis panel layar. Dan panel layar itu bisa ada beberapa jenis, termasuk LCD dan OLED. Tapi karena orang sudah biasa menyebutnya sebagai “LCD” aja, jadi yauda lah ya. Oke, kembali ke pertanyaan awal.
Kenapa biaya ganti LCD mahal banget? Sebenernya nggak semua LCD atau panel layar itu mahal. Karena harga panel layar ini sendiri tergantung pada tiga hal, yaitu resolusi, ukuran layar, dan juga jenis panel layarnya. Btw, ini juga berlaku untuk panel layar di laptop ya.
Pertama soal jenis panel layar. Kalau seandainya panel layarnya itu berjenis OLED atau AMOLED, maka wajar aja kalau harganya mahal. Karena memang panel ini merupakan jenis panel yang paling mahal diantara yang lain.
Lalu, jenis panel yang ada di bawah harga OLED adalah layar IPS LCD dan PLS LCD. PLS LCD ini biasanya dipakai oleh Samsung, karena merekalah yang mengembangkannya. Dan dari segi kualitas tampilan, bisa dibilang PLS LCD ini di bawah kualitas IPS LCD, tapi diklaim cukup setara dengan IPS LCD. Maka, dia bakal sering disebut juga sebagai panel layar “IPS Level”.
Tapi entah bagaimana, kadang beberapa hape mengklaim kalau layarnya pakai IPS LCD, tapi dari segi kualitas tampilan terlihat agak kurang. Mungkin memang teknologinya sama, cuman kualitasnya agak diturunkan. Dan seharusnya sih, yang modelan begini bisa lebih murah juga daripada panel IPS yang kualitas bagus.
Lalu yang paling murah adalah TN LCD panel. Untuk TN panel ini setau saya tidak pernah dipakai di smartphone dan hanya ditemukan pada layar laptop ataupun monitor PC.
Sekarang yang kedua adalah resolusi layar. Harga ganti panel layar bisa lebih mahal kalau ternyata resolusi layarnya lebih tinggi. Makanya kalau misalnya layarnya itu pakai OLED / AMOLED, terus resolusinya QHD, harganya pasti bisa buat beli hape baru (yang lebih murah pastinya).
Kalau layarnya OLED beresolusi UHD? Mungkin aja harga penggantiannya bisa setengah dari harga hapenya itu sendiri. Silakan baca tulisan soal bedanya resolusi layar HD, FHD, QHD dan UHD supaya kamu nggak bingung.
Dan sekarang yang terakhir adalah dari segi ukuran layar. Biasanya, semakin besar ukuran layar, maka harganya pun semakin mahal. Makanya jangan heran kenapa ganti layar laptop harganya bisa mahal padahal panelnya kelas rakyat jelata dan resolusi layarnya nggak seberapa.
Biasanya kalau mau murah, orang bakal milih buat ganti LCD di tempat service biasa / bukan service center resmi. Tapi resikonya adalah, kita nggak bisa jamin apakah layar yang bakal dipasangkan itu punya kualitas tampilan warna yang sama atau nggak? Maksudnya kalau dibandingkan dengan yang original.
Kalau mau yang setara original tapi murah? Biasanya orang bakal mencari parts “kanibalan” dari tipe hape yang sama, untuk dipasangkan ke hapenya. Tapi opsi ini agak sulit, karena nggak banyak parts kanibalan yang beredar.
Berikan komentar atau jawaban versi kamu! |
| Jika kamu punya jawaban tersendiri atas pertanyaan tersebut, kamu bisa menuliskan jawaban versi kamu di kolom komentar yang ada di bawah. Jawaban terbaik akan dipilih oleh admin dan akan disematkan di atas |
| Punya pertanyaan yang belum terjawab di sini? Silakan ke halaman ajukan pertanyaan dan isi form di dalamnya. Atau, tinggalkan komentar di halaman Facebook Techijau, atau mention Twitter @Techijau |

