BBM Untuk Android & iOS, Gerakan Untuk Menyelamatkan BlackBerry

BBM Untuk Android & iOS, Gerakan Untuk Menyelamatkan BlackBerry

260
0
SHARE
BBM Untuk Android & iOS, Gerakan Untuk Menyelamatkan BlackBerry (Analisa, Prediksi & Opini DG558) – Berita tentang akan tersedianya fitur chatting terkenal BlackBerry Messenger atau disingkat dengan BBM pada platform Android dan iOS kian hangat diperbincangkan dan dipertanyakan. Setelah saya memposting tentang BBM cross platform untuk Android & iOS, saya mulai penasaran apa yang sebenarnya maksud dibalik semua ini? Karena tidak mungkin bukan seorang CEO mengambil sebuah keputusan besar tanpa ada maksud dibelakangnya?
BBM untuk Android & iOS
Sumber gambar: kompas.com
Apakah ini sebuah langkah “bunuh diri” bagi BlackBerry? Atau “gerakan putus asa”? Ya, kedua hal itulah yang membuat saya penasaran dan memicu saya untuk membahas masalah tersebut pada posting ini. Untuk pertanyaan pertama saya rasa tidak mungkin, tapi untuk pertanyaan kedua? Mungkin saja. Jika dilihat dari masalah penjualan hardware atau handset dari BlackBerry sendiri yang mengalami penurunan, mungkin saja memang langkah ini adalah langkah “hidup atau mati” bagi mereka atau seperti yang saya sebut diatas, ini adalah gerakan putus asa. Hal ini didukung dengan beberapa fakta di lapangan yang menunjukkan gagalnya sistem operasi terbaru mereka BB10 untuk mendongkrak penjualan handset BlackBerry secara signifikan, dimana mereka pernah mengatakan bahwa “tidak ada rencana B, BB10 adalah harapan kami” seperti itu kira – kira bunyi pernyataan yang pernah mereka lontarkan sebelum merilis OS BB10.
Namun apakah dengan dirilisnya BBM untuk Android & iOS adalah sebuah langkah bunuh diri? Tentu saja tidak. Meskipun banyak yang menilai bahwa hal besar ini adalah sebuah blunder atau kesalahan dari BlackBerry. Mengingat bahwa alasan sebagian besar orang yang membeli perangkat BlackBerry adalah agar dapat menikmati fitur chat BBM nya. Lalu jika nantinya BBM dapat dijalankan pada perangkat Android dan iOS, untuk apa membeli BlackBerry?
Menurut saya, meskipun ini adalah “gerakan putus asa” tapi hal tersebut juga sekaligus merupakan gerakan untuk menyelamatkan BlackBerry. Bagaimana maksudnya? Menurut saya, BlackBerry (memang) sudah putus asa dengan penjualan handset mereka yang gagal menyaingi kedua platform tersebut. Nah karena mereka menemukan “jalan buntu” dalam penjualan handset, tentu saja mereka harus mencari jalan lain untuk dapat bertahan agar usaha mereka tidak “jalan ditempat”. Beruntung, mereka memiliki BBM yang sekarang mereka pilih sebagai “tulang punggung” baru mereka untuk menggantikan yang lama (dengan cara menjual handset).
Lantas bagaimana BlackBerry bisa bertahan dengan mengandalkan BBM sebagai tulang punggung? Tentu saja akan ada langkah untuk memonetisasi aplikasi tersebut agar mereka tetap mendapatkan penghasilan dari BBM. Nah untuk langkah tersebut, saya memiliki beberapa perkiraan tentangnya, diantaranya :

Menerapkan biaya berlangganan BBM

Langkah ini adalah yang paling mungkin dilakukan seperti yang sudah diterapkan pada perangkat BlackBerry dengan OS 7 kebawah, namun langkah ini sekaligus langkah yang paling mungkin untuk “bunuh diri”. Mengapa? Karena tentu saja pengguna perangkat Android dan iOS akan enggan untuk menggunakan BBM jika harus membayar karena sudah tersedia banyak applikasi chatting lain yang hampir serupa dengan lebih banyak fitur yang lebih menarik dari BBM yang dapat dinikmati tanpa harus membayar biaya berlangganan.

BlackBerry akan menjual konten digital pada BBM

Salah satu langkah yang sudah dilakukan oleh para kompetitor BBM seperti LINE, Kakao Talk dll. Contohnya adalah dengan menjual sticker. Tapi mungkin saja mereka memiliki beberapa konsep lain untuk dapat diperjual belikan agar bisa digunakan pada aplikasi BBM

BBM akan menampilkan iklan

Ini adalah yang paling menggiurkan diantara beberapa perkiraan yang saya tulis diatas. Menurut saya ini juga sekaligus langkah yang paling mungkin untuk mengembalikan kejayaan BlackBerry jika mereka sudah tidak mengandalkan penjualan handset lagi. Cara menampilkan iklan yang saya maksud adalah seperti yang dilakukan oleh Facebook, dimana perusahaan / organisasi / seniman ataupun perorangan dapat mempromosikan produk mereka pada applikasi chat BBM. Perkiraan saya ini juga diperkuat dengan dirilisnya BBM channel yang memungkinkan para selebriti, perusahaan, merek dan lain sebagainya untuk membuat sebuah “halaman publik” untuk pengguna BBM agar mereka bisa mengikutinya.
Jadi jika memang salah satu dari perkiraan saya diatas akan benar – benar dijalankan oleh BlackBerry, itu artinya memang dengan merilis aplikasi BBM untuk perangkat Android dan iOS adalah sebuah langkah yang saya anggap tepat dan berani demi menyelamatkan BlackBerry. Bagaimana menurut anda?

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY