Mengenal Istilah Cheat Dalam Game: Hanya Untuk Yang Bermental Lemah

Mengenal Istilah Cheat Dalam Game: Hanya Untuk Yang Bermental Lemah – Yang namanya game itu pasti dibuat untuk menghibur para pemainnya. Dan biasanya, game akan dirancang agar memiliki tantangan-tantangan, agar jalannya permainan menjadi lebih seru. Karena memang keseruan akan didapat itu bukan hanya saat kita bisa mengalahkan musuh, tetapi juga ketika kita berhasil melewati tantangan yang ada.

Misalnya dalam game PUBG atau mungkin FreeFire. Salah satu tantangan pada game ini adalah circle alias lingkaran pada maps. Yang mana kita diharuskan untuk terus berada di dalam lingkaran, hingga memaksa kita untuk dapat saling bertemu dengan para pemain lainnya. Karena jika kita berada di luar lingkaran alias zona biru, maka karakter yang kita mainkan perlahan akan mati.

Pada game lain, terkadang kita juga harus bekerja keras untuk menaikkan level karakter kita, agar ia lebih kuat. Yang mana hal itu juga merupakan sebuah tantangan.

Tantangan-tantangan ini umumnya memang mengesalkan dan sangat menguji kesabaran. Bahkan terkadang akan benar-benar butuh skill yang baik untuk dapat melawan tantangan tersebut. Contohnya adalah skill untuk aim (membidik), dan juga misalnya skill untuk menahan recoil pada game PUBG.

Nah, atas dasar itulah terkadang akan muncul keinginan untuk berbuat curang alias cheating. Agar mereka dapat bebas bermain, tanpa harus menghadapi tantangan-tantangan yang ada dalam game. Mereka yang berbuat curang ini disebut sebagai cheater (dibaca: citer). Dan dalam bahasa Indonesia, kata cheat artinya adalah curang.

Apa Itu Cheat Dalam Dunia Games?

Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, cheat itu berarti curang. Dan dalam dunia games, biasanya mereka yang ingin cheating akan membutuhkan sebuah aplikasi pihak ketiga. Yang tujuannya adalah untuk mengubah ketentuan-ketentuan dalam game, agar mereka dapat bermain tanpa harus mengikuti peraturan. Atau dengan kata lain, tujuannya adalah agar mereka bisa bermain tanpa tantangan.

Nah, dengan tantangan yang dihilangkan tersebut, akan membuatnya bisa lebih unggul dalam permainan. Karena si cheater ini akan bermain tanpa ada batasan, melawan orang-orang lain yang bermain dengan batasan-batasan yang ditentukan. Jelas, ini merupakan sesuatu yang curang dan tidak adil.

Iya, mungkin jiwa lemah mereka bakal senang ketika bisa mengalahkan semua pemain lain. Tapi para cheater ini lupa, bahwa kesenangan yang sebenarnya dalam bermain itu adalah ketika bisa menang adu skill dan juga kepintaran melawan pemain lain. Sekarang pake logika aja. Kalau bermain tanpa tantangan, terus serunya dimana?

Dari sini kita tau bahwa kemenangan yang didapat dari perbuatan curang, jelas bukanlah sebuah kemenangan yang sesungguhnya. Serta menunjukkan bahwa mereka tak punya skill untuk bermain dengan jujur, dan tak punya otak yang cukup pintar untuk bermain dengan cerdas. Bahkan orang-orang yang seperti ini jauh lebih hina daripada mereka yang masih noob.

Tak ada yang bisa dibanggakan dari sebuah kemenangan yang berasal dari hasil kecurangan.

Cheat Itu Merusak Game!

Jika dalam dunia nyata, cheater ini ibarat seorang koruptor. Yang mana mereka ingin bisa kaya raya, bisa banyak harta, tapi tidak mau melewati tantangan berupa kerja keras dengan jujur serta penuh strategi. Mereka lebih memilih jalan pintas cara tak pantas demi mendapatkan harta dengan mudah. Dan saya yakin, para cheater dalam game pasti juga membenci koruptor. Kecuali kalau bapaknya adalah koruptor.

Inilah mengapa saya menyebut bahwa cheat itu hanya untuk mereka yang bermental lemah. Padahal tantangan dalam game itu bisa menjadi simulasi ketika menghadapi tantangan dalam hidup. Tentang bagaimana kita harus berjuang demi sesuap nasi. Tentang bagaimana menghadapi masalah-masalah dalam hidup ini. Karena dalam hidup, tidak ada yang namanya cheat. Kecuali cheat harta, yaitu dengan jadi koruptor atau jadi babi ngepet. Dua-duanya sama-sama hina.

Selain itu, cheat juga berpotensi merusak game. Dalam arti, bisa membuat game jadi ditinggalkan oleh para pemainnya. Sekarang kita pakai logika lagi. Gimana perasaanmu ketika kamu udah berjuang, udah sabar, udah mikir supaya bisa memenangkan permainan, eh tau-tau ada cheater yang bisa seenaknya nge-kill dengan gampangnya. Kesel kan?

Iya, sama seperti gimana kamu kesal melihat tingkah para koruptor yang bisa kaya raya dari hasil ngembat uang rakyat. Sementara kamu yang seorang rakyat jelata, harus banting tulang untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup.

Lama-kelamaan, para pemain jadi tak nyaman dengan kecurangan tersebut. Dan akhirnya ramai-ramai meninggalkan game. Terus nanti kalau sudah nggak ada yang main, kamu mau ngelawan siapa? Ngelawan bot? Udah gitu ngelawan bot pake cheat? Segitu minusnya kah skill yang kamu punya, wahai para cheater?

Contoh Hal-hal Yang Masuk Kategori Cheating

  • Menembak tanpa recoil (PUBG)
  • Darah tidak berkurang walau diluar zona (PUBG, FF, Fortnite)
  • Mobil terbang (PUBG)
  • Tembakan tembus tembok (semua game genre FPS)
  • Gerakan/berlari super cepat
  • Melihat musuh dibalik tembok
  • Skill tanpa delay
  • Dan lain sebagainya

Kalau kamu peduli dengan game yang kamu mainkan, silakan share tulisan ini ke social media yang kamu punya. Atau, beritau temanmu yang merupakan cheater untuk membaca tulisan ini. Kalau mereka nggak tobat juga, yaudah, nggak usah diajak mabar.

Pandu Dryad
Author at techijau.com | Bukan pecandu selfie, cuma orang gaptek yang tertarik sama gadget. Disebut juga sebagai Mas Bocah | Suka post hasil kamera gadget juga di akun IG @masbocah. Follow aja, gak bayar kok :P