Penjelasan Singkat Mengenai FUP Pada Paket Internet

Penjelasan Singkat Mengenai FUP Pada Paket Internet – Kita pasti pernah mendengar istilah FUP ketika sedang membaca syarat dan ketentuan sebuah paket internet. Khususnya paket internet yang menawarkan akses unlimited.

FUP adalah singkatan dari Fair Usage Policy. Atau kalau diartikan dalam bahasa Indonesia, bisa disebut juga sebagai “Batas Pemakaian Wajar”. Dan iya, ini adalah “batasan” dari paket internet unlimited yang diberlakukan oleh provider penyedia layanan internet sebagai aturan main bagi pelanggannya.

Gampangnya gini, FUP itu ibarat seperti jatah kuota dengan kecepatan maksimal yang bisa kita dapatkan dari paket tersebut. Dan setelah batas FUP sudah terlampaui, maka kecepatan internet bakal diturunkan.

Apa itu pengertian FUPBiasanya, tiap operator penyedia internet akan memberlakukan kebijakan FUP yang berbeda-beda. Ada yang menerapkan FUP bulanan, ada juga yang menerapkan FUP harian. Yang mana intinya adalah, FUP ini merupakan jatah internet dengan kecepatan penuh (full speed) yang akan kita dapatkan.

Contohnya . . .

Misal, ada sebuah paket internet unlimited yang memiliki FUP Bulanan sebesar 10GB. Artinya, kita hanya punya jatah 10GB untuk dapat menikmati internet dengan kecepatan penuh. Dan itu akan berlaku selama satu bulan.

Dan jika dalam satu bulan kita sudah memakai internet sebesar 10GB, maka kita akan tetap dapat mengakses internet. Hanya saja kecepatannya akan diturunkan, alias bakalan jadi agak lemot. Berikut adalah beberapa contoh kasusnya:

  • Si A membeli paket unlimited dengan FUP Bulanan 10GB. Namun, ia sudah menghabiskan kuota sebanyak 10GB dalam 20 hari. Padahal paket internetnya masih aktif sampai 10 hari kedepan. Maka, dalam waktu 10 hari kedepan tersebut, ia tetap dapat menggunakan internet. Tapi kecepatan internetnya jadi bakal terasa lebih lemot.
  • Si B membeli paket unlimited dengan FUP bulanan 10GB. Namun, ia sudah menghabiskan kuota sebanyak 10GB dalam 28 hari. Padahal paket internetnya masih aktif sampai 2 hari kedepan. Maka, dalam waktu 2 hari kedepan tersebut, ia tetap dapat menggunakan internet. Tapi kecepatan internetnya jadi bakal terasa lebih lemot.

Pada contoh diatas, kita memang diperbolehkan untuk mengakses internet tanpa batasan kuota, selama masa aktif internetnya masih ada. Yaitu selama 30 hari. Hanya saja, jatah untuk menikmati internet dengan kecepatan penuh selama 30 hari tersebut, bakal dibatasi sebanyak 10GB saja. Kalau pemakaian internet dalam sebulan itu lebih dari 10GB, maka ya kecepatan internetnya jadi diturunkan. Dan jatah 10GB itulah yang disebut sebagai FUP.

Dan jika kita sudah menghabiskan jatah FUP sebelum masa berlakunya habis, maka kita baru akan bisa menikmati kembali kecepatan penuh dari internetnya, pada periode bulan berikutnya.

Tidak Mau Lemot? Perbarui atau Beli Booster!

Biasanya, akan ada paket “add on” atau paket “booster” yang bisa kita beli secara terpisah untuk dapat menambah jatah FUP tersebut, dalam satu bulan. Paket ini tuh ibaratnya kita membeli jatah FUP tambahan pada paket internet yang kita gunakan.

Misalnya, kalau jatah FUP bulanan 10GB kita sudah habis dalam 20 hari, maka kita bisa membeli booster sebanyak 5GB lagi. Dengan demikian, kita akan mendapat jatah FUP tambahan sebanyak 5GB lagi, agar dapat menikmati internet dengan kecepatan penuh.

Atau, kalau ternyata kamu merasa nanggung untuk membeli paket booster atau add on, maka kamu juga bisa membeli lagi paket internet unlimited bulanan sebelum masa aktifnya habis. Biasanya jatah FUP akan kembali seperti semula setelah kamu melakukan pembelian ulang paket tersebut.

Dengan catatan, hal ini biasanya hanya akan berlaku pada operator internet seluler. Seperti misalnya Telkomsel, Tri, Smartfren, XL, atau yang lainnya. Sedangkan untuk provider internet rumahan seperti misalnya Indihome, kebijakannya bakal beda lagi.

Tidak Semua FUP Berlaku Bulanan

Terkadang, ada pula paket internet yang menerapkan aturan FUP harian. Misal, kita membeli sebuah paket internet unlimited BULANAN dengan jatah FUP HARIAN sebesar 500MB. Nah jika dalam satu hari ini kita sudah menggunakan internet sebesar 500MB, maka kecepatan akan diturunkan. Kecepatan internet bakal kembali normal keesokan harinya, dengan jatah yang sama yaitu 500MB.

Dan ingat! Ketentuan mengenai berapa banyak FUP yang kita dapatkan dan berapa kecepatan yang dapat dinikmati setelah melewati FUP, akan berbeda-beda untuk masing-masing provider internet. Kalau kamu ingin penjelasan yang lengkap dengan ilustrasi, silakan simak video dibawah ini. Jangan lupa di subscribe ya 🙂

Setelah mengetahui “syarat tersembunyi” tersebut, menurut kamu lebih mending paket internet unlimited atau kuota? Coba share pendapatmu di kolom komentar.

Pandu Dryad
Author at techijau.com | Bukan pecandu selfie, cuma orang gaptek yang tertarik sama gadget. Disebut juga sebagai Mas Bocah | Suka post hasil kamera gadget juga di akun IG @masbocah. Follow aja, gak bayar kok :P