3 Faktor Utama Pemberian Bonus Kepada Karyawan

3 Faktor Utama Pemberian Bonus Kepada Karyawan – Siapa karyawan yang tidak suka bonus? Tentu semua karyawan suka dengan hal ini bukan? Sebenarnya, apa sih faktor yang mempengaruhi pemberian bonus karyawan? Mari kita simak ulasan lengkap berikut!

Apakah yang Dimaksud Bonus?

Bonus adalah bentuk kompensasi lain dari perusahaan kepada karyawan. Perusahaan akan memberikan bonus untuk karyawan jika kinerja karyawan dianggap cukup baik dan berperan besar dalam bisnis perusahaan.

Dengan adanya bonus, diharapkan karyawan akan termotivasi untuk meningkatkan kinerja jauh lebih baik dari sebelumnya. Sementara itu, pemberian bonus juga secara tidak langsung akan meningkatkan loyalitas karyawan kepada perusahaan, karena perusahaan dianggap memperhatikan dan memperhitungkan kesejahteraan karyawan dengan baik.

Ada perusahaan yang memberikan bonus di akhir tahun sebagai bentuk apresiasi atas hasil pekerjaan karyawan, ada pula perusahaan yang memberikan bonus dalam bentuk bagi hasil jika perusahaan memperoleh profit lebih tinggi dari periode sebelumnya. Apapun sistem pembagian dan pemberian bonusnya, industri dan pola bisnis perusahaan akan sangat berpengaruh.

Faktor Pemberian Bonus Karyawan

Tidak semua karyawan berhak mendapatkan bonus, loh! Ada berbagai macam faktor yang harus dipertimbangkan perusahaan dan HRD dalam memberikan bonus kepada karyawan.

Masa Kerja

Semakin lama kontribusi karyawan dalam perusahaan, bonus yang akan diterima bisa semakin besar. Contohnya karyawan yang mempunyai masa kerja di atas 4 tahun bisa menerima bonus hampir 100 persen dari gaji bulanan. Namun, bukan berarti karyawan yang belum bekerja genap setahun tidak berhak mendapatkan bonus. Jika karyawan tersebut berhak mendapatkan bonus tetapi masa kerjanya belum sampai setahun, metode perhitungan yang digunakan adalah sistem prorata.

Jabatan

Jabatan dalam perusahaan juga menentukan besaran bonus yang akan diterima. Karyawan dengan jabatan tinggi seperti di tingkat manajemen atau manajer akan menerima bonus yang lebih besar dari karyawan middle atau entry level. Hal ini tentu wajar mengingat tanggung jawab dan tugas yang diemban karyawan level atas sangat besar.

Performa Karyawan

Faktor terakhir cukup umum digunakan oleh perusahaan, yakni berdasarkan performa karyawan. Kinerja atau performa karyawan akan dievaluasi setiap 6 bulan atau 12 bulan. Karyawan yang memiliki kinerja sesuai target yang akan mendapatkan bonus tersebut. Untuk melakukan penilaian karyawan yang akurat, perusahaan bisa mengandalkan berbagai software performance system. Salah satunya adalah software performance system dari LinovHR.

Dari ulasan di atas, bisa diambil kesimpulan bahwa pemberian bonus tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Ada berbagai pertimbangan yang harus diperhatikan perusahaan. Namun demikian, pemberian bonus juga dapat berdampak baik kepada kinerja karyawan karena karyawan akan terpacu untuk bekerja dengan giat serta akan meningkatkan loyalitas.

Itulah ulasan singkat mengenai bonus dan faktor yang mempengaruhinya. Semoga dapat bermanfaat!

Pandu Dryad
Author at techijau.com | Bukan pecandu selfie, cuma orang gaptek yang tertarik sama gadget. Disebut juga sebagai Mas Bocah | Suka post hasil kamera gadget juga di akun IG @masbocah. Follow aja, gak bayar kok :P