Resiko Menginstal Aplikasi Bajakan, Apa Sih Ruginya?

Resiko Menginstal Aplikasi Bajakan, Apa Sih Ruginya? – Memakai software bajakan sepertinya sudah dianggap sebagai hal yang lumrah atau wajar. Saya sangat yakin, hampir semua pengguna laptop di Indonesia pasti pernah menggunakan software / aplikasi bajakan. Iya, termasuk saya sendiri, dahulu, sebelum akhirnya memutuskan untuk bertaubat dan beralih menggunakan software original.

Salah satu alasan utama mengapa orang menggunakan software bajakan adalah karena ketidaktahuan mereka. Seperti yang juga saya alami dulu ketika masih sangat awam akan dunia teknologi dan baru belajar menggunakan laptop. Maka dari itu sebelum melanjutkan, mari kita bahas mengenai pengertian software bajakan terlebih dahulu.

Apa Itu Software / Aplikasi Bajakan?

Sederhananya gini.. Software / aplikasi bajakan adalah sebuah software dan atau aplikasi yang seharusnya berbayar (harus beli atau berlangganan supaya bisa memakainya), namun dibuat agar bisa dipakai secara gratisan. Entah itu dengan cara memodifikasi software-nya (agar dapat diinstall dengan bebas), ataupun dengan memberikan kode kunci (serial number) dari software tersebut untuk aktivasi.

Menurut hemat saya, ini sama saja dengan mencuri. Karena kita mengambil dan memakai sesuatu yang seharusnya kita beli, tapi kita tak mau membayar. Padahal, membuat software itu tentu tidaklah mudah. Ada banyak waktu, tenaga, dan pikiran yang dicurahkan untuk dapat membuatnya.

Karya berupa software tersebut kemudian dijual oleh sang pembuatnya, dengan harapan agar ia dapat menghasilkan uang.

Nah setelah mengetahui akan fakta tersebut, saya pun perlahan mulai membuang aplikasi-aplikasi bajakan, dan beralih untuk membeli, berlangganan, atau kalau kepepet, menggunakan freeware sebagai pengganti, jika tersedia. Sebagai bentuk penghargaan kepada sang pembuat software. Alhamdulillah, sekarang sudah tak ada lagi software bajakan di laptop saya.

Kerugian Memakai Software Bajakan

Oke, mungkin tidak semua orang akan peduli tentang hal yang saya sebutkan diatas tadi. Akibat mental gratisan sudah merasuk sampai ke tulang.

Ya asal jangan marah juga kalau hasil kerjamu nggak dibayar 😏.

Terlepas daripada itu, sebenarnya ada beberapa resiko dan juga efek samping yang mengintai saat kita menginstal aplikasi atau software bajakan. Yang pertama adalah dari sisi performa.

  • Performa Tidak Baik

Berdasarkan pengalaman pribadi, saya merasakan adanya perbedaan performa yang signifikan saat menggunakan aplikasi versi original, dengan versi bajakan. Hal ini baru saya ketahui ketika iseng untuk menginstal aplikasi versi bajakan pada laptop yang akan saya jual. Kebetulan aplikasi tersebut adalah sebuah aplikasi edit video yang sangat populer.

Aplikasi tersebut terasa berat saat dijalanlankan. Padahal laptop yang saya gunakan tersebut adalah laptop gaming, yang sudah sangat mumpuni untuk urusan edit video. Dan beberapa minggu sebelumnya, laptop yang sama dapat menjalankan aplikasi versi original dengan amat sangat lancar.

Saya tidak tau pasti apa yang menyebabkan perbedaan performa yang sangat signifikan tersebut. Bisa jadi, alasannya ada pada resiko kedua.

  • Disusupi Software Jahat

Resiko kedua adalah, akan ada kemungkinan bahwa aplikasi versi bajakan bakal disusupi software jahat. Seperti yang sudah saya sebutkan diatas tadi, software / aplikasi versi bajakan adalah aplikasi yang sudah dimodifikasi agar dapat diinstal dengan bebas.

Nah, masalahnya adalah, kita nggak tau kan, apa saja yang diubah atau ditambahkan dari software atau aplikasi bajakan tersebut? Jadi kemungkinan untuk disisipkannya software / perintah jahat pada software / aplikasi bajakan adalah sangat besar.

Ya kamu pikir kenapa orang mau susah-susah ngutak-atik software, terus dibagikan secara gratis? Buat nambah amal? Yang ada malah dosa karena “mencuri” hak si pembuat software original. Besar kemungkinan, si pembajak software juga bakal mencari keuntungan dari situ.

Software jahat yang dimaksud di sini bisa bermacam-macam. Tapi umumnya, mereka akan mengincar dan mencuri data-data pribadi kita untuk kemudian disalahgunakan. Misalnya, mereka bisa saja mencuri password menggunakan keylogger yang sudah disisipkan untuk mengintip apa saja yang kita ketik pada keyboard. Termasuk kode/password yang kamu gunakan dalam transaksi perbankan.

Atau, mereka juga bisa menyisipkan sebuah software agar bisa mengintip dan melakukan hampir apa saja dengan laptopmu. Termasuk menyalakan kamera (webcam) tanpa sepengetahuanmu.

Tujuannya? Jelas, supaya mereka bisa mendapatkan uang. Karena hal-hal seperti itu sangat mungkin untuk diperjual-belikan. Jadi kamu dapat software gratis, sementara si pembajak aplikasi juga dapat data-data diri kamu. Supaya “usaha” mereka untuk membajak aplikasi nggak sia-sia.

Software-software jahat tersebut bisa berpotensi menurunkan performa laptopmu. Karena mereka bisa saja bekerja terus menerus secara tidak wajar.

Pilihan Ada di Tanganmu

Kalaupun kamu merasa semua itu bukanlah masalah, ya terserah kamu. Yang jelas, resiko dunia akhirat kamu tanggung sendiri aja ya 😝.

Iya iya, pasti akan ada yang beralasan bahwa mereka pakai versi bajakan karena software original dianggap terlalu mahal. Dan itu memang benar. Nggak sedikit aplikasi original yang harganya bahkan lebih mahal dari laptop.

Tapi yaa, sekarang-sekarang ini sudah banyak kok aplikasi original “mahal” yang beralih menggunakan sistem langganan. Jadi lebih bisa dijangkau oleh banyak orang. Kalaupun masih terasa mahal, coba saja cari software lain yang lebih murah sebagai alternatif dengan fungsi yang sama. Atau, bisa juga coba freeware alias software yang memang dibuat dan bisa dipakai secara gratis. Walau biasanya, freeware itu punya fitur yang sangat terbatas.

Nah, itulah beberapa kerugian memakai software bajakan yang mesti kamu ketahui. Kalau ada hal yang perlu ditambahkan atau dikoreksi, silakan berkomentar ya! Semoga bermanfaat!

Pandu Dryad
Author at techijau.com | Bukan pecandu selfie, cuma orang gaptek yang tertarik sama gadget. Disebut juga sebagai Mas Bocah | Suka post hasil kamera gadget juga di akun IG @masbocah. Follow aja, gak bayar kok :P