Home News Inilah (Kemungkinan) Penyebab Terbakarnya Galaxy Note7!

Inilah (Kemungkinan) Penyebab Terbakarnya Galaxy Note7!

228
0
SHARE

Inilah (Kemungkinan) Penyebab Terbakarnya Galaxy Note7! – Beberapa waktu lalu sempat dikabarkan bahwa Samsung bakal segera mengumumkan hasil penelitian soal penyebab meledak atau terbakarnya produk andalan mereka yakni Galaxy Note7 pada bulan ini.

Namun sebelum Samsung benar-benar mengumumkannya, ternyata Instrumental, sebuah perusahaan pembuat peralatan engineering ternyata juga telah mencoba mencari tau sendiri penyebab dari terbakarnya perangkat tersebut.

Berdasarkan penjelasan dari Instrumental, penyebab utama dari meledak atau terbakarnya Samsung Galaxy Note7 ternyata bukanlah dari baterai itu sendiri, melainkan ada penyebab lain yang memicu terjadinya hal tersebut. Mereka menyebutkan bahwa desain internal dari Galaxy Note7 dinilai terlalu “agresif”, dimana desain tersebut digunakan untuk mempertahankan agar phablet ini tidak terlalu tebal. Sehingga, ruang yang dimiliki oleh baterai sangatlah sempit.

Penyebab terbakarnya Samsung Galaxy Note7Lalu, apa akibatnya? Baterai yang memiliki lapisan positif dan lapisan negatif yang terpisah akan berpotensi untuk saling kontak satu sama lain akibat tak cukupnya ruang yang diberikan. Dan hal itulah yang menyebabkan munculnya sumber api dari baterai.

Mereka juga menyebutkan bahwa lapisan pemisah antara lapisan positif dan negatif dari baterai tersebut juga terlalu tipis, sehingga potensi untuk saling kontak akan semakin besar, bahkan ketika dalam penggunaan normal sekalipun.

Hal ini kemungkinan merupakan akibat dari Samsung yang terlalu memaksa untuk membekali Galaxy Note7 dengan baterai berkapasitas lebih besar dengan tetap mempertahankan ketebalannya, untuk memastikan bahwa perangkat ini mampu memiliki waktu standby yang lebih lama dibandingkan dengan Galaxy Note5.

Tapi, bagaimana bisa mereka membuat kesalahan se-fatal itu? Menurut mimin, pertama hal itu karena mereka (juga) terlalu memaksa agar Galaxy Note7 lebih cepat di rilis, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk pengujian akan semakin sedikit. Kedua (yang ini berdasarkan pendapat dari pengamat lain) mereka mungkin mencoba untuk “menembus batas” untuk membuat sebuah inovasi yang “lebih baik”, meski ternyata hasilnya justru sebaliknya.

Nah, semoga bisa jadi pembelajaran bagi para vendor gadget lainnya juga yaa. Inovasi memang penting, tapi tak ada yang lebih penting daripada sisi keamanan. Dan semoga kedepannya, mereka bisa lebih memperhatikan soal hal seperti ini 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here