Apa Sih Faktor Yang Menyebabkan Menurunnya Performa Hape Android?

Apa Sih Faktor Yang Menyebabkan Menurunnya Performa Hape Android?

288
2
SHARE

Apa Sih Faktor Yang Menyebabkan Menurunnya Performa Hape Android?“Pan, ini kok hapeku mulai lemot ya? Gimana caranya biar nggak lemot lagi?” tanya seorang teman kepada mimin ketika kami sedang kumpul bareng untuk buka puasa bersama.

Sebenarnya, pertanyaan macam ini adalah pertanyaan klasik yang sering ditanyakan oleh para pengguna smartphone dengan OS Android yang punya spesifikasi kurang mumpuni. Namun terkadang, hape dengan spesifikasi kelas atas pun juga bakal mengalami penurunan performa jika penggunaannya kurang tepat atau berlebihan.

Penyebab performa hape menurunNah di posting kali ini, mimin akan sedikit membahas soal faktor apa aja sih yang sekiranya bakal mempengaruhi penurunan performa bagi sebuah hape Android? Dengan harapan, setelah membaca tulisan ini, kalian bisa menghindari serta mengatasi sendiri gejala lemot pada perangkatmu. Langsung ke TKP aja yuk!

Kenapa Hape Android Mulai Lemot?

Terlalu Banyak Apps Terinstall

Salah satu aktor utama penyebab menurunnya performa dari hape atau tablet Android yang kamu gunakan adalah karena terlalu banyak aplikasi yang tersimpan di hapemu. Kenapa bisa demikian? Nah, kamu bakal tau alasannya setelah kamu baca tulisan ini sampai akhir.

Penyimpanan Internal Mulai Penuh

Ini adalah penyakit umum yang paling cepat menjangkiti hape dengan kapasitas penyimpanan terbatas. Penyimpanan internal yang penuh, bakal bisa menurunkan performa hape kita. Nah, inilah salah satu alasan mengapa aplikasi yang terlalu banyak dapat membuat hape kamu menjadi lemot.

Secara default, hape Android bakal menyimpan atau menempatkan data dari aplikasi yang terinstall pada penyimpanan internal. Jadi, semakin banyak aplikasi yang kamu install, maka penyimpanan internal pun bakal semakin penuh sesak. Akibatnya? Yaa hape jadi lemot! Lalu sebagian orang memilih untuk mengakalinya dengan melakukan root pada hapenya, agar dapat diutak-atik, salah satunya agar dapat memindahkan data apps ke penyimpanan eksternal dengan bantuan aplikasi Link2SD atau semacamnya.

BACA JUGA : Apa Itu Root Pada Android?

Memang, cara ini cukup efektif untuk mencegah agar penyimpanan internal tidak cepat penuh, namun cara ini juga bakal sedikit menurunkan performa hape meskipun nggak parah-parah banget dan nggak bikin lemot-lemot banget. Setidaknya, ini lebih baik daripada lemot akut yang disebabkan karena penyimpanan internal yang penuh.

Kenapa android lemotTak hanya aplikasi, tetapi data dan file cache dari aplikasi yang kita install pun juga dapat membuat penyimpanan jadi penuh sesak. Misalnya nih, aplikasi socmed Facebook yang kamu gunakan itu ukuran app nya adalah 46MB. Lalu kamu pakai app itu selama berbulan-bulan, scroll-scroll layar terus untuk melihat update terbaru. Padalah, semakin banyak postingan yang termuat di layar, semakin besar pula aplikasi Facebook bakal menyimpan data dan cache.

Hal ini nggak cuma berlaku di apps Facebook doang yaa, tapi yang lain juga. Jadi, inilah salah satu penyebab kenapa menginstall banyak apps bisa bikin lemot. Iya, baru salah satu loh, yang lain masih ada lagi. Terus, untuk mengatasinya gimana? Yaa kamu mesti rajin-rajin tuh bersihin file cache kalau penyimpanan di hapemu terbatas. Tapi kalo misalnya hapemu punya penyimpanan gede, yaa nggak perlu sering-sering lah, malah nggak bagus dan bikin boros kuota internet.

BACA JUGA : Cara Menghapus Cache di Android Tanpa Apps

Terlalu Banyak Apps Berjalan

Nah, ini adalah alasan lain kenapa install terlalu banyak apps itu nggak bagus buat hape kamu. Aplikasi yang telah kamu jalankan terkadang akan tetap berjalan di background, terutama untuk aplikasi-aplikasi social media dan chatting. Makanya, jangan heran kalau hape bakal terasa mulai lemot kalau kita install terlalu banyak apps jenis itu.

Aplikasi yang berjalan di background itu bakal membebani RAM, dan jika RAM sudah penuh, maka kinerja prosesor bakal sangat terbebani khususnya ketika kita harus bermultitasking. Maka, “membersihkan RAM” (yang biasanya bakal menutup apps secara paksa) bakal menjadi opsi instan untuk membuat performa kembali membaik, meskipun efeknya hanya akan terasa sementara saja. Tapi untuk hape dengan RAM besar sih sebenarnya nggak perlu sering-sering membersihkan RAM, karena justru bakal bikin boros baterai.

BACA JUGA : Manfaat RAM Besar Pada Hape Android

Yang menyebabkan Android lemotKarena, aplikasi yang “bandel” macam socmed dan chat, biasanya bakal auto-run alias berjalan kembali secara otomatis di background, dimana ketika proses membuka itu berlangsung, prosesor bakal bekerja ekstra dan tentu saja bakal butuh pasokan energi yang lebih yang asalnya dari baterai.

Eits, bukan cuma aplikasi chat dan socmed aja loh yang jadi beban berat bagi RAM, tapi aplikasi-aplikasi lain yang sebenarnya tak berguna terkadang juga bakal membuat keadaan hapemu jadi semakin parah. Aplikasi apa aja sih yang dimaksud? Mimin kasih clue aja deh : Intinya, aplikasi yang menjanjikan bakal memberi performa lebih pada hapemu, dimana sejatinya aplikasi itu sendiri bakal terus berjalan di background untuk me-monitor aplikasi lain, dan itu justru bakal membebani perangkatmu.

BACA JUGA :Perlukah Kita Menggunakan Aplikasi Penghemat Baterai?

Oiya, untuk menghindari apps (selain app jenis socmed dan chat) agar tidak berjalan di background, kamu perlu menutup aplikasi dengan benar. Gunakan tombol menu close / exit ketika ingin menutup aplikasi, atau jika tidak ada, tekan tombol back berkali-kali sampai aplikasi tertutup. Dan hindari untuk menekan tombol home karena tombol tersebut hanya berfungsi untuk me-minimize aplikasi (menyembunyikannya dari layar), namun ia akan tetap berjalan di background untuk urusan multitasking.

Live Wallpaper & Widget

Kadang pengguna bakal pasang wallpaper bergerak alias Live wallpaper supaya tampilan hapenya jadi keren. Kalau specs nya mumpuni sih nggak masalah yaa. Tapi kalau ternyata terbatas? Umm, mending nggak usah deh, daripada jadi lemot!

Live wallpaper bakal membebani RAM dan prosesor, meskipun nggak parah-parah banget, tapi untuk hape dengan keterbatasan pasti bakal merasakan efeknya. Begitupun juga dengan Widget.

Penggunaan microSD

Nah, kita masuk ke faktor terakhir yang punya pengaruh cukup kuat dalam hal penurunan performa. Hemm, kok pakai microSD (penyimpanan eksternal) malah bikin lemot? Bukannya malah membantu supaya penyimpanan internal nggak cepet penuh?

Iya, memang bener sih. Tapi kenyataannya justru memang hape yang menggunakan microSD, performanya nggak akan sebaik hape yang tidak menggunakan microSD. Apalagi, kalau kualitas (khususnya soal kecepatan baca dan tulis) dari penyimpanan eksternal itu ternyata kurang baik, maka efeknya pasti akan sangat terasa.

Hal ini dirasakan sendiri oleh beberapa teman mimin yang mengaku bahwa performa hapenya mendadak menurun setelah ia memasukkan microSD. Dan setelah coba dicopot, performanya pun kembali seperti normal. Aneh, ya? Iya, penjelasannya agak panjang dan mimin belum bisa membeberkannya untuk kalian di posting ini.

Penyebab Android lemotMaka jangan heran kalau ternyata beberapa vendor memutuskan untuk tidak menyertakan slot microSD pada perangkatnya, khususnya untuk perangkat kelas high-end dan flagship karena mereka tidak ingin pengguna mengalami pengalaman yang kurang enak setelah memasang microSD di perangkat, dan kemudian justru malah menyalahkan kualitas atau kemampuan dari perangkat itu sendiri.

Jadi kalau misalnya hape kamu sudah punya kapasitas penyimpanan yang besar, mendingan nggak usah deh pakai microSD segala walau hanya untuk menyimpan hasil foto sekalipun. Percaya deh. Mimin pernah tuh kejadian, beberapa file foto yang otomatis tersimpan di microSD ternyata rusak dan nggak bisa dibuka. Dan hal itu nggak cuma kejadian di satu hape yang sama doang.

BACA JUGA : Apa Saja Yang Mempengaruhi Performa Kecepatan Hape?

Kemudian setelah mimin memutuskan untuk menyimpan foto di penyimpanan internal, nggak ada lagi tuh kejadian seperti itu. Kalaupun perlu backup, mending langsung setor ke laptop aja, pakai aplikasi ShareIt biar transfernya cepet dan praktis. Atau kalau emang terpaksa (karena kamu bisa ambil foto selfie sehari 30 kali), pastikan microSD yang kamu pakai itu berkualitas.

Akhir Kata…

Nah, itulah beberapa hal yang menjadi penyebab utama kenapa performa hape jadi menurun. Intinya, jangan cuma menyalahkan hapenya aja, tapi kita perlu melakukan sedikit perawatan ringan dan perlakuan yang wajar. Apalagi jika ternyata kemampuan hape kita itu terbatas. Silakan jelajahi blog Techijau.com untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. Semoga bermanfaat! 😀

2 COMMENTS

  1. Min mau nanya ne. Aku pake redmi2 prime.. kmaren abis update miui 8 . Tp knp jd panas n agak lemot, pdhal uda di restar n clear chace. Blm lg foto di media wajib auto backup ke Mi cloud. Gmn tu min.
    Sbelume makasi ya min pencerahannya

LEAVE A REPLY