Home News “Google Taimen” Terdeteksi Di GeekBench, Menggunakan Android “O”

“Google Taimen” Terdeteksi Di GeekBench, Menggunakan Android “O”

162
0
SHARE

“Google Taimen” Terdeteksi Di GeekBench, Menggunakan Android “O” – Sekitar sebulan yang lalu, telah diketahui bahwa Google sedang membangun tak hanya dua, tapi tiga perangkat sekaligus yang besar kemungkinan adalah generasi penerus dari Google Pixel series.

Ketiga perangkat tersebut masing-masing memiliki kode nama Muskie yang konon adalah penerus dari Google Pixel, Walleye yang konon adalah penerus dari Pixel XL, dan juga Taimen yang kabarnya akan memiliki ukuran layar yang lebih besar dari kedua perangkat yang disebutkan tadi.

Beberapa pengamat memperkirakan bahwa Google Taimen ini kemungkinan akan memiliki layar jumbo, seperti halnya yang ditemukan pada Motorola Nexus 6 yang merupakan seri Nexus terakhir dari Google.

Namun demikian, tak menutup kemungkinan pula bahwa ia adalah sebuah tablet, meskipun beberapa masih meragukan hal tersebut. Dan baru-baru ini, Google Taimen mulai menampakkan eksistensinya.

Bocoran google taimenDatabase dari GeekBench telah mendeteksi keberadaan perangkat ini, yang artinya, ia sudah masuk tahap pengujian. Dan seperti yang sudah diduga, bahwa perangkat tersebut menggunakan sistem operasi Android terbaru dengan versi O.

BACA JUGA : Urutan Tingkatan Versi Android

Sayangnya, belum banyak data yang diketahui dari bocoran tersebut. Disana hanya nampak bahwa Google Taimen bakal memiliki kapasitas RAM sebesar 4GB, serta menggunakan chipset dari Qualcomm Snapdragon dengan CPU Octa-core yang belum diketahui detail mengenai seri yang digunakannya.

Namun satu hal yang kita tau, bahwa CPU yang digunakannya tersebut memiliki clockspeed 1.9GHz, dimana besar kemungkinan bahwa chipset tersebut bukanlah seri 835. Apakah itu artinya, Google Taimen merupakan perangkat kelas menengah? Bisa jadi. Atau, bisa juga ia merupakan tablet kelas high-end.

Tapi inget loh yaa, beberapa perkiraan diatas belum tentu sepenuhnya benar karena memang belum ada data yang menguatkan.

Dan untuk kita yang di Indonesia, mungkin kita hanya bisa mengharap kehadiran versi OS nya saja, karena hampir bisa dipastikan bahwa perangkat tersebut tidak akan dipasarkan secara resmi di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here