Home Review Review Lengkap ASUS Zenfone Max Pro M1

Review Lengkap ASUS Zenfone Max Pro M1

0

Review Lengkap ASUS Zenfone Max Pro M1 – Agak lama? Ya maap, karena memang harus rebutan dulu untuk dapetin hape ini. Plus, mungkin kalo pembaca setia blog techijau udah tau lah ya, kalo mimin emang agak lama untuk review hape, karena mesti bener-bener di uji pakai untuk keseharian.

Jadi, setelah menggunakan hape ASUS Zenfone Max Pro M1 selama beberapa minggu, disini mimin bakal sedikit berbagi pengalaman selama menggunakan smartphone yang lagi ramai diincar ini. Tentu saja, termasuk dalam tulisan ini adalah poin-poin soal kelebihan dan kekurangan, fitur serta pengalaman lainnya.

Review lengkap ASUS Zenfone Max Pro M1Sementara untuk hasil fotonya, seperti biasa, mimin akan buatkan tulisannya secara terpisah supaya bisa lebih fokus bahasannya serta supaya tulisan ini nggak terlalu panjang banget. Oke, kita mulai dari unboxing nya dulu yaa.

Unboxing

unboxing ASUS Zenfone Max Pro M1 IndonesiaSeperti yang bisa kamu lihat pada gambar diatas, isi dalam dus ASUS Zenfone Max Pro M1 ini antara lain ada unit hape itu sendiri, kartu garansi, kepala charger, kabel usb, serta ada pula softcase yang termasuk dalam paket penjualannya.

Fisik dan Desain

Kalau menurut selera mimin, desain dari hape ini tuh nggak terlalu istimewa. Bukan jelek, cuman biasa aja. Yang menarik, walau ia punya baterai berkapasitas jumbo yaitu 5000 mAh, namun bobot dari hape ini tergolong tak terlalu berat.

Ketebalannya pun mimin rasa masih dalam batas wajar, walaupun memang harus diakui bahwa ia terasa agak sedikit lebih tebal kalau dibandingkan dengan hape dengan baterai berkapasitas “normal”. Dan hal itu bukanlah sebuah sesuatu yang mengganggu kalau menurut mimin.

Hape ini punya bentang layar seluas 5.99 inch. Tapi saat digenggam, ia terasa seperti sebuah hape dengan bentang layar 5.5 inch. Jika disejajarkan pun, dimensi fisiknya nampak tak jauh beda dengan hape 5.5 inch. Hal ini karena ia mengusung layar dengan rasio 18:9, yang mana layarnya menjadi lebih “tumbuh keatas, bukan kesamping”. Yaelah udah macem iklan minuman aja :)))

Sebuah hal yang kurang berkenan di hati mimin adalah body bagian belakangnya, yang ternyata sangat mudah ternoda oleh sidik jari kita. Untunglah ASUS menyertakan softcase dalam paket penjualannya, sehingga kita bisa menutupinya agar terhindar dari noda.

Sementara untuk bagian depannya sendiri mimin rasa juga standar aja, tak terlalu cantik karena masih punya bezel yang cukup tebal (untuk hape yang mengusung FullView Display) dibagian dagu dan jidat.

Pengalaman menggunakan Zenfone Max Pro M1Namun ketika layarnya sedang dalam keadaan mati, bezel tersebut nampak tersamarkan karena panel IPS nya terlihat sangat gelap.

Fitur dan Tampilan

Untuk urusan yang satu ini nampaknya bukanlah sesuatu yang terlalu ditonjolkan bagi Zenfone Max Pro M1. Hal itu karena ia menggunakan UI Pure Android Oreo v8.1. Yang artinya, ia hanya mengusung fitur-fitur dasar Android.

Jujur saja, kalau menurut mimin hal ini membuatnya jadi cukup membosankan dari segi tampilan. Namun di sisi lain, penggunaan UI Pure Android ini membuatnya jadi nyaris tanpa “bloatware”, sehingga akan lebih banyak menyisakan ruang pada penyimpanannya, sebuah hal yang sangat diidam-idamkan oleh mereka yang suka bermain game di hape.

Zenfone Max Pro M1 bagus nggakYaa mungkin memang itu tujuannya, karena memang hape ini lebih ditargetkan untuk para konsumen yang suka bermain game. Meski demikian, dalam beberapa update nya ASUS juga mulai memberikan beberapa fitur tambahan yang menurut mimin cukup berguna seperti misalnya fitur double tap to wake / sleep, serta ada juga pula fitur face unlock.

Fitur Kamera

Sebenarnya kalau dibandingkan dengan hape Android pada umumnya, aplikasi kamera bawaan dari Zenfone Max Pro M1 sudah cukup lengkap. Akan tetapi kalau dibandingkan dengan hape ASUS yang lain, fitur kamera di hape ini tuh terbilang agak sedikit kurang fitur-fiturnya.

Hal ini karena ia tidak menggunakan ZenUI Camera, melainkan menggunakan Snapdragon Camera. UI dari kamera ini terlihat sederhana, dan tak banyak pengaturan yang bisa kita utak atik disini.

Fitur kamera ASUS Zenfone Max Pro M1Beberapa mode foto seperti HDR, landscape, sports, dan beberapa fitur standar lain sudah disematkan disini. Meski begitu, dari sekian banyak mode yang ditawarkan, mimin tak bisa menemukan mode pemotretan panorama.

Awalnya mimin tak menyadari hal tersebut, hingga kemudian salah seorang teman bertanya mengenai fitur tersebut yang disampaikan melalui DM di akun instagram mimin @masbocah.

Kelengkapan menu kamera Zenfone Max Pro M1Kemudian untuk kelengkapan pengaturan dasar untuk kamera dari hape ini juga bisa dibilang standar. Hanya ada beberapa pengaturan seperti ISO, timer, ukuran gambar (megapixel), hingga white balance.

Pengaturan white balance disini sudah disediakan presetnya ya, jadi tak benar-benar bisa kita set secara manual untuk temperatur warnanya. Dan oh, satu hal sepele yang terdapat pada pengaturan kameranya adalah fitur anti banding atau anti flicker yang bisa di set secara otomatis, sebuah selama ini tak bisa ditemukan di ZenUI camera.

Fungsi dari fitur tersebut adalah untuk menyesuaikan kamera dengan lampu disekitar, agar tidak muncul efek cahaya begelombang saat menggunakan kamera di area yang ada lampunya. Kalau di ZenUI camera, kita harus menyesuaikannya secara manual, sehingga terbilang kurang ramah untuk mereka yang kurang paham fotografi.

LIHAT VIDEO : Dasar Fotografi, Fungsi dan Efek dari ISO, Shutter Speed & Aperture

Fitur kamera bokeh Zenfone Max Pro M1Lalu untuk fitur Depth Effect alias Depth of Field mode, atau disebut juga sebagai Bokeh Mode dari kamera ini juga nampak sederhana ketika kita menggunakan versi software awal.

Namun setelah mendapatkan update, kita jadi bisa melakukan settingan yang sedikit lebih beragam yaitu dengan mengatur seberapa pekat efek blur yang ingin kita tambahkan pada foto yang kita tangkap, dengan cara menggeser indikator “aperture” yang ada di sebelah lingkaran biru.

Untuk menggunakan mode ini, kita hanya perlu mengklik icon dua orang di sebelah kiri. Dan saat menggunakannya, pastikan kamu tahan hapenya se-stabil mungkin yaa, sebelum ia selesai mengambil dan memproses gambar. Karena proses mengambil foto dengan mode ini memang membutuhkan waktu beberapa detik.

Performa

Nah kalau untuk urusan yang satu ini, bisa dibilang hape ini adalah salah satu jawara di kelasnya. Karena memang, sisi performa lah yang paling ditonjolkan dan menjadi nilai jual utama dari Zenfone Max Pro M1.

Hal ini sudah bisa dilihat dari sisi spesifikasinya yang mengusung chipset Qualcomm Snapdragon 636 yang merupakan generasi penerus dari Snapdragon 625 dan juga 630. Perangkat yang mimin gunakan ini adalah yang versi termurah dengan RAM 3GB dan penyimpanan 32GB.

BACA JUGA : Hasil Benchmark ASUS Zenfone Max Pro M1

Dan di versi yang ini saja, performanya terasa sangat smooth khususnya ketika digunakan untuk bermain game. Game-game HD seperti PUBG dan juga Real Racing 3 bisa dijalankan dengan sangat baik. Mobile Legend? Lancarrrr!

Namun sayangnya, performa yang bisa dibilang sangat baik untuk hape dengan harga dibawah 3 jutaan ini ternyata harus “ternodai” oleh sebuah bug yang sangat mengganggu ketika melakukan multitouch.

Hal ini sangat mengganggu khususnya ketika digunakan dalam bermain game yang mengharuskan kita untuk melakukan multitouch karena akan mengacaukan kontrol dalam game tersebut. Tapi tenang, masalah ini ternyata terletak di sisi software nya, karena memang bug tersebut adalah bawaan dari Android versi 8.1 yang digunakan oleh hape ini.

Sehingga, kedepannya nanti sangat mungkin bagi hape ini untuk bisa sembuh dari masalah tersebut setelah mendapatkan update perbaikan. Mimin sudah membahas tentang hal ini pada posting sebelumnya.

BACA JUGA : Zenfone Max Pro M1 Milikmu Bermasalah di Multitouch? Ini Penyebabnya!

Saat digunakan untuk multitasking memang hape ini tak mengalami kendala berarti. Ia sanggup menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, dan kita bisa berpindah-pindah dari satu apps ke apps lain tanpa harus me-reload ulang aplikasi tersebut.

Akan tetapi ketika kita membuka aplikasi besar atau berat seperti game, dan kita me-minimize nya dalam waktu yang cukup lama (sekitar 10-15 menitan), terkadang apps tersebut akan di “kill” oleh sistem. Mungkin untuk menghemat daya baterai kali ya?

BACA JUGA : Apa Itu Multitasking?

Tapi tenang, hal itu nggak selalu terjadi di semua aplikasi kok. Mimin sendiri juga doyan melakukan multitasking. Mimin pernah membiarkan satu aplikasi di minimize dan baru mimin buka lagi keesokan harinya. Eh ternyata apps itu masih jalan, jadi gak perlu reload lagi deh 😀

Walau begitu, entah mengapa mimin merasa performa multitasking nya ini tak sebaik perangkat ASUS lain yang menggunakan ZenUI.

Baterai

Entah ini perasaan mimin saja, atau memang ketahanan baterai hape ini ketika standby (menyala, tapi nggak digunakan untuk aktifitas) terasa tidak seawet Zenfone seri “Max” lainnya? Dalam arti begini, kita ambil sedikit perbandingan dari saudara pendahulunya yaitu Zenfone 4 Max Pro.

Kalau misal sedang standby, hape pendahulunya itu terasa amat sangat awet ketika ditinggal atau dibiarkan semalaman. Mimin lupa tepatnya hanya berapa persen baterainya berkurang. Yang jelas, hape itu terasa sangat awet.

Lain halnya dengan Zenfone Max Pro M1 ini. Walaupun ia juga dibekali dengan kapasitas baterai yang sama dengan pendahulunya yaitu 5000 mAh, namun mimin merasa daya tahan baterainya terasa tak terlalu istimewa saat sedang standby. Penurunan persentase baterai saat dibiarkan standby semalaman, terasa lebih banyak kalau dibandingkan dengan Zenfone 4 Max Pro. Walaupun yaa nggak parah banget sih.

Konon katanya, ketahanan baterai yang optimal ketika standby pada pendahulunya itu berkat ZenUI yang digunakan Zenfone 4 Max Pro. Sementara untuk Zenfone Max Pro M1 ini kan memang nggak pakai ZenUI, melainkan UI Android murni seperti yang sudah disebutkan diatas tadi.

Akan Tetapi

Ketika digunakan untuk beraktifitas dan bermain game, Zenfone Max Pro M1 sama sekali tak terasa boros. Bahkan tergolong awet banget. Main game pakai hape ini tuh bisa sampai lupa waktu deh!

Memangnya berapa lama sih ia mampu bertahan saat digunakan bermain game HD seperti PUBG dan atau Real Racing 3? Nih, liat sendiri aja hasil uji nya …

Daya tahan baterai Zenfone Max Pro M1Yak betul, kamu nggak salah liat. Hape ini mampu diajak main PUBG sampai lebih dari 5 jam dalam satu kali charging. Dan perlu kamu perhatikan ya, dalam pengujian itu mimin juga menggunakannya untuk bermain game lain yaitu Real Racing 3 dan juga digunakan untuk membalas chat dan sedikit socmed.

Kekurangan Pada Zenfone Max Pro M1

Selain soal multitouch, salah satu kekurangan lain dari hape ini adalah kecepatan dalam membaca sidik jari terasa agak lemot. Tapi kembali lagi, ASUS telah memperbaiki kelemahannya ini setelah update software, sehingga saat ini sudah terasa lebih baik.

Kekurangan lain yang mimin temukan dari hape ini adalah mungkin dari sisi kamera selfie nya yang terkesan biasa aja, nggak terlalu istimewa, dan mungkin para pecinta selfie bakal kurang suka karena kamera depannya ini bukan tergolong “kamera jahat” yang bakal menambah tingkat kegantengan atau kecantikanmu saat berfoto selfie.

Yaa wajar sih, karena memang hape ini lebih mengunggulkan urusan performa, dan bukan hape spesialis selfie. Selain kedua hal tadi, rasanya nggak ada kekurangan lain yang berarti di hape ini.

Oiya untuk kamera belakangnya sendiri, bisa dibilang standar ya. Nggak bagus, tapi juga nggak jelek. Jadi nggak masuk kedalam kategori kekurangan.

Kesimpulan

Walaupun memang punya performa yang menjanjikan, sayangnya performa tersebut belum dapat kita nikmati secara optimal khususnya untuk bermain game karena masalah multitouch yang menjadi “penyakit” bawaan dari Android versi 8.1 yang digunakannya.

Sehingga, kita harus menunggu sampai update perbaikan tiba untuk hape ini. Meski begitu, tetap saja, hape ini masih menyimpan kelebihan lain yang bisa dinikmati oleh mereka yang tidak perlu menginstal game di hape.

Daya tahan baterainya yang awet bahkan ketika terus aktif digunakan, sangat cocok untuk kegiatan outdoor karena kita tak perlu khawatir akan cepat kehabisan baterai. Apalagi baterai jumbonya itu dapat diisi dengan cepat (untuk hape dengan kapasitas baterai 5000 mAh).

Apalagi ia sudah didukung dengan slot dual SIM tanpa harus mengorbankan microSD. Sehingga kita tetap bisa menggunakan 2 provider berbeda untuk mendapatkan jaringan terbaik agar dapat tetap terhubung, sekaligus juga dapat menyimpan banyak file-file termasuk foto, video, atau file lainnya di microSD.

Untuk digunakan berfoto pun masih terbilang oke, meski harus diakui bahwa ia bukanlah pilihan terbaik untuk urusan tersebut. Hasil fotonya, menyusul yaa 🙂 Kamu juga bisa simak video berikut jika ingin tau lebih lanjut mengenai hape ini khususnya secara fisik.

Oke, itulah review ASUS Zenfone Max Pro M1 berdasarkan pengalaman menggunakannya selama beberapa minggu. Silakan jelajahi blog techijau.com ini untuk mendapatkan info menarik lainnya. Semoga bermanfaat! 😀

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here