Beranda Perbandingan Gadget Membandingkan PC AiO vs PC Desktop Dari Segi Fitur & Performa

Membandingkan PC AiO vs PC Desktop Dari Segi Fitur & Performa

0

Membandingkan PC AiO vs PC Desktop Dari Segi Fitur & Performa – Saat ingin membeli sebuah komputer untuk kebutuhan di rumah, kantor, ataupun toko, biasanya kita akan dihadapkan pada dua pilihan. Yaitu apakah harus membeli PC desktop, atau PC AiO?

Supaya tidak bingung, di kesempatan ini saya akan membahas tentang perbandingan antara PC desktop dengan PC AiO dari berbagai aspek. Yang mungkin bisa berguna bagi kamu agar bisa membuat keputusan dalam memilih salah satunya. Kita mulai untuk membandingkan dari segi fisik dan fitur terlebih dahulu.

Perbedaan PC Desktop Dengan PC AiO

PC AiO adalah singkatan dari Personal Computer All-in-One. Kadang juga disebut sebagai AiO PC (All-in-One Personal Computer). Penamaan tersebut berkaitan dengan konsep desain yang digunakan oleh PC yang satu ini.

Sama seperti namanya, PC All in One didesain agar sebagian besar komponen bisa dijadikan satu dengan bagian panel layar. Sehingga, ia akan terlihat seolah-olah seperti sebuah layar yang mampu beroperasi secara mandiri sebagai komputer. Tanpa harus terhubung dengan perangkat lain lagi. Hanya bagian keyboard dan mouse saja yang terpisah dari layarnya.

Bedanya PC desktop vs PC AiO
Gambar hanya ilustrasi

Konsep desain ini membuat PC AiO jauh lebih ringkas dan simple dibanding dengan PC desktop. Sehingga, ia akan cocok untuk ditempatkan pada area yang tidak memiliki banyak ruang kosong. Beberapa tipe PC AiO terkadang juga dilengkapi dengan fitur touchscreen alias layar sentuh. Untuk memudahkan dalam pengoperasiannya.

Desain dari PC AiO jelas berbeda dengan PC desktop yang memiliki beberapa bagian terpisah. Layarnya sendiri, keyboard dan mouse sendiri, hingga tower PC juga sendiri.

Pada PC desktop, tower PC inilah yang menjadi tempat berkumpulnya berbagai komponen yang berkaitan dengan unit processing. Sementara pada PC AiO, semua komponen yang seharusnya ditempatkan pada casing tower PC, akan dijejalkan menjadi satu bersama dengan bagian layar.

Praktis vs Kebebasan Kustomisasi

Selain ringkas, kelebihan lain dari sebuah PC AiO adalah dari sisi kepraktisannya. Mirip seperti membeli sebuah laptop, kita tinggal memilih tipe dengan spesifikasi mana yang kita mau, lalu bisa langsung kita pakai setelah melakukan pembelian. Sangat simple dan praktis.

Sedangkan untuk PC desktop, biasanya kita harus membeli komponen yang dibutuhkan secara terpisah, kemudian kita rakit sendiri menjadi sebuah PC desktop yang utuh. Inilah cikal bakal munculnya istilah rakit PC.

Namun dibalik kerumitan dalam merakit PC, PC desktop menawarkan kebebasan dalam hal kustomisasi. Kita bisa dengan bebas menentukan sendiri komponen apa saja yang ingin dipakai, untuk disesuaikan dengan preferensi dan budget.

Misalnya jika ingin fokus pada performa, maka kita dapat memprioritaskan budget untuk membeli CPU dan GPU dengan spek tinggi, lalu komponen lain akan menyesuaikan. Atau jika ingin memprioritaskan kualitas serta daya tahan (agar awet), maka kita dapat memilih motherboard dan juga power supply dari merk ternama, lalu komponen lain akan menyesuaikan.

Selain itu, PC desktop juga memberikan kebebasan dalam urusan upgrade dan atau ganti komponen. Misalnya jika pada awalnya PC desktop rakitan tersebut hanya menggunakan GPU kelas bawah, maka nanti kita bisa menggantinya dengan spek yang lebih tinggi jika sudah memiliki budget yang cukup.

Atau jika awalnya PC desktop rakitan tersebut hanya menggunakan motherboard abal-abal, maka kita bisa menggantinya dengan produk motherboard dari brand ternama agar lebih aman dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Jika tidak mau ribet, sebenarnya saat ini kita dapat dengan leluasa untuk membeli PC desktop tanpa harus memiliki pengetahuan tentang merakit PC. Karena sudah banyak sekali pedagang atau toko komputer yang menawarkan PC rakitan yang sudah jadi dan siap untuk dibeli secara utuh.

Walau demikian, kita mesti ekstra waspada. Karena biasanya akan selalu ada pedagang yang mengorbankan komponen penting hanya demi bisa membangun sebuah PC dengan spek performa tinggi, namun bisa tetap murah.

Malahan, ada juga pedagang yang sering mengecoh dengan membangun PC dengan spek tinggi, tapi yang digunakan itu adalah prosesor yang sudah sangat ketinggalan jaman. Jadi speknya memang tinggi, tapi untuk standar 12 tahun yang lalu.

Sebagai alternatif, terdapat juga PC desktop built up, alias PC desktop yang sudah dirakit langsung dari pabrik milik brand pembuatnya. Seperti yang sudah pernah saya bahas pada tulisan tentang rekomendasi PC desktop terbaik.

Tenang saja, walaupun sudah dirakit dari pabrik, biasanya opsi untuk melakukan upgrade CPU, GPU, RAM, dan storage, tetap bisa kita nikmati.

Bagaimana dengan PC AiO? Sejauh yang saya ketahui, PC AiO hanya bisa diupgrade dari sisi RAM dan storage saja.

Perbandingan Performa

Dari sisi performa, PC desktop jauh lebih unggul daripada PC AiO. Hal ini disebabkan karena PC desktop menggunakan prosesor (baik CPU maupun GPU) yang memang didesain untuk PC desktop. Yang mana, prosesor tersebut punya performa yang tinggi.

Sedangkan PC AiO, biasanya mereka menggunakan prosesor yang digunakan pada perangkat laptop. Memang sih, ada beberapa tipe PC AiO yang menggunakan CPU standar desktop. Akan tetapi, CPU standar desktop yang digunakan oleh PC AiO merupakan versi yang lebih kalem dari sisi performa.

Hal ini disebabkan karena sedikitnya ruang kosong pada PC AiO, membuat sirkulasi udara menjadi kurang optimal. Padahal, sirkulasi udara yang lancar sangatlah penting agar panas yang dihasilkan oleh prosesor dapat dibuang keluar dengan lebih baik.

Maka, demi mencegah terjadinya overheat yang salah satu dampaknya adalah bisa merusak berbagai hardware yang ada, maka dipakailah prosesor yang lebih kalem agar tidak menghasilkan panas terlalu tinggi. Hal ini mirip seperti apa yang sudah pernah saya sampaikan pada tulisan tentang keunggulan PC desktop dibandingkan dengan laptop.

Jadi, Mending PC Desktop Atau PC AiO?

Secara garis besar, PC desktop terlihat lebih unggul dan lebih worth it untuk dimiliki daripada PC AiO. Namun bukan berarti PC AiO tidak layak dibeli. Karena ada beberapa skenario yang bisa dijadikan pertimbangan untuk memilih PC AiO.

Jika kamu menginginkan kebebasan dalam mengelola budget, maka PC desktop adalah pilihan yang sangat menarik. Apalagi jika kamu menginginkan komputer berperforma tinggi dengan harga yang relatif lebih murah.

Kebebasan dalam urusan upgrade dan ganti komponen juga sangat cocok bagi kamu yang ingin melakukan upgrade secara bertahap di kemudian hari.

Namun jika kamu ingin sebuah komputer yang bisa ditempatkan pada area yang minim ruang kosong, atau ingin agar dekorasi terlihat lebih simpel, maka PC AiO sangat layak untuk dijadikan sebagai pilihan.

Apalagi jika komputer tersebut ditujukan untuk mengisi tempat kerja. Entah itu toko, ataupun kantor kecil. Konsumsi daya yang jauh lebih sedikit, menambah sisi ekonomis dari PC AiO dalam urusan kegiatan operasional.

Toh performa dari PC AiO masih sangat oke untuk kebutuhan dasar komputer. Dan tentu tidak semua orang akan butuh performa yang tinggi, bukan? Jadi, silakan disesuaikan dengan kebutuhan. Apakah mau pilih PC desktop atau PC AiO.

Artikel sebelumnyaTak Perlu Pusing, PC Desktop Ini Bisa Langsung Dipakai Tanpa Repot Merakit!
Artikel selanjutnyaPembuatan Konten DIY: Mengenal Fitur AI Image Resizer di CapCut
Admin Techijau.com | Kurang pandai mainan socmed, khususnya IG

BERIKAN KOMENTARMU

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini