Apa Penyebab Baterai Handphone Kembung?

Apa Penyebab Baterai Handphone Kembung?

18909
0
SHARE

Apa Penyebab Baterai Handphone Kembung? – Umumnya baterai pada handphone atau smartphone jika telah lama digunakan akan mengalami masalah seperti cepat habisnya daya baterai atau baterai menjadi kembung. Baterai yang kembung ini merupakan pertanda bahwa komponen tersebut sudah mulai rusak dan sering kali mengganggu pengguna karena ketika akan menutup back case (casing belakang) pada handphone atau smartphone akan terasa sesak sehingga agak sulit untuk memasangnya.

Baterai KembungBeberapa dari kamu mungkin juga pernah mengalaminya dan bertanya kira-kira apa penyebab dari baterai yang kembung ini? Banyak faktor yang bisa menjadi penyebab utama baterai menjadi kembung, umumnya adalah karena kesalahan pengguna dan yang pasti bukan karena masuk angin. Nah pada posting kategori tips dan trik kali ini mimin akan membahas sedikit tentang apa saja yang menyebabkan baterai kembung pada gadget serta tips merawat baterai agar baterai tidak cepat kembung. Yuk langsung saja kita ke TKP 😀

Faktor kesalahan pengguna

1. Faktor kesalahan pengguna adalah yang paling banyak ditemui sebagai penyebab utama rusaknya baterai (kembung). Pada umumnya, jenis baterai yang digunakan pada handphone dan smartphone saat ini adalah jenis Li-Ion dan Li-Po, dan cara merawat kedua jenis baterai ini pun sedikit berbeda, dimana ada sedikit detail-detail kecil yang harus kamu perhatikan agar baterai pada perangkatmu bisa bertahan lebih lama.

  • Tips : Ketahuilah jenis baterai apa yang digunakan di smartphone atau gadget milikmu. Biasanya jenis baterai akan tertera di bagian baterai yang menghadap keluar pada gadget. Lalu kamu bisa melihat kelebihan dan kekurangan baterai tersebut di halaman perbedaan jenis baterai sehingga kamu bisa menyimpulkan sendiri bagaimana cara menggunakannya secara benar.

2. Menggunakan handphone secara berlebihan. Penggunaan yang berlebihan pada gadget seperti terlalu lama menelpon, digunakan untuk bermain game terlalu lama dan lain sebagainya akan menyebabkan suhu baterai dan gadget meningkat karena harus bekerja ekstra. Hal ini turut menjadi penyebab utama berkurangnya umur penggunaan baterai. Apalagi jika kamu terlalu memaksakan perangkatmu untuk bekerja melebihi kemampuan yang dimilikinya (berdasarkan spesifikasi yang ada), hal itu akan membuat gadget menjadi overheat dan akan mempercepat rusaknya baterai.

  • Tips : Gunakanlah smartphone atau gadget sewajarnya, karena pada dasarnya handphone dirancang sebagai alat komunikasi, bukan untuk bermain game. Perhatikan juga spesifikasi yang dimiliki dan jangan terlalu memaksanya untuk melakukan hal yang melebihi batas kemampuannya. Selain hal di atas, masih ada beberapa hal lain yang menyebabkan meningkatnya suhu baterai yang bisa kamu baca di halaman penyebab hape cepat panas.

3. Penggunaan charger yang tidak sesuai. Menggunakan charger dari perangkat lain (bukan charger bawaan) di saat darurat mungkin tidak akan menjadi masalah. Namun jika digunakan dalam jangka panjang akan dapat menyebabkan kerusakan pada baterai karena output dari charger yang bersangkutan seperti tegangan dan arus tentu akan berbeda dengan charger bawaan. Apalagi jika kamu menggunakan charger abal-abal, itu akan berpotensi lebih besar untuk merusak baterai dengan cepat karena sistem keamanan yang dimilikinya masih diragukan.

  • Tips : Gunakanlah charger bawaan yang disediakan dalam paket pembelian (jika membeli gadget dalam keadaan baru) sempatkan membawa charger kemanapun kamu pergi terutama saat akan melakukan perjalanan jauh. Dan jika terpaksa mengganti charger, belilah yang asli alias original, bukan abal-abal / KW karena dapat berpotensi membahayakan gadget dan menimbulkan panas pada baterai.

4. Penggunaan powerbank abal-abal. Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini powerbank sudah menjadi salah satu aksesori yang wajib dibawa oleh setiap pengguna smartphone untuk menambah waktu standby dari perangkat ketika baterai mulai melemah. Namun penggunaan powerbank khususnya dengan merk abal-abal akan dapat menyebabkan kerusakan baterai karena minimnya sistem keamanan yang digunakan. Gejala yang biasa ditimbulkan adalah perangkat akan terasa terlalu panas ketika menggunakan powerbank tersebut.

  • Tips : Hindari pemakaian powerbank terlalu sering karena output yang dikeluarkan oleh powerbank tersebut tentu berbeda dengan charger bawaan. Jika terpaksa, gunakanlah powerbank dari merk-merk ternama seperti Xiaomi atau ASUS ZenPower. Namun perlu diperhatikan pula bahwa saat ini banyak sekali beredar powerbank “palsu” yang menggunakan merk ternama termasuk merk Samsung dan ASUS yang sebenarnya merupakan powerbank abal-abal. Silahkan kunjungi website dari merk yang kamu percaya untuk melihat detail (bentuk, desain, dll) dari powerbank yang dijualnya agar kamu tidak membeli barang tiruan.

BACA JUGA : Review ASUS ZenPower

  • Jika ternyata tidak ada, maka kemungkinan mereka memang tidak membuat powerbank. Namun jika memungkinkan mimin tetap lebih menyarankan untuk menggunakan charger bawaan untuk melakukan charging.

5. Memaksakan jadwal charging yang tidak beraturan. Biasanya dengan alasan terburu-buru, pengguna akan menghentikan charging meskipun baterai belum penuh agar bisa dibawa pergi. Tidak jarang pula pengguna memaksa untuk mengisi ulang baterai saat baterai belum habis dengan alasan agar nanti saat dibawa pergi, baterai akan terisi penuh. Hal ini bisa berdampak buruk pada kesehatan baterai gadget milikmu, dan mengurangi usia baterai.

  • Tips : Jangan mengisi ulang baterai sebelum gadget menunjukkan indikator Low Battery, dan jangan cabut charger dari gadget milikmu sebelum baterai benar-benar penuh. Dan selalu ingat untuk segera mencabut charger setelah baterai penuh, terutama untuk jenis baterai Li-Ion.

Faktor usia baterai

Usia pada baterai itu sendiri juga berpengaruh pada rusaknya baterai (kembung). Namun ukuran usia baterai sendiri berbeda menurut jenis baterai itu sendiri seperti yang mimin jelaskan di atas.

Faktor kualitas baterai

Jika kamu berniat mengganti baterai yang digunakan pada gadget milikmu, sebaiknya gunakanlah baterai original karena akan menjamin kualitas dari baterai itu sendiri. Karena kualitas dari baterai juga dapat mempengaruhi kinerja dan umur baterai. Hal ini juga merupakan salah satu faktor penting demi menjaga “keselamatan” gadget mu sendiri. Penggunaan baterai abal-abal berpotensi merusak gadget karena sistem keamanan serta kualitasnya masih diragukan. Kerusakan paling parah yang mungkin bisa terjadi adalah perangkat akan hangus (terbakar karena overheat) karena berbagai penyebab.

Nah itulah beberapa penyebab baterai kembung serta cara pencegahannya yang bisa mimin bagikan kepada kamu. Intinya, dengan perawatan yang baik dan benar maka baterai dan perangkatmu akan memiliki umur yang lebih panjang. Silahkan jelajahi blog Techijau.com untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. Semoga bermanfaat 😀

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY