Smartphone dan Laptop Entry Level: Maksudnya Apa Sih?

Smartphone dan Laptop Entry Level: Maksudnya Apa Sih? – Seperti yang kita tau, saat ini ada banyak sekali produk-produk hp (smartphone) dan juga laptop yang membanjiri pasar Indonesia. Dan tentu saja dengan harga yang juga sangat beragam. Mulai dari yang harganya murah, hingga yang harganya dianggap tidak masuk akal. Tinggal bagaimana kita memilih produk yang tepat, sesuai dengan kebutuhan dan juga kemampuan.

Produk-produk tersebut biasanya akan dikategorikan menjadi kelas-kelas yang biasanya dipisahkan berdasarkan harga dan atau fitur yang dimiliki oleh masing-masing produk. Mulai dari kelas entry level, mainstream, hingga kelas flagship. Nah di tulisan kali ini, saya akan khusus membahas tentang apa itu entry level. Yang biasa disebutkan dalam pengkategorian produk. Baik itu smartphone (hp), ataupun laptop.

Apa Itu Entry Level Product?

Sederhananya, produk entry level adalah produk yang berada di level terbawah dari semua jajaran produk. Atau dengan kata lain, ia merupakan produk paling murah dari sebuah brand. Yang dijual di pasaran pada rentang tahun tertentu. Kita ambil contoh brand Samsung yang baru-baru ini meluncurkan beberapa produk smartphone terbarunya.

Dari sekian banyak produk yang dihadirkan, yang diposisikan sebagai hp entry level adalah Samsung Galaxy A02, untuk tahun 2021 ini. Karena ia merupakan produk yang dibanderol dengan harga yang paling murah, sekaligus dengan fitur yang paling sedikit.

Namun, jika di tahun 2021 ini mereka akan mengeluarkan produk smartphone lagi yang bahkan lebih murah dengan fitur yang lebih terbatas, maka smartphone baru tersebut juga akan menemani Galaxy A02 sebagai smartphone kelas entry level.

Memang, tidak ada patokan yang jelas untuk pengkategorian produk-produk yang saya sebutkan tadi. Tapi yang pasti, produk entry level adalah produk yang hanya mengusung fitur-fitur dasar dengan kemampuan yang terbatas.

Hal ini tidak hanya berlaku pada smartphone saja, tetapi juga laptop, ataupun produk lainnya seperti misalnya kamera. Yang mana produk entry level biasanya akan ditujukan untuk para pemula, alias bagi mereka yang belum membutuhkan fitur dan performa ekstra.

Logikanya adalah, kalau kita masih pemula ataupun awam, hampir pasti kita tidak akan sanggup untuk memanfaatkan fitur-fitur ekstra dengan maksimal, kan? Jadinya kalau kita langsung beli produk yang mahal dengan potensi melimpah, rasanya akan mubazir. Apalagi perbedaan harganya pun juga bisa terlampau jauh.

BACA JUGA : Bedanya Laptop Murah vs Laptop Mahal

Selain itu, para pengguna yang masih pemula biasanya akan merasa enggan untuk mengeluarkan dana yang terlalu besar untuk membeli sebuah produk yang belum ia kuasai betul. Atau sebuah produk yang.. Ia sendiri belum tau bagaimana untuk mengoptimalkan pemanfaatannya.Ibaratnya tuh yaa semacem rugi aja. Udah keluar duit banyak buat beli hp kelas flagship, eh ternyata cuma dipake buat main WhatsApp doang. Atau misalnya beli laptop gaming sampai 60 jutaan, eh ternyata cuma dipake buat ngetik di Ms.Word.

Akan Tetapi ..

Bukan berarti produk entry level itu akan cocok untuk semua pemula yaa. Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah produk entry level, khususnya produk laptop, cari tau dulu kebutuhan dari mereka yang akan menggunakannya. Apakah nantinya akan digunakan untuk hal-hal yang berat, atau cuma yang ringan-ringan saja?

Karena kita tidak bisa berharap banyak pada produk laptop kelas entry level. Yang notabene memiliki kemampuan amat terbatas. Buat multitasking saja terkadang bakal terasa ngelag. Kalau ternyata nanti kebutuhannya akan berat, yang ada malah laptopnya nggak bisa dipakai sama sekali karena tidak kuat. Dan akhirnya, jadi buang-buang duit karena harus beli baru lagi 🙁

BACA JUGA : Memilih Laptop Yang Cocok Untuk Pekerja Kantoran

Sedangkan kalau untuk smartphone sih, rasa-rasanya yang entry level sekalipun sudah bisa diajak untuk melakukan cukup banyak hal. Yang membedakan dengan produk di kelas yang lebih tinggi biasanya adalah dari segi kenyamanan saat pemakaian, kualitas hardware, serta kecepatan dalam menjalankan berbagai aplikasi.

By the way, jika kamu berencana untuk membeli laptop dan belum bisa menggunakannya, silakan baca tulisan tentang cara menggunakan laptop. Agar nantinya kamu bisa menggunakan laptop tanpa canggung.

Pandu Dryad
Author at techijau.com | Bukan pecandu selfie, cuma orang gaptek yang tertarik sama gadget. Disebut juga sebagai Mas Bocah | Suka post hasil kamera gadget juga di akun IG @masbocah. Follow aja, gak bayar kok :P