Apakah Jaringan 5G Sudah Ada Di Indonesia?

Apakah Jaringan 5G Sudah Ada Di Indonesia? –  Saat ini sudah banyak smartphone baru dengan kemampuan konektivitas 5G yang masuk ke Indonesia. Mulai dari smartphone flagship, hingga smartphone kelas menengah ke bawah. Sebagian orang pun langsung membulatkan niatnya untuk segera memiliki smartphone berkemampuan 5G. Namun sebagian lain masih meragu dan berpikir, apa perlu beli hp 5G? Mengingat di Indonesia sendiri, kabar tentang dukungan operator seluler terhadap konektivitas 5G masih simpang siur.

Sehingga keraguan-keraguan pun jelas akan bermunculan. Kalaupun kita beli hp 5G, apakah sinyal 5G sudah ada dan bisa diterima oleh si smartphone? Lalu operator mana saja yang sudah bisa 5G?

Apakah Jaringan 5G Sudah Ada di Indonesia?

Sampai tulisan ini dipublikasikan, yaitu pada tanggal 27 April 2021, belum ada satupun operator seluler di Indonesia yang sudah punya jaringan 5G. Atau dengan kata lain, 5G belum ada di Indonesia. Akan tetapi, pemerintah Indonesia sudah menggelar lelang pita frekuensi 2.3GHz yang rencananya akan digunakan untuk dapat menghadirkan layanan 5G.

Dan pemenang dari lelang di spektrum tersebut adalah Telkomsel dan juga Smartfren. Walau demikian, kepastian soal kapan 5G akan masuk Indonesia masih belum menunjukkan kejelasan. Tapi tenang. Penerapan dari teknologi 5G sudah masuk dalam rencana Kominfo yang tertuang pada peraturan Mentri Kominfo nomor 02 tahun 2021. Yang kurang lebih isinya adalah:

Pemerintah akan melakukan fasilitasi dan pendampingan penggelaran infrastruktur dan jaringan 5G di 6 Ibukota Provinsi di Pulau Jawa, 5 Destinasi Wisata Super Prioritas, Ibu Kota Negara, dan 1 Industri Manufaktur pada tahap awal implementasi 5G.

Perlu diketahui bahwa Ibu Kota Negara yang dimaksud di sini adalah Ibu Kota baru. Dan lokasi-lokasi inilah yang nantinya akan menjadi yang pertama merasakan teknologi 5G. Termasuk diantaranya adalah Jakarta, Serang (Banten), Bandung, Semarang, Surabaya, dan juga Yogyakarta.

Lalu untuk 5 destinasi wisata super prioritas yang dimaksud di sini adalah Labuan Bajo (Manggarai Barat, NTT), Mandalika (Lombok), Danau Toba (Sumatera Utara), Likupang (Sulawesi Utara), dan juga Borobudur (Magelang, Jawa Tengah). Sedangkan untuk wilayah lain yang tidak disebutkan, sepertinya harus bersabar untuk menunggu lagi. Diperkirakan, jangkauan jaringan 5G di wilayah-wilayah tersebut akan bisa terealisasi pada sekitar tahun 2023 hingga 2024.

Disebutkan juga bahwa pemilihan lokasi-lokasi yang disebutkan tadi adalah karena lokasi tersebut dianggap memiliki feasible yang baik dari sisi potensi pasar, maupun dukungan infrastruktur. President Director Smartfren, Merza Fachys, sempat melontarkan penyataan di salah satu media bahwa:

“Smartfren sendiri secara teknologi sudah siap untuk menggelar 5G kapanpun pada saat yang tepat. Jadi, Smartfren siap menggelar layanan 5G kapanpun, kalau memang saatnya 5G sudah dimulai.”

Nah dari sini mungkin sebagian dari kamu sudah bisa memutuskan apakah perlu untuk membeli hp 5G atau tidak. Dan kalau saran saya pribadi, bagi kita yang berada di luar wilayah prioritas yang disebutkan tadi, sepertinya tidak perlu-perlu amat untuk membeli hp dengan teknologi 5G.

Dan bukan masalah rasanya jika kita tertarik pada hp yang belum punya teknologi 5G. Toh umumnya, orang akan berganti hp setiap 2 sampai 4 tahun sekali. Jadi, mungkin kita baru akan perlu membeli hp 5G setelah saatnya nanti.

Kalau sekarang sih, kita fokus saja untuk memilih paket internet yang tepat untuk kita. Kamu bisa membaca tulisan saya tentang keuntungan dan kerugian membeli paket internet unlimited vs kuota, dan atau pencarian operator seluler terbaik untuk game online. Semoga bermanfaat 🙂

Pandu Dryad
Author at techijau.com | Bukan pecandu selfie, cuma orang gaptek yang tertarik sama gadget. Disebut juga sebagai Mas Bocah | Suka post hasil kamera gadget juga di akun IG @masbocah. Follow aja, gak bayar kok :P