Home Pengetahuan Dasar Apa Sih Bedanya Garansi Resmi Dengan Garansi Distributor? Untung Ruginya Apa?

Apa Sih Bedanya Garansi Resmi Dengan Garansi Distributor? Untung Ruginya Apa?

153543
235
SHARE

Apa Sih Bedanya Garansi Resmi Dengan Garansi Distributor? Untung Ruginya Apa? – Beberapa waktu lalu beberapa teman pembaca pernah menanyakan soal perbedaan garansi (distributor atau resmi) dari suatu produk kepada mimin. Awal kebingungan ini bermula ketika mimin membahas soal Asus Zenfone 2 tipe apa saja yang masuk ke Indonesia.

Disana mimin mengungkapkan bahwa perangkat Zenfone 2 yang masuk ke Indonesia melalui disrtibutor resmi (dan akan mendapatkan garansi resmi) adalah tipe ZE550ML dan ZE551ML. Sedangkan perangkat tipe ZE500CL masuk ke Indonesia melalui distributor yang tidak resmi dan hanya akan mendapatkan garansi distributor saja.

Apa bedanya garansi distributor dengan garansi resmiTernyata tidak sedikit dari teman pembaca yang mengira bahwa perangkat yang hanya mendapatkan garansi distributor adalah barang tiruan atau replika. Padahal, itu sama sekali tidak benar. Nah untuk itu, pada posting kali ini mimin akan mencoba menjelaskan sedikit tentang hal ini agar kamu para pembaca tidak lagi kebingungan soal perbedaan garansi yang memang cukup membuat pusing ini.

Garansi Distributor Resmi & Garansi Resmi

Suatu produk umumnya akan masuk ke suatu negara untuk dipasarkan melalui distributor yang ditunjuk oleh vendor pembuat produk tersebut. Contohnya :

Produk Z2 yang diproduksi oleh vendor X akan masuk ke pasar Indonesia. Vendor X menunjuk 3 distributor yang berhak mendatangkan produk Z2 ke Indonesia secara resmi (untuk dijual) yakni distributor A, B, dan C. Artinya, distributor A, B, dan C adalah distributor resmi yang diakui oleh vendor X.

Biasanya satu produk yang masuk secara resmi akan mendapatkan cover garansi resmi dari vendor yang bersangkutan. Misal kamu membeli produk Z2 yang didatangkan oleh distributor B (salah satu distributor resmi), maka biasanya kamu akan mendapatkan GARANSI DISTRIBUTOR B.

Jika ternyata terdapat kelainan atau kerusakan selama masa garansi, maka kamu bisa melakukan klaim garansi pada service center distributor B. Dan karena distributor B merupakan salah satu distributor resmi yang ditunjuk oleh vendor X, maka biasanya kamu juga bisa untuk melakukan klaim garansi di service center resmi vendor X.

Garansi distributor resmiTerkadang beberapa vendor akan menjual produknya secara langsung kepada konsumen dan dalam kasus ini biasanya garansi yang diberikan adalah garansi resmi dari vendor yang bersangkutan. Nah keuntungan dari membeli produk dengan garansi dari distributor resmi adalah kita sebagai pengguna akan lebih leluasa untuk memilih dimana kita akan melakukan klaim garansi.

Misalnya jika pada area tempat kita tinggal tidak terdapat jaringan service center dari sang distributor maka kita bisa membawanya ke jaringan service center resmi dari vendor yang bersangkutan, begitu pula sebaliknya, seperti gambaran sederhana yang sudah mimin cantumkan diatas.

Garansi Distributor (Tidak Resmi)

Barang yang didatangkan oleh distributor tidak resmi bukan berarti barang palsu, replika, ataupun rekondisi. Ingat, disana ada kata “bukan berarti” yaa, yang dengan kata lain kemungkinan itu masih ada. Barang tersebut dimasukkan oleh distributor tertentu tanpa ada kerjasama dengan perwakilan vendor yang ada di Indonesia, sehingga barang yang dimasukkan oleh distributor tak resmi itu tidak mendapatkan cover garansi dari service center resmi dari vendor.

Misalnya jika kamu membeli produk Z2 yang didatangkan oleh distributor E (distributor tidak resmi), maka kamu akan mendapatkan GARANSI DISTRIBUTOR E. Jika ternyata terjadi kerusakan atau kelainan pada perangkatmu, maka kamu bisa melakukan klaim garansi pada jaringan service center yang dimiliki oleh distributor E. Namun, jika kamu ingin melakukan klaim di service center resmi vendor X, maka klaim tersebut tidak akan diterima dan kamu akan dikenakan biaya normal sesuai dengan kerusakan yang terjadi.

Garansi distributor tidak resmiTapi terkadang, service center resmi dari beberapa vendor gadget bahkan tidak mau menerima sama sekali produk yang ternyata didatangkan oleh distributor tidak resmi, bahkan jika kita bersedia membayarnya. Hal ini tentu akan sangat merugikan bagi konsumen, tapi ini baru kerugian yang pertama loh. Masih ada lagi kerugian-kerugian lainnya.

Lalu bagaimana soal kualitas barang? Seharusnya kualitas yang dimiliki dari masing-masing distributor, baik yang resmi maupun tidak resmi adalah sama karena sama-sama didatangkan dari vendor yang juga sama. Namun produk yang didatangkan oleh distributor tidak resmi biasanya bukanlah merupakan produk yang ditujukan untuk pasar Indonesia.

Misalnya produk yang dipasarkan di Indonesia secara resmi adalah produk Z2 class 1, 2 dan 3. Sedangkan distributor tidak resmi mendatangkan produk Z2 class 2, 3, 4, dan 5 dimana tiap “class” ini memiliki spesifikasi yang berbeda. Kerugiannya adalah jika kamu membeli produk Z2 clas 4 atau 5 yang sebenarnya tidak ditujukan di pasar Indonesia, maka nantinya kamu akan kesulitan ketika melakukan service karena spare part dari produk tipe tersebut tidak tersedia di service center resmi vendor X yang terdapat di Indonesia. Bahkan di pasaran bebas dalam negeri pun, spare part tersebut juga akan sulit untuk dicari. Dan ini adalah kerugian yang kedua.

Biasanya harga yang ditawarkan untuk produk yang didatangkan dari oleh distributor tidak resmi sedikit lebih murah sehingga akan menarik minat konsumen. Kenapa bisa lebih murah? Menurut perkiraan mimin, mungkin hal itu karena tidak adanya kerjasama eksklusif dengan vendor yang bersangkutan soal jaringan service center.

Atau bahkan, konon beberapa produk yang didatangkan oleh distributor non resmi ternyata tidak membayar pajak, atau dengan kata lain adalah barang selundupan alias black market (BM). Maka, jangan heran jika ternyata produk-produk yang secara resmi diijinkan untuk beredar di Indonesia ternyata sedikit lebih mahal daripada produk yang tidak resmi namun “dipaksakan” untuk beredar disini melalui distributor tertentu.

Karena selain soal pajak dan jaringan service center, ternyata memang syarat untuk bisa mengedarkan gadget di Indonesia secara resmi atau sah itu juga cukup sulit dan berbelit, sehingga para vendor harus mengeluarkan biaya ekstra untuk itu. Salah satu syarat yang sulit itu adalah tentang aturan TKDN, yang secara tak langsung telah memaksa para vendor untuk melakukan perakitan produknya di Indonesia.

BACA JUGA : Kenapa Sekarang Banyak Hape Made in Indonesia?

Nah itulah gambaran sederhana soal perbedaan garansi resmi dengan garansi distributor yang bisa mimin bagikan pada posting kali ini. Hemm agak membingungkan ya? Sebaiknya kamu baca beberapa kali agar bisa lebih memahami maksud dari tulisan ini. Jika ada pertanyaan atau ada sesuatu yang harus dikoreksi dari artikel ini, jangan sungkan untuk berkomentar. Semoga bermanfaat! 😀

Author at techijau.com | Bukan pecandu selfie, cuma orang gaptek yang tertarik sama gadget. Disebut juga sebagai Mas Bocah | Suka post hasil kamera gadget juga di akun IG @masbocah. Sekedar ngasih tau aja sih :P

235 COMMENTS

  1. Kak mau nanya xiomi mi5 dengan oppo a39 bgs yg mn kak bingung . Dan apakah udh garansi resmi ??

    • Oppo A39 udah garansi resmi, Mi5 belum. Jadi saranku ambil Oppo A39 aja

      Kalau dari segi chipset sih sebenernya unggul Mi5 tapi yaa balik lagi, kita beli hape kan bukan cuma buat beli chipset nya doang 🙂

  2. Aku pengen beli hp xiaomi, tapi bingung mau nyari yg mana, aku nyari yg hrga standar aja tapi kualitas kameranya ok, ada gak?

  3. Kak q baru beli samsung on 5, garansi b cell.katanya. itu sdah dipajak atau belom trus.barangnya kira” replika atau original besutan samsung kak? Tolong jawabannya yach…. kalo imeinya sih angka ke 6 dan 7nya 08 alias besutan german kalo saya baca di artikel samping mengenai imei android. Tolong jawabannya y kak…

  4. seandai kata saya beli garansi distributor apakah aman?
    apakah pernah kejadian ketika beli baru kemudian ada yg langsung trouble?
    keputusan saya membeli garansi resmi apakah sudah tepat?

    pilihannya xiaomi spek memory 3/32 resmi sama harganya dgn distributor memory 4/64

    mohon pencerahan

  5. gan mau nanya,kalau barang distributor nya lokal,kemungkinan bagian camera nya jg abal-abalan atau enggak gan,tpi untuk rom nya udah dsitributor global

  6. Kak mau tanya, kalo xiaomi resmi indonesia itu setting fitur nya sudah menyesuaikan di indonesia belum? Misal udah bahasa indo, playstore nya bisa, dll. Soalnya saya pengen beli xiaomi tapi gamau ribet urus awalnya. Makasih

  7. kak , saya mau beli Xiaomi note 4X kira” saran kakak saya mending beli yg bergaransi distributor/TAM ya ? Saya bingung mau beli yg mana tapi harga beda sedikit sih kak . Terimakasih ka

  8. Comment:kak maaf kalau saya nanya tentang laptop, kak saya mau beli laptop a456ur tpi garansi’y ditributor, apakah itu semua asli atau barang replika

  9. Kak mau Tanya. Kemaren waktu aku mau beli HP xiaomi yang garansi distributor ,katanya masnya 4g nya nggak stabil. Trus Kalo Ada update sistem trus kita update, 4g nya bisa” hilang.apa itu memang salah satu kerugianya barang ilegal atau cuma bisa” nya masnya. ???? Tolong dijawab

    • Betul banget, emang seperti itu adanya Kak.

      Soalnya kan itu barang ilegal, dalam arti masuk ke pasar sini tanpa mengikuti regulasi yang ada (untuk perangkat 4G), jadi yaa koneksinya dibatasi / gak bisa menikmati kecepatan internet di jaringan 4G

  10. Beli barang elektronik itu juga untung2 an…
    Gua punya samsung J7 prime (resmi TAM) tapi sering trouble baru 2 minggu sinnyal 4G ilang. Bawa ke service center normal… sekarang malah dead pixel…
    Beli Xiaomi aja…, soalnya adik saya punya Xiaomi udah 1 tahun lebih garansi distributor malah awet2 aja tuh…

    • Nah justru karena untung-untungan itulah yang bikin kita jadi sangat perlu yang namanya garansi.

      Coba kalo dibalik gimana kalo seandainya beli hape yang tanpa garansi, terus tau-tau hapenya bermasalah? Yakan nambah ribet, nambah biaya juga 🙂

  11. numpang tanya bang, samsung galaxy j3 pro ada gak yang garansi resminya ?? soalnya saya mau beli tapi katanya cuma garansi distributor. gimana tuh ??

  12. om, saya mau beli lenovo vibe k4 note. bergaransi lokal. kalau garansi lokal itu maksudnya apa ya? sama gak dengan garansi distributor? trus kalau saya beli yg garansi lokal kira2 barangnya asli atau tiruan?

    • Garansi gak ada hubungannya sama barang asli ato tiruan..

      Garansi lokal itu biasanya maksudnya “garansi hanya berlaku di area negara tertentu aja”, dalam hal ini, maksudnya Indonesia. Dan biasanya memang garansi resmi.

  13. BINGUNG HUAWEI P9 LITE DISTRIBUTOR / G9 DISTRIBUTOR HARGA Rp. 2,360.000,-
    HUAWEI P9 LITE RESMI 3JT
    MENDING MANA YA?
    P9 LITE N G9 ITU SAMA APA BEDA YA? BEDANYA APA?

    MAAF, CAPSLOCK JEBOL :::: :v
    MAU PAKAI shift KELAMAAN

  14. Ka Mau Nanya Mending Beli Xiaomi Redmi 3S apa Xiaomi Redmi 4X masalah’nya saya masih bingung dgn pilihan 2 itu ???

  15. Ka mau nanya, gimana sih cara ngebedain garansi resmi dan distributor ??? Apakah yg ada TAM nya itu resmi ??? Tolong bls

    • Nggak semua yang dari TAM itu resmi..

      Untuk ngebedain, yaa mesti tau dulu, hape yang ingin dibeli itu siapa aja distributor resminya. Dan tiap brand, distributor resminya beda-beda. Mesti cari info dulu

  16. Kalau untuk Laptop ikuti cara berikut untuk membedakan nya dan juga lebih hati2 aja karna harga nya diatas 3 jutaan, ya mending resmi lah. kan Bukan beli permen karet.

    pesancomputer com/shop/content/21-cara-membedakan-garansi-resmi-dan-distributor-laptop-lenovo

  17. kak, kalau xiaomi mi5c itu masuk dengan legal?, trus kalau di update sistemnya juga bakal ada masalah kak?,, nah ada yang bilang, kalau perangkat ada kerusakan, gak bisa di perbaiki, karna gak ada service nya buat mi5c itu (di bali), itu bener kak??

    • Mi5 dan turunannya nggak ada yang resmi masuk Indonesia, Kak. Yang resmi cuma beberapa jajaran seri Redmi aja.

      Untuk update sistem, aku kurang paham karena gapernah (dan ga mau) pake hape non resmi. Untuk service, di service center resmi sepertinya emang jelas gabisa. Tapi untuk service diluaran, entah ya Kak. Yang jelas, spare part bakal susah kalo yang rusak itu hardware

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here