Beranda News Laptop Terbaik Versi Techijau 2023: ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED (UX8402)

Laptop Terbaik Versi Techijau 2023: ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED (UX8402)

0

Laptop Terbaik Versi Techijau 2023 – Apa sih yang kamu harapkan dari laptop yang ingin kamu miliki? Itulah pertanyaan yang patut diajukan pada orang yang minta saran soal laptop.

Saya rasa wajar aja sih, ketika banyak orang yang seolah dibuat bingung tatkala ingin membeli sebuah laptop. Lantaran lihat saja, ada begitu melimpahnya tipe laptop dengan beragam spesifikasi yang beredar di pasaran.

Hal ini kemudian mendorong saya untuk berpikir. Jika saja budget bukan jadi penghalang, dan jika kita boleh berespektasi setinggi mungkin, kira-kira laptop seperti apa sih yang pantas mendapat label “terbaik”? 🤔 Dalam arti, laptop yang nyaris sempurna, yang paling mendekati semua harapan dari penggunanya.

Kriteria Laptop Terbaik

Bahasan soal pencarian laptop terbaik ini saya rasa sangat menarik. Karena di era modern seperti sekarang, bisa dikatakan bahwa laptop sudah menjadi bagian dari kebutuhan primer bagi sebagian orang. Kondisi ini tercermin dari banyaknya profesi yang mengharuskan untuk menggunakan laptop.

Agar bisa mendapat label “terbaik”, tentu harus melalui banyak pertimbangan atau penilaian yang kompleks dari berbagai aspek. Bagi saya pribadi, definisi terbaik adalah sesuatu yang mampu memberikan value tertinggi, yang sesuai dengan peruntukannya.

Sebagai contoh, pernah dengar soal top fuel dragster? Mobil balap ini memang yang tercepat dalam hal akselarasi dan juga top speed. Mereka mampu mencapai kecepatan hingga lebih dari 500km/jam dalam waktu kurang dari 5 detik! 😱

Akan tetapi jika di lintasan dengan banyak tikungan, mobil F1-lah yang terbaik. Karena top fuel dragster hanya cocok untuk lintasan lurus saja. Sementara di lintasan kotor bergelombang, mobil WRC-lah yang terbaik. Karena mobil F1 hanya cocok untuk lintasan dengan aspal mulus saja. Itulah contoh “sesuai dengan peruntukannya” yang saya maksud.

Definisi terbaik adalah yang memiliki value tertinggi, sesuai dengan peruntukannya ~

Lalu, bagaimana untuk soal laptop? Sebagian kecil mungkin hanya berfokus menggunakan laptopnya untuk hiburan seperti misalnya main game. Namun pada umumnya, orang bakal lebih condong untuk menggunakan laptop dalam bekerja dan belajar. Termasuk saya pribadi yang menjadikan laptop sebagai alat untuk mencari uang.

Maka yang menjadi pertimbangan adalah soal bagaimana laptop itu mampu mendukung produktivitas, sehingga kita bisa lebih cepat dalam menyelesaikan pekerjaan. Plus, bagaimana ia mampu untuk menjadi andalan kapanpun dan di manapun kita membutuhkannya.

Dalam konteks ini, jelas, penilaian tidak bisa cuma berfokus pada soal performa saja. Tapi juga dilihat dari segi solusi seperti apa yang ditawarkan. Agar laptop tersebut mampu memenuhi kriteria yang terbaik untuk mendukung produktifitas. Dan setelah melakukan pencarian, pilihan laptop terbaik 2023 versi Techijau jatuh kepada ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED (UX8402).

Kelebihan ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED (UX8402)

Kelebihan ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED UX8402Setidaknya, ada 4 alasan utama kenapa ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED (UX8402) saya nobatkan sebagai laptop terbaik di tahun 2023. Karena saya menilai bahwa laptop ini mampu menjadi alat kerja yang tangkas, sekaligus punya beberapa inovasi yang mampu bantu mempercepat alur kerja.

Memangnya sehebat apa sih? Daripada penasaran, mari kita bahas soal apa saja fitur dan keunggulan dari ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED (UX8402)!

1. Performa Gesit

Semua orang pasti menginginkan laptop yang tidak lemot. Soalnya ya … Mana bisa menyelesaikan tugas dengan cepat kalau laptopnya lemot?

Bayangkan, kerjaan sedang banyak-banyaknya, eh laptopnya malah tak mampu diajak sat-set-sat-set. Maka untuk menghindari perkara tersebut, ASUS menanamkan prosesor Intel® Core™ i7-12700H dengan boost clock hingga 4.7GHz.

Benar, prosesor H-series yang digunakan pada laptop ini merupakan prosesor seri performa tinggi yang biasa kita temukan pada sebuah laptop gaming. Tapi walau ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED (UX8402) bukan ditujukan untuk main game, penggunaan prosesor tersebut jelas memiliki benefit tersendiri. Yaitu memastikan agar ia mampu menjalankan semua jenis aplikasi tanpa terkendala lemot.

Tipe prosesor yang jauh lebih powerful daripada apa yang biasa kita temukan pada laptop biasa tersebut, membuka peluang agar pengguna bisa memanfaatkan ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED (UX8402) dalam berbagai skenario yang lebih luas.

Jadi bukan hanya terbatas pada pekerjaan ringan, tapi juga siap untuk melibas aplikasi berat yang membutuhkan torsi ekstra dari dapur pacunya. Khusus bagi mereka yang mungkin membutuhkan performa grafis lebih tinggi, laptop ini bahkan tersedia dalam varian dengan tambahan GPU terintegrasi NVIDIA® GeForce® RTX™ 3050Ti.

Tak perlu khawatir soal bottleneck, karena ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED (UX8402) sudah menggunakan penyimpanan super cepat yaitu M.2 NVMe™ PCIe® 4.0 berkapasitas 512GB. Jenis penyimpanan berkecepatan tinggi tersebut berguna untuk memastikan agar waktu loading aplikasi bisa lebih singkat.

Ditambah dengan RAM LPDDR5 berkapasitas 16GB, memastikan bahwa performa dari laptop ini semakin optimal! Kendala lemot sudah pasti telah tereliminasi berkat kekuatan dari dapur pacunya ini.

2. Inovasi Pendukung Produktifitas

Performa tinggi bukanlah satu-satunya alasan kenapa ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED (UX8402) saya nobatkan sebagai laptop terbaik. Karena kalau cuma mau tinggi-tinggian spesifikasi performa, semua juga bisa kan? Di sinilah peran inovasi berbicara banyak.

Laptop kelas premium ini punya sesuatu yang diberi nama ScreenPadâ„¢ Plus, yang tidak dimiliki oleh laptop lain pada umumnya. Screenpadâ„¢ Plus merupakan layar kedua dengan fitur input sentuh dan dukungan stylus ASUS Pen 2.0. Luasnya setengah body laptop, dan terletak sejajar dengan keyboard.

Bagi saya, ScreenPadâ„¢ Plus bukanlah sekadar gimmick untuk keren-kerenan belaka. Melainkan, ia benar-benar punya fungsi yang nyata, yang membuat experience dalam menggunakan laptop ini jadi terasa sangat berbeda.

Skenario favorit yang sering saya lakukan dengan memanfaatkan ScreenPadâ„¢ Plus adalah untuk menampilkan beberapa window dari aplikasi berbeda secara bersamaan. Serius deh, multitasking jadi terasa sangat nyaman dengan bantuan layar sekunder ini!

Kita tak perlu repot untuk terus-terusan menekan tombol alt+tab untuk menampilkan aplikasi secara bergantian. Karena sekali lagi, semua window aplikasi yang kita butuhkan, bisa kita tampilkan semuanya secara bersamaan!

Yang membuatnya semakin menarik dan memanjakan penggemar multitasking seperti saya adalah hadirnya fitur bernama Task group. Di sini, kita bisa mengatur beberapa grup aplikasi yang ingin kita buka secara bersamaan.

Jadi dengan mengklik grup yang kita inginkan, maka kesemua aplikasi yang kita masukkan dalam grup tersebut bakal langsung diluncurkan. Bahkan peletakan dari masing-masing aplikasi juga akan langsung disesuaikan, persis seperti peletakan yang sudah kita atur saat membuat grup aplikasi.

Ditambah dengan dukungan sistem operasi Windows 11 Home original, yang seolah membuat pengaturan peletakan window aplikasi dengan ScreenPadâ„¢ Plus ini jadi semakin mudah. Manfaatkan saja fitur window snapping, maka pembagian porsi ukuran tampilan window pada layar di ScreenPadâ„¢ Plus jadi semakin mudah diatur.

Laptop ASUS hadir dengan dilengkapi Windows 11 Home. Ketika pekerjaan menumpuk, laptop ASUS dengan Windows 11 siap membantu Anda menyelesaikannya. Laptop ASUS dengan Windows 11 yang lebih nyaman di mata, memungkinkan Anda mengekspresikan diri dan cara kerja terbaik Anda. Dan tidak hanya Windows 11 asli, tersedia juga genuine Microsoft Office 2021 untuk menunjang aktivitas Anda sepanjang hari

Fitur eksklusif lain yang menjadi favorit saya adalah Quick Key. Saat diaktifkan, kumpulan tombol virtual akan dimunculkan pada ScreenPadâ„¢ Plus. Tombol-tombol ini bisa kita atur, tambah, atau hapus, sesuai dengan keinginan kita.

Pada fitur Quick Key, kita dapat mengatur setiap tombol yang ingin kita tampilkan untuk menyimpan pintasan kombinasi tombol seperti pada contoh gambar di bawah ini.

Jadi, ketika kita butuh untuk melakukan perintah cepat yang membutuhkan kombinasi beberapa tombol, kita tinggal menyentuh satu tombol pintasan yang sudah kita atur di Quick Key.

Yang membuatnya semakin menarik adalah, kita bisa mengaktifkan pengaturan link to app. Fungsinya adalah agar tombol yang ditampilkan pada Quick Key bisa berubah secara otomatis, sesuai dengan aplikasi yang kita buka di layar utama.

Selain dari apa yang sudah saya sebutkan di atas, ScreenPadâ„¢ Plus masih menyimpan banyak fitur yang menunggu untuk kita manfaatkan.

Termasuk fitur Link to MyASUS yang menghubungkan dan menyinkronkan laptop dengan Smartphone, fitur touchpad mode jika membutuhkan ruang untuk touchpad yang lebih besar, hingga ViewMax untuk memanfaatkan kedua layar agar menampilkan satu window aplikasi dengan view yang lebih luas.

Bahkan ada juga fitur Control Panel yang secara eksklusif menampilkan panel-panel virtual ketika menggunakan aplikasi kreatif yang kompatibel.

Dari segi kenyamanan, ScreenPad™ Plus pada ASUS Zenbook Pro 14 Duo OLED (UX8402) sudah menerapkan mekanisme AAS Ultra (Active Aerodynamics System Ultra). Mekanisme ini bakal memiringkan layar ScreenPad™ Plus hingga sudut 12°, dengan mengangkat bagian belakang layar hingga 20mm.

Selain membuat sudut pandang ke layar ScreenPadâ„¢ Plus jadi terlihat lebih nyaman, mekanisme canggih ini bakal membuat aliran udara pada laptop menjadi lebih baik karena terdapat ruang terbuka ekstra. Efeknya, sirkulasi udara yang lebih lancar itu otomatis bakal memaksimalkan sistem pendinginan.

Bisa tebak apa keuntungan yang didapat dari sistem pendinginan yang lebih optimal? Benar! Kinerja laptop jadi lebih stabil karena panas yang dihasilkan oleh dapur pacunya yang ganas itu bakal diredam dengan lebih baik.

WARNING!

Sebagai orang yang benar-benar merasakan faedah dari fitur ScreenPadâ„¢ maupun ScreenPadâ„¢ Plus, perlu saya peringatkan bahwa fitur ini bisa menimbulkan efek kecanduan! Karena sekali kita nyaman dan paham dalam memanfaatkannya, bakal aneh sekali rasanya jika harus kembali menggunakan laptop normal yang punya satu layar saja.