Beranda News ASUS Vivobook 14X (M1403): Laptop Performa Tinggi Di Bawah 10 Juta

ASUS Vivobook 14X (M1403): Laptop Performa Tinggi Di Bawah 10 Juta

0

ASUS Vivobook 14X (M1403): Laptop Performa Tinggi Di Bawah 10 Juta – Membeli sebuah laptop bisa menjadi sebuah investasi dalam bidang teknologi. Mengingat sebuah laptop sendiri sangatlah dibutuhkan perannya untuk dapat menjalankan berbagai tugas dan pekerjaan di era modern ini.

Dibandingkan dengan PC, laptop menawarkan keleluasaan dari segi portabilitas. Yang membuatnya terasa semakin besar manfaatnya, karena kita bisa lebih leluasa untuk bisa mengoperasikannya di mana saja dan kapan saja. Dan jangan lupakan tentang keuntungan dari sisi konsumsi daya listrik yang lebih sedikit.

Di sisi lain, bagi sebagian besar orang, membeli sebuah laptop bisa menjadi sebuah keputusan yang sulit. Mengingat nominal harga yang dibanderol oleh sebuah laptop bukanlah sejumlah uang yang bisa dicari dengan mudah setiap harinya. Maka dari itu, tentu kita akan lebih berhati-hati sebelum memutuskan untuk membeli sebuah laptop.

Salah satu poin penting yang biasanya menjadi pertimbangan terbesar adalah soal performa. Karena tentu saja, laptop dengan performa tinggi, sudah pasti bisa dimanfaatkan untuk lebih banyak skenario penggunaan.

Yang menjadi masalah adalah, laptop dengan performa tinggi biasanya bakal memiliki banderol harga yang cukup mahal. Sehingga, tidak semua orang akan sanggup untuk menjangkaunya.

Kabar baiknya, laptop yang kita bahas kali ini memiliki level performa yang bisa dikatakan cukup tinggi, namun dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau. Inilah dia ASUS Vivobook 14X (M1403).

Fitur & Keunggulan ASUS Vivobook 14X (M1403)

Laptop ini hadir sebagai perangkat untuk pengguna yang membutuhkan laptop penunjang produktivitas sehari-hari dengan performa tanpa kompromi. Setidaknya, itulah statement resmi dari ASUS mengenai ASUS Vivobook 14X (M1403).

Tentu kita tidak bisa membandingkannya dengan laptop mahal dengan harga diatas 20 jutaan. Namun untuk kelas laptop dengan harga di bawah 10 jutaan, bisa saya katakan bahwa statement tersebut bukanlah sebuah omong kosong belaka. Mari kita mulai membahas dari segi fisiknya terlebih dahulu.

Desain

Spesifikasi lengkap ASUS Vivobook 14X M1403Menurut saya pribadi, ASUS Vivobook 14X (M1403) memiliki desain yang cukup baik. Dalam arti, walau tidak terkesan mewah dan mencolok, setidaknya ia jauh dari kesan murahan dan cenderung enak dipandang. Sangat cocok bagi kamu yang tidak terlalu suka untuk tampil mencolok.

Secara keseluruhan, dimensi fisik dari laptop 14 inch ini tergolong biasa saja. Dalam arti tidak bisa dibilang sangat tipis, namun hanya cukup tipis saja. Dengan ketebalan sekitar 1.99cm yang menurut saya masih tergolong sangat bisa diterima. Sementara dari segi luas permukaannya, laptop ini tergolong cukup ramping.

Namun jika ditilik dari sisi dapur pacu, nampaknya penilaian saya mengenai ketebalan dari laptop ini menjadi lebih bisa diterima. Karena ternyata ASUS Vivobook 14X (M1403) ini mempunyai level performa di atas rata-rata laptop sekelasnya.

Performa

Berbeda dengan laptop sekelasnya yang biasa dipasangkan prosesor versi hemat daya dengan performa standar, ASUS Vivobook 14X (M1403) menggunakan AMD Ryzen™ 5 5600H Mobile Processor. Yang mana prosesor tersebut umumnya akan digunakan oleh laptop gaming. Dan sudah pasti, ia akan mampu menghasilkan performa yang tinggi.

Prosesor ini dibangun menggunakan arsitektur Zen3 yang lebih powerful dari generasi sebelumnya. Hadir dengan konfigurasi 6 core dan 12 thread, prosesor dengan TDP 45W tersebut mampu dipacu hingga 4.2 Ghz.

AMD Ryzen™ 5 5600H Mobile Processor yang disematkan pada ASUS Vivobook 14X (M1403), juga telah dilengkapi dengan chip grafis terintegrasi AMD Radeon™ Vega 7 Graphics yang powerful.

Chip tersebut memungkinkan Vivobook 14X (M1403) untuk dapat menghadirkan performa pemrosesan grafis yang lebih baik dibandingkan dengan laptop sekelasnya. Dengan kata lain Vivobook 14X (M1403) dapat digunakan untuk berbagai aktivitas yang membutuhkan performa komputasi grafis ekstra, termasuk untuk bermain game. Walau demikian, di sini perlu saya ingatkan bahwa laptop ini tidaklah dirancang khusus untuk urusan gaming.

Untuk mendukung agar performa prosesornya bisa terasa optimal, ASUS Vivobook 14X (M1403) juga dibekali dengan penyimpanan berjenis SSD NVMe PCIe 3.0 berkapasitas 512GB yang tentu jauh lebih kencang dibandingkan dengan penyimpanan berjenis HDD ataupun SSD SATA.

BACA JUGA : Perbedaan Antara HDD vs SSD

Plus, ia juga sudah didukung dengan RAM DDR4 3200Hz berkapasitas 8GB. ASUS memberikan opsi untuk melakukan upgrade RAM menjadi berkapasitas 12GB, 16GB, atau hingga 24GB.

Menurut saya pribadi, opsi untuk upgrade tersebut merupakan sebuah sebuah investasi jangka panjang. Sekaligus juga menjadi solusi bagi kita yang punya budget terbatas, namun membutuhkan laptop dengan segera. Karena kita hanya perlu membeli sekeping RAM tambahan untuk meningkatkan performanya, ketika sudah memiliki dana tambahan.

BACA JUGA : Apa Fungsi RAM Besar?

Agar kinerja dan performanya bisa terjaga, ASUS Vivobook 14X (M1403) menggunakan sistem pendingin yang diberi nama ASUS IceCool. Sistem pendinginan ini terdiri dari beberapa konfigurasi khusus, demi dapat meredam panas yang dihasilkan oleh dapur pacunya yang berperforma tinggi.

Diantaranya ada kipas IceBlade berbahan Liquid Crystal Polymer yang memiliki 87 bilah (blade). Desain dari kipas yang diklaim lebih ringan dan lebih tipis dari kupas biasa tersebut tidak hanya dapat mengoptimalkan hembusan angin, tetapi juga menjaga agar memiliki tingkat kebisingan yang rendah yaitu kurang dari 38 dBA.

Kipas tersebut akan membuang panas yang disalurkan oleh sistem termal berupa heat pipe yang diklaim sudah mendapatkan peningkatan. Sistem pendinginan IceCool tersebut dijanjikan bakal mampu membuang panas secara optimal. Sehingga, temperatur laptop pun dapat lebih terjaga walau dipakai untuk bekerja keras. Yang efeknya, akan membuat performanya lebih stabil.

BACA JUGA : Kenapa Performa Laptop Menurun Saat Terlalu Panas?

Perpaduan antara perfoma yang tinggi serta sisem pendinginan yang optimal, menjadikannya siap untuk diandalkan dan diajak untuk berkerja keras. Untuk membuktikan, berikut adalah beberapa hasil benchmark yang diujikan pada laptop ASUS Vivobook 14X (M1403).

Dalam pengujian tersebut, terbukti bahwa laptop ini lebih dari cukup untuk penggunaan ringan seperti saat menjalankan aplikasi Office. Serta sangat mumpuni untuk menjalankan berbagai aplikasi kreatif.

Sementara dari sisi grafis, ia juga bakal cukup kuat untuk menjalankan aplikasi 3D dan gaming ringan. Perlu diketahui bahwa performanya tersebut bakal meningkat cukup signifikan jika kita melakukan upgrade (menambahkan) RAM, dalam modus dual-channel.

Dari sisi kestabilan performa, ASUS Vivobook 14X (M1403) mampu mencatatkan tingkat kestabilan hingga 98.6% dalam uji coba stress test.

Lalu, bagaimana soal baterai? Dalam rekayasa pengujian menggunakan PCMARK 10 (modern office), baterai 50Whrs yang disematkan pada ASUS Vivobook 14X (M1403) mampu mencatatkan waktu ketahanan baterai hingga 10 jam dan 9 menit.

Hasil pengujian tersebut membuktikan bahwa ASUS Vivobook 14X (M1403) akan siap digunakan untuk penggunaan berat, dan tetap mampu memiliki daya tahan baterai yang panjang jika digunakan dalam skenario penggunaan ringan.

Fitur Lengkap dan Nyaman Digunakan

Selain dari sisi performa, ASUS menyematkan beberapa hal tambahan yang berguna untuk mendukung produktifitas bagi para pengguna ASUS Vivobook 14X (M1403).

Salah satunya adalah dengan disematkannya konektivitas yang lengkap. Ia telah dilengkapi dengan total 3 buah port USB Type-A, 1 USB Type-C, 3.5mm Combo Jack Audio, hingga port HDMI. Lalu untuk konektivitas wireless, laptop ini sudah dibekali dengan teknologi terbaru Wi-Fi 6, dan juga Bluetooth 5. Tidak lupa, kamera HD 720p juga sudah terpasang di dalamnya.

Menariknya, kamera (webcam) yang ditujukan untuk kemudahan dalam video conference call tersebut ternyata telah dilengkapi dengan penutup fisik terintegrasi, untuk memastikan privasi penggunanya tetap terjaga saat sedang tidak ingin menggunakannya.

Masih terkait video conference call, laptop ini juga sudah dilengkapi dengan fitur AI Noise Cancelling. Yang gunanya adalah untuk menyaring serta menghilangkan suara-suara bising di background saat sedang melakukan meeting secara online. Fitur tersebut berguna untuk menjaga kelancaran komunikasi dari kedua belah pihak.

Dari sisi keyboard, ASUS menyebutkan bahwa laptop ini menggunakan keyboard ASUS ErgoSense yang dirancang secara presisi, sehingga dapat menghadirkan pengalaman mengetik seperti menggunakan keyboard desktop premium. Tidak lupa, lampu LED backlit juga sudah disematkan pada keyboard tersebut. Yang membantu kita untuk bisa lebih mudah saat harus mengetik dalam keadaan gelap. Touchpad dari laptop ini pun dibuat lebih lebar, agar lebih nyaman saat digunakan.

Pada bagian pojok kanan atas dari touchpad tersebut, terdapat sebuah sensor pembaca sidik jari (fingerprint scanner) yang terintegrasi dengan Windows Hello. Fitur tersebut memudahkan kita untuk dapat masuk atau login ke Windows di laptop, tanpa harus mengetikkan password.

Fitur lain yang menurut saya cukup unik adalah ternyata ASUS juga memberikan fitur “anti bakteri” pada permukaan laptop ini. Fitur perlindungan yang diberi nama ASUS Antibacterial Guard tersebut diklaim dapat menjaga permukaan laptop agar tetap higienis. Mengingat permukaan laptop sendiri memang sangat rawan untuk menjadi tempat bersarangnya bakteri.