Inilah 4 Penyebab FPS Sering Drop Saat Bermain Game

Inilah 4 Penyebab FPS Sering Drop Saat Bermain Game – Salah satu hal yang paling menyebalkan saat bermain game adalah ketika performa frame rate alias fps tiba-tiba drop. Apalagi kalau kejadiannya itu ketika permainan sedang berjalan dengan intens. Membuat kita menjadi tidak bisa mengontrol jalannya permainan dengan baik, hingga terkadang bisa menimbulkan kekalahan.

Beneran deh. Efek dari fps drop itu memang separah itu kalau dalam game! Maka jangan heran kalau para pemain seringkali tersulut emosi akibat jalannya game yang terasa ngelag. Saya yakin, kamu juga pasti sangat ingin untuk bisa bermain dengan fps yang stabil. Dan untuk bisa mendapatkannya, kita harus mencaritau terlebih dahulu tentang apa saja faktor yang menyebabkan fps tidak stabil saat bermain game. Berikut adalah diantaranya:

1. Spesifikasi Tidak Kuat

Gaming fps dropSalah satu syarat utama untuk dapat menjalankan game dengan lancar adalah perangkat yang kita gunakan harus memiliki spesifikasi yang mumpuni. Atau setidaknya, sudah memenuhi kriteria minimum yang sudah ditentukan oleh game tersebut. Dan ini bukan hanya berlaku untuk game yang dijalankan pada smartphone, tetapi juga pada laptop ataupun PC.

Game dengan grafik yang baik, biasanya akan membutuhkan spesifikasi yang lebih tinggi untuk dapat menjalankannya dengan lancar. Pada bahasan tentang apa itu fps di posting sebelumnya, saya menyebutkan bahwa tampilan animasi video yang terlihat pada game itu adalah terdiri dari gambar-gambar yang ditampilkan secara bergantian.

Nah, masing-masing gambar tersebut adalah hasil dari pengolahan CPU dan GPU pada perangkat yang kita gunakan. Semakin cepat mereka menghasilkan gambar, maka fps pun akan semakin tinggi juga. Namun untuk dapat melakukannya, tentu saja CPU dan GPU harus bekerja sangat keras.

Dan jika mereka tidak cukup kuat untuk memproduksi gambar dengan cepat, maka yang terjadi adalah fps akan menjadi turun, atau tidak stabil. Terutama ketika game sedang menampilkan grafik yang amat kompleks dan besar. Maka jangan heran kalau laptop ataupun hape kentang bakal sulit untuk bisa menjalankan game berat dengan lancar.

2. Panas

Walau spesifikasi memegang peran penting terhadap kemampuan perangkat dalam menjalankan game, namun nyatanya, ada satu hal lain yang harus diperhatikan untuk memastikan kelancaran dalam permainan. Yaitu soal manajemen panas. Percuma saja jika sebuah smartphone atau laptop punya performa tinggi, namun tidak memiliki manajemen pembuangan panas yang baik. Karena panas yang berlebih juga akan bisa membuat performa menjadi turun.

Ujung-ujungnya, tetap saja fps bisa drop. Makanya jangan heran jika kita akan menemukan perangkat yang khusus di desain untuk gaming. Entah itu smartphone gaming, ataupun laptop gaming. Kalau pada smartphone gaming sih, mungkin kita tidak akan merasakan perbedaan yang signifikan ya dari sisi pendinginan dan performa jika dibandingkan dengan smartphone flagship.

Tapi kalau untuk laptop gaming, perbedaannya bisa terasa sangat jauh jika dibandingkan dengan laptop biasa. Baik dari segi performa, maupun dari segi manajemen panas.

Walau demikian, bukan berarti membeli smartphone gaming itu akan sia-sia. Karena biasanya, mereka akan punya beberapa fitur khusus yang di desain untuk dapat membuat pengalaman bermain game jadi terasa lebih menyenangkan. Seperti contohnya pada ROG Phone 3 yang sudah pernah saya coba.

Pada smartphone, kita bisa coba untuk menggunakan aksesoris-aksesoris berupa kipas untuk membantu membuat temperatur menjadi stabil. Dan iya, saya sudah merasakan sendiri bagaimana hal ini sangat berpengaruh terhadap kestabilan performa saat bermain game. Jaringan seluler yang kurang stabil juga bisa menjadi penyebab temperatur hape menjadi lebih cepat naik.

Khusus untuk gaming pada laptop, ada beberapa perilaku yang sebaiknya dihindari. Demi bisa mencegah gejala overheat pada laptop ketika sedang dimainkan. Yang mana hal ini akan saya jelaskan pada posting berikutnya.

3. Baterai

Khusus untuk smartphone Android, biasanya mereka akan mengalami gejala penurunan performa yang amat drastis ketika baterai sudah berada di level 10% kebawah. Dan hal itu memang wajar terjadi. Sistem akan secara otomatis menurunkan performa perangkat ketika baterai sudah berada di level yang mengkhawatirkan. Tujuannya adalah agar penggunaan baterai bisa lebih dihemat, dan mencegah agar ia tidak mati karena kehabisan baterai.

Mungkin juga sengaja dibuat demikian untuk membuat kita tidak betah bermain. Hingga membuat kita memutuskan untuk berhenti bermain, dan segera melakukan charging. Karena kalau misalnya hape sampai mati karena kehabisan baterai, akibatnya bisa bervariasi. Ada yang masih bisa diatasi dengan tips yang pernah saya bagikan, ada juga yang bahkan bisa bikin kita pasrah menerima keadaan.

4. Bug Pada Game Itu Sendiri

Jika ternyata kamu punya perangkat yang mumpuni untuk gaming, lalu smartphone atau laptopmu tidak panas, tapi fps masih sering drop, maka bisa jadi game itu sendirilah yang bermasalah alias ngebug. Walaupun sebenarnya ini cukup jarang terjadi, namun bukan berarti tidak mungkin ya.

Karena saya sendiri pernah tau sebuah game online jadul dengan grafik yang sebenarnya tergolong ringan. Namun entah kenapa frame rate saat menjalankannya terkadang tidak stabil. Padahal, saya dan beberapa teman sudah coba memainkannya dengan laptop gaming high-end yang sanggup untuk menjalankan game yang jauh lebih berat dengan sangat lancar.

Pandu Dryad
Author at techijau.com | Bukan pecandu selfie, cuma orang gaptek yang tertarik sama gadget. Disebut juga sebagai Mas Bocah | Suka post hasil kamera gadget juga di akun IG @masbocah. Follow aja, gak bayar kok :P