Memilih Laptop Yang Pas Bagi Pekerja Kantoran

Memilih Laptop Yang Pas Bagi Pekerja Kantoran – Terkadang, pekerja kantoran dituntut untuk dapat menyelesaikan laporan atau pekerjaannya dengan cepat, sementara dia sendiri juga harus sering melakukan aktivitas diluar kantor.

Bahkan tak jarang pula mereka yang mesti “membawa pulang pekerjaannya” agar bisa lebih cepat diseleaikan. Pekerja seperti ini tentu akan membutuhkan laptop untuk mempermudah urusannya. Masalahnya adalah, saat ini ada banyak sekali laptop yang beredar dipasaran, yang masing-masing ditujukan untuk kebutuhan yang berbeda-beda.

Dan buat kamu yang bingung dalam memilih laptop yang bagus atau yang cocok digunakan untuk menunjang pekerjaanmu, di posting kali ini saya akan memberikan panduan singkat yang mungkin bisa menjadi acuan utama sebelum kamu membelinya.

Perlu dicatat bahwa disini saya tidak akan memberikan rekomendasi laptop dengan menyebutkan merk atau tipe tertentu, tapi akan lebih kepada rekomendasi soal spesifikasi dan fitur yang dibutuhkan. Langsung cek TKP aja yuk!

Laptop untuk pekerja kantoranLaptop Mainstream

Laptop mainstream bisa menjadi pilihan untuk meminimalisir budget. Biasanya, laptop mainstream yang cocok untuk pekerja kantoran berada di kisaran harga 6 sampai 10 jutaan, tergantung spesifikasi yang dipilih.

Pilihlah laptop dengan layar 14 inch agar lebih mudah dibawa, dan usahakan untuk memilih laptop yang sudah terinstal (bundling/sepaket) dengan OS Windows 10 sejak masih didalam dus nya.

Untuk spesifikasi dasar, di tahun 2020 ini saya sarankan untuk memilih laptop dengan prosesor minimal Intel Core i3 generasi ke-8. Namun akan lebih baik jika memilih prosesor generasi ke-10 (lebih tinggi lebih bagus). Atau, kamu juga bisa memilih laptop dengan prosesor minimal AMD Ryzen 3 yang 4000 series. Jika kamu belum tau cara untuk mengetahuinya, silakan baca bahasan mengenai bagaimana mengetahui generasi prosesor pada laptop. Dan jika ingin meminimalisir budget, pilihlah laptop yang tidak memiliki tambahan kartu grafis / VGA (dedicated GPU, contohnya ATI Radeon atau NVIDIA GeForce).

Karena sangat jarang pekerja kantor yang membutuhkan laptop dengan tambahan kartu grafis, kecuali jika kamu juga harus mengoperasikan aplikasi yang berhubungan dengan desain seperti Photoshop, ataupun Corel Draw.

NOTE : Laptop dengan Prosesor AMD Ryzen, biasanya akan menggunakan GPU terintegrasi yang namanya Radeon Vega. Sedangkan laptop dengan prosesor Intel, akan menggunakan  GPU Intel HD Graphics. Keduanya BUKAN merupakan dedicated GPU, karena ia merupakan kartu grafis bawaan yang memang sepaket dengan chip prosesor CPU

Kalaupun terpaksa harus lebih menekan budget, saya sarankan untuk memilih laptop dengan prosesor minimal AMD Athlon Gold, ataupun Intel Pentium Gold. Karena keduanya bisa dijadikan pilihan alternatif karena sudah cukup responsif. Walau tentu saja, kita tak bisa berharap banyak dengan performanya. Hindari laptop yang menggunakan prosesor Intel Celeron, ataupun AMD E series. Karena .. Sudahlah, hindari saja. Daripada nanti malah emosi sendiri :))

Untuk kapasitas RAM, saya sarankan carilah laptop dengan RAM minimal berkapasitas 4GB. Karena kalau kapasitasnya cuma 2GB, rasa-rasanya terlalu sesak untuk saat ini. Silakan baca soal fungsi RAM pada laptop dan smartphone jika kamu belum paham soal kegunaannya. Soal kapasitas penyimpanan, silakan disesuaikan dengan kebutuhan. Saran saya, usahakan untuk mencari laptop yang sudah menggunakan SSD (bukan HDD) sebagai penyimpanannya. Karena pengaruhnya pada performa akan sangat signifikan. Kamu bisa dengan mudah menemukan laptop jenis ini pada semua brand laptop.

Ultrabook Kelas Premium

Jika kamu sangat sering melakukan aktivitas pekerjaan diluar kantor, hingga hampir tak punya waktu untuk melakukan charging laptopmu, maka laptop jenis Ultrabook di kelas Premium adalah yang paling cocok untukmu.

Perlu diketahui bahwa Ultrabook sendiri punya beberapa kategori pembeda. Yaitu Ultrabook di kelas mainstream, dan juga Ultrabook di kelas premium. Di tahun 2020 ini, rata-rata laptop baru yang beredar di pasaran sudah masuk dalam kategori Ultrabook. Yang membedakan adalah, ultrabook kelas premium akan memiliki bobot yang lebih ringan, lebih kecil, dan biasanya akan memiliki daya tahan baterai yang lebih baik.

Ultrabook jenis ini umumnya memiliki penyimpanan berjenis SSD dengan kapasitas mulai 512GB, hingga 1TB. Harga dari laptop jenis ini pun umumnya berada di kisaran 10 jutaan hingga 15 juta (atau lebih). Ultrabook paling populer untuk jenis ini adalah ASUS Zenbook series. Atau, kamu yang sudah bosan dengan OS Windows, bisa juga memilih Apple MacBook Air (generasi terbaru).

Laptop Tipis & Powerful

Butuh yang lebih powerful? Cari saja ultrabook yang sudah didukung dengan kartu grafis tambahan alias dedicated GPU. Biasanya, dedicated GPU yang digunakan adalah NVIDIA MX series. Laptop dengan konfigurasi ini bakal cocok untuk penggunaan pengolahan grafis yang lebih berat. Seperti misalnya untuk pengeditan video. Dengan catatan, bukan untuk editing menggunakan Adobe After Effects ataupun Blender lho yaa. Namun, kalau ternyata kamu tidak berkecimpung dengan urusan pengeditan video ataupun pengolahan grafis lainnya, maka abaikan saja pilihan ini.

Laptop “Aman”

Jika ternyata kamu adalah pekerja kantoran yang bertanggung jawab untuk membawa rahasia perusahaan atau data-data yang amat sangat penting, maka kamu akan membutuhkan sebuah laptop khusus yang dirancang untuk keamanan.

Laptop jenis ini terkadang tidaklah terlalu tipis, namun ia lebih kuat dalam hal ketahanan. Dalam arti, ia sudah di desain agar lebih tahan terhadap benturan (khususnya dari segi penyimpanan, agar tak mudah rusak saat terbentur), dan juga relatif lebih aman dari pencurian data.

Umumnya, laptop jenis ini sudah dilengkapi dengan pengamanan berupa enskripsi pada ruang penyimpanan agar tak bisa dibaca oleh perangkat lain jikalau laptop tersebut dicuri dan diambil HDD/SSD nya. Bahkan port USB yang tersedia pun sudah memiliki sistem pengamanan untuk menghindari pencurian data melalui USB flash.

Harga dari laptop jenis ini sangat bervariasi, mulai dari 5 jutaan, hingga 20 jutaan, tergantung spesifikasi yang dipilih. Yang paling populer untuk laptop jenis ini adalah ASUS Expertbook series. Kamu bisa baca poin pembeda antara laptop jenis ini dengan laptop biasa pada posting yang membahas tentang bedanya laptop bisnis vs laptop biasa.

Nah, itulah beberapa kriteria laptop yang cocok untuk para pekerja kantoran. Perlu kamu ingat bahwa hampir semua kriteria laptop yang saya sebutkan diatas tidaklah cocok untuk menjalankan berbagai aplikasi desain. Mungkin sebagian memang masih bisa, tapi tentu takkan optimal.

Pandu Dryad
Author at techijau.com | Bukan pecandu selfie, cuma orang gaptek yang tertarik sama gadget. Disebut juga sebagai Mas Bocah | Suka post hasil kamera gadget juga di akun IG @masbocah. Follow aja, gak bayar kok :P