Review Lengkap ASUS Zenfone 3 ZE520KL

Review Lengkap ASUS Zenfone 3 ZE520KL

15164
71
SHARE

Review Lengkap ASUS Zenfone 3 ZE520KL – Bersamaan dengan event Zenvolution yang berlanggsung pada tanggal 7 September 2016 kemarin, ASUS Indonesia telah secara resmi merilis perangkat smartphone andalannya, termasuk Zenfone 3 ke pasar tanah air. Dan kebetulan, mimin berkesempatan untuk menguji langsung perangkat Zenfone 3 dengan seri ZE520KL (layar 5.2 inch).

Review Lengkap ASUS Zenfone 3 ZE520KLDan pada posting kali ini, mimin akan membuatkan sebuah review lengkap untuk mengobati rasa penasaran bagi kamu yang mungkin tertarik dengan smartphone terbaru dari ASUS ini. Tak perlu basa-basi karena review ini bakal lumayan panjang dan pasti bakal pegel buat ngetiknya, jadi kita langsung ke TKP aja yuk! Oiya, sebelumnya mimin beritahukan bahwa review ini bakal dibagi menjadi 4 halaman, yaitu :

  • Halaman 1 (halaman ini) : Fisik dan Desain
  • Halaman 2 : Fitur dan Aplikasi
  • Halaman 3 : Performa dan Baterai
  • Halaman 4 : Kelebihan dan Kekurangan

Unboxing

Apa saja sih isi paket penjualan di dalam dus ASUS Zenfone 3 ZE520KL? Saat mimin membuka dusnya yang berdesain minimalis dengan warna hitam itu, beberapa hal yang mimin temukan didalamnya adalah kepala charger berwarna putih, kabel USB Type-C, sebuah pin jarum untuk membuka slot micro SIM dan microSD pada perangkat, buku petunjuk singkat, kartu garansi, dan tentu saja satu unit perangkat ASUS Zenfone 3 itu sendiri.

Unboxing ASUS Zenfone 3 IndonesiaYap, itu artinya, kamu tidak akan menemukan sebuah handsfree / headset atau earphone di dalamnya. Tapi mungkin bagi kamu yang sudah pernah membeli ASUS ZenEar (earphone original dari ASUS), mungkin hal ini takkan menjadi masalah.

BACA JUGA : Review ASUS ZenEar, Earphone Original dari ASUS

Fisik & Desain

Dari segi fisik, perangkat yang memiliki ukuran layar 5.2 inch ini sepertinya akan sangat pas di tangan orang Indonesia, punya layar besar yang lega, tapi nggak kebesaran juga. Mimin pun merasa nyaman ketika menggunakannya dengan satu tangan.

Foto tampak depan Zenfone 3Ia nampak memiliki bezel yang tidak terlalu tebal, khususnya di bagian atas dan bawahnya karena ASUS memanfaatkan bezel bagian bawahnya untuk menempatkan 3 tombol kapasitif yakni back, home, dan recent apps, sehingga “jatah” untuk tampilan layar menjadi lebih lega karena layarnya tak perlu lagi dijejali dengan on screen button.

Jika melirik ke bagian atas layar, kita hanya akan menemukan lubang ear piece, kamera 8 megapixel, lampu LED notifikasi, serta sensor proximity yang nyaris tak terlihat dimana letaknya. Sehingga, di bagian panel depan  ini kita takkan menemukan logo ASUS seperti yang bisa ditemukan pada Zenfone 2.

Menurut mimin pribadi, desain dari Zenfone 3 ini benar-benar terkesan dan terasa premium deh, jauh berbeda dengan perangkat pendahulunya. Di bagian depan aja, lapisan Corning Gorilla Glass 4 yang melindungi layarnya di desain memiliki sudut melengkung di sisi pinggirannya (2.5D), dan tak hanya enak dipandang, tapi juga bikin terasa lebih nyaman digenggam.

BACA JUGA : Perlukah Menggunakan Pelindung Pada Layar Gorilla Glass?

Bagian belakangnya pun juga beri lapisan kaca yang sama dengan panel depannya, dengan sedikit sentuhan pola lingkaran konsentris yang membuatnya nampak cantik dan berkilauan. Ditambah lagi, frame alias bingkai yang juga berfungsi sebagai rangka utama dari perangkat ini juga sudah menggunakan bahan metal, dengan finishing garis chrome di sekeliling panel depan maupun belakang.

Foto tampak belakang ASUS Zenfone 3Saat digenggam, perangkat ini terasa cukup ringan sekaligus padat, dan jauh dari kesan ringkih karena memang frame metal yang digunakan itu membuatnya terkesan kokoh saat digenggam (dalam arti, gak terasa seperti bakal gampang bengkok). Tapi mungkin, ada sebagian dari kamu yang bakal bertanya-tanya :

Itu kan bagian belakangnya terbuat dari kaca, apa nggak rawan pecah kalau jatuh?

Yaa jelas rawan pecah dong, makanya jangan dijatuhin! Hihihi 😛 Zenfone 3 itu kan jargon nya Built For Photography, bukan Built For Dijatuhin. Gitu sih kalo kata om Yahya 😀 Lagian, kalopun case belakangnya itu logam, toh kalo jatuh juga rawan penyok. Terus kalo diganti lagi pake plastik, nanti pada protes lagi karena nggak ada kesan mewahnya. Yakan Abang jadi serba salah, dek 🙁

Lanjut lagi yaa.. Di bagian sisi kanan si smartphone ini, terdapat tombol power dan volume rocker dengan pola lingkaran konsentris. Yap, kali ini ASUS tak lagi menempatkan tombol volume nya di bagian belakang seperti pada Zenfone generasi kedua. Sedangkan di sisi kirinya terdapat slot micro SIM dan microSD yang terlihat tersembunyi sehingga nampak nyaris polos. Lalu dibagian atas terdapat Jack audio 3.5mm, sebuah lubang microphone, dan dibagian bawah terdapat slot microUSB Type-C, lubang speaker, serta another lubang microphone.

Detail bagian bawah Zenfone 3Beralih ke bagian belakang, jelas, kita akan menemukan kamera yang nampak sedikit menonjol dan memiliki frame kotak bersudut tumpul, serta ditemani dengan sensor Laser autofocus, dan juga dual LED flash di sisi kiri dan kanannya.

Bentuk kamera yang menonjol ini adalah konsekuensi dari body Zenfone 3 yang tipis, sehingga ketebalan dari komponen kamera tak bisa mengimbangi ketebalan dari body Zenfone 3. Tombol volume pada Zenfone 2 yang terletak dibelakang, kini tergantikan oleh sensor sidik jari yang merupakan salah satu fitur baru yang diusung oleh perangkat ini dari generasi sebelumnya.

Tampilan belakang Zenfone 3Oke, sekarang kita lanjut intip ke bagian fitur yuk!

71 COMMENTS

  1. nih hape kan pake os asus zen, kalo diinstall aplikasi android pada umumnya dari playstore tdk mengalami kendala kan? soalnya saya belum pernah pake hp asus sebelumnya dan zen ui masih terdengar asing. background zen ui apa cuma bisa warna putih? kalo dibikin background gelap bisa nggak?

    • Jadi gini, Kak. ZenUI itu dibuat berdasarkan OS Android. Perumpamaan gampangnya, dia itu OS Android tapi sudah di modifikasi sedikit tampilan dan fiturnya agar lebih menarik. Jadi kalo mau pake apps apapun yang ditujukan untuk perangkat Android seharusnya bisa. Kecuali kalo apps nya punya syarat tertentu sehingga gak memungkinkan untuk di install (kadang ada apps yang seperti ini).

      Kalo soal background, yang dimaksud background yang di menu setting itu ya? Kalo itu setauku sih nggak bisa, Kak. Tapi kalo yang di quick panel nya itu bisa, cuman harus ganti theme yang gelap juga. Terus nanti bisa juga ganti icon pack yang diinginkan kalo misal kurang sreg sama icon pack bawaan dari theme yang dipake itu 🙂

  2. performa GPS nya gmna min ? … ane masih ragu buat beli Zenfone 3 … trauma sma Zenfone 6 n Zenfone 5 yg GPS nya super parah ..

    • Wah, super parah gimana, Kak?

      Sejauh yang aku pake sih akurat kok GPS nya. Kemarin pas masih baru-barunya, sempat dipake buat jadi petunjuk arah juga. Dan barusan ku coba lagi juga bisa menunjukkan posisi dengan akurat. Jadi sepertinya nggak ada masalah sih 🙂

  3. Min… saya mau nanya dong.. curhat dikit lah ya boleh dibilang.. haha..
    Saya lagi galau min mau ambil antara ini zenfone 3 apa oppo f1s selfie expert…
    Kalo menurut mimin dari segi performa dan multitasking bagusan mana..?
    Trus nih.. apakah F1s bisa untuk VR..? Soalnya baca di GSM arena ama phone arena ga ada sensor gyronya…
    Thanks min kalo dah bantu jawab kegalauan ane… hehe…

  4. mimin yg satu ini kyknya pro banget sama zen3 ini. pasalnya mimin ga review kekurangan yg bener2 menurut aku itu teh yg jadi kekurangan zen3. kyk fingerprint yg terletak di belakang, itu kan berarti untuk mengaktifkan zen3 ini harus diangkat atau dipegang, ga bisa sambil diletakkan. satu lg, mimin ga bahas masalah microSD yg berada satu slot dengan SIM (tidak dapat digunakan bersama-sama).

    • Sorry, yang soal slot microSD hybrid itu beneran lupa deh. Udah di update kok sekarang 😀

      Kalo soal fingerprint di belakang, itu sepertinya lebih ke soal selera dan kebiasaan user ya, Kak. Soalnya diluaran sana, sebagian besar hape Android juga justru meletakkan sensor fingerprint di belakang, jadi sepertinya itu bukan suatu kekurangan dan jelas bukan juga suatu kelebihan. Apalagi kalo aku sendiri tuh kalo naruh hape kebiasaan layarnya menghadap kebawah untuk menghindari goresan di kamera belakang (kamera penting banget buat aku), jadi yaa aku nyaman aja kalo fingerprint nya dibelakang. Makanya seperti yang ku sebut tadi, ini lebih ke soal kebiasaan user.

      Tapi, kalau misalnya fingerprint nya diletakkan di depan seperti yang Kakak sebutkan, jelas, itu nantinya bakal masuk dalam poin kelebihan 😀

      BTW, makasih kritiknya, Kak. Semoga kedepan bisa review dengan lebih baik lagi 🙂

  5. Min..kenapa zen3 untuk penangkapan sinyalnya kurang kuat..?apa memang itu salah satu kekurangan zen 3..?

    Saya pernah bandingkan dengan asus laser…diposisi dan tempat jg waktu yang sama…,asus laser dapat menangkap sinyal wifi walau minim sinyal nya tetapi di zen 3 tidak terdetek sama sekali sinyal wifi nya…

    Kenapa ya…?

    • Tapi itu nggak parah-parah banget kan ya?

      Barusan coba bandingin langsung sama Zenfone Selfie di satu titik yang sama (hapenya di dempetin) dan hasilnya sama kuat kok. Dengan rincian begini..

      Waktu aku coba memutar arah badan, sinyal Zenfone Selfie terlihat lebih kuat. Terus putar lagi ke arah lain, tenyata Zenfone 3 lebih kuat. Lalu aku putar badan dengan kedua hape mengarah persis ke sumber WiFi tanpa penghalang, sinyalnya jadi sama kuat.

      Jadi kesimpulan awal : Badan kita dan objek lainnya ternyata bisa jadi “penghalang” dari sinyal WiFi. Jadi mungkin yang terjadi pada hapenya Kakak itu karena ada objek yang menghalangi antara sumber sinyal WiFi dengan Zenfone 3 nya. Coba deh uji coba lagi, hapenya bener-bener di dempetkan, terus bandingkan. Kalau ada salah satu yang sinyalnya melemah, coba putar badan ke arah lain dan bandingkan lagi. Cuma untuk ngebuktiin aja sih 😀

      • Saya mencobanya dengan sinyal wifi yang ditangkap asus laser minim sekali..(jauh dr sinyal wifi)
        Di asus laser..,sinyal wifi tersebut terdetek tetapi di zen 3 tidak terdetek sama sekali..

        • Yaa entah kalo begitu Kak. Yang pasti aku bandingkan sama Zenfone Selfie, keduanya sama.

          BTW, sudah diuji seperti yang aku lakuin itu belum Kak, buat memastikan? 😀

  6. mas kalau di bandingin sekalilagi dengan A5 2016 vs zenfone 3 ini menurut mas mana yang lebih unggul, dan dari sisi ram si zenfone 3 ini setelah dipotong oleh system2 bawaan dri zenfone 3, apakah ramnya masih lega kah? untuk kameranya bagaimana? terima kasiih 🙂

    • Sisa RAM di Zenfone 3 setelah dipotong sistem bawaan (tanpa tambahan apps lain) bisa sampai 2GB lebih Kak. Dan meskipun dipakai buat jalanin banyak apps sampai RAM nya lumayan nyesek, performa multitaskin tetep lancar kok. Manajemen RAM nya oke banget ini. Untuk kamera, sudah aku bahas disini ya Kak http://techijau.com/review-kamera-asus-zenfone3-ze520kl/

      Mungkin Kakak bisa cek di halaman 2, 3 dan 4 di halaman review ini, karena sudah hampir semuanya aku bahas 🙂

      Kalo bandingin sama A5 2016, dari sisi performa beda jauh Kak, lebih unggul Zenfone 3. Kalo bandingin kamera dll, belum coba sampai sana 😀

  7. Mas kalu dari segi camera hasilnya jernih nggak bagus mana sama f1s? Dan ke adaan saat minim cahaya noisenya parah nggak mas? Minatnih tapi masih ragu antara f1s atau zf3.

  8. Kalo hny utk skedar selfie foto2an buat cewek gitu, lebih bagus mana kamera zenfone 3 dgn oppo f1s, kak?
    Kasih pencerahan yg bnr2 recommended donk, kak…
    Buat kado ultah adik cewek nih..

  9. Mas mau tanya untuk zen3 dapet pembaruan sistem 13.20.10.40 nah ada 5 pembaruan ye ke 4.removed duoble tap to wake up and sleep when touch in gesture apakah fungsi duoble tap untuk wake & sleep akan di hapus klo di update trimakasih

        • Nahh, ini emang agak membingungkan, Kak.

          Sebenernya kalo menurutku sih dukung fast charging yaa, karena pengisian dari 5% sampai ke 60 an persen itu cepet, dan setelah itu baru pengisian diperlambat sehingga kalo di total dari lobat sampe 100% itu butuh waktu 2 jam (kecepatan yang sama seperti fast charging 2.0). Tapi karena memang di hapenya nggak ada keterangan “fast charging”, mungkin mereka beranggapan bahwa hape ini nggak support fast charging.

  10. ka mimin, aku pengen beli zen3, tp support usb otg gak?? soalnya aku lebih nyaman nyimpen file d flashdisk drpd d memory hp atau micro sd.

  11. Yakin mas sama persis keterangnya ada 5 pembaruan filenya 421.92 mb dari 5 pembaruan yg ke ‘ 3.improved feature perfomance when duoble tap to wake up screen in touch gesture 4.removed duoble tap to wake up and sleep when touch in gesture off’ kyk itu mas wah klo gitu untung belum di update.

    • Nah, itu kemaren ada kata yang ketinggalan.

      Keterangan nomer 3 : Jelas disebut kalo ada peningkatan performa untuk fitur double tap to wake. Terus, masa setelah ditingkatkan, fiturnya malah dihilangkan? Yakan aneh 😀

      Kererangan nomer 4 : Menghilangkan double tap to wake saat fitur gesture dimatikan. Jadi sebelumnya mungkin ada bug, meskipun fitur gesture dimatikan, dia tetep bisa pakai double tap to wake. Dan sekarang udah diperbaiki. Jadi yaa masih bisa itu fiturnya kalau kita mengaktifkan fitur gesture.

  12. Min mau nanya, saya tertarik sama zf3 yg 522KL tapi di review tempat lain katanya gak ada IR nya ya? Kalo di 520 ada tuh. Padahal saya pengen jadiin remote..

    • Sepertinya emang nggak ada, Kak. Setauku yang sering masukin IR blaster tuh hapenya LG dan Sony (itupun di beberapa tipe doang). Kalo hape ASUS, setauku belum ada yang pake IR blaster

  13. Mas saya uda nyoba make zen3 ini emanng puas banget performnya , uda memenuhi kenutuhan banget dah dr segala lini , yang saya mau tanyakan , aman ngga sih pengisian batre menggunakan power bank ,saya tergolong pengguna yg hard banget ?
    Pencerahanya mas . Thnks

  14. Mau nanya masalah nangkap sinyal 4g ny min, zen 3 ku ko gak pernah nangkap 4g min, lokasi uda 4g kartu juga tapi ko sinyalnya masih H min

    • Yakin udah di lock di 4G, Kak? Kalo udah di lock dan nggak ada sinyal 4G, harusnya indikator sinyalnya ada tanda “X”. Kalo emang masih nggak bisa, coba di factory reset dulu, Kak. Soalnya kalo punyaku sih langsung pake aja dan langsung 4G juga..

      Oiya, BTW kartunya itu udah di coba di hape lain belum?

    • Waduh, beda segmen ya, Kak. Untuk orang awam, sepertinya iPhone 6 masih oke. Tapi yaa itu, iPhone 6 itu seri lama. Jadi agak sulit untuk cari yang beneran baru, soalnya nggak sedikit yang jual barang rekondisi tapi dibilang baru. Mesti hati-hati belinya 🙂

  15. Nah ya itu yg aku bingungin kak..karena yg aku butuhkan itu enggak lemot dalam pengoperasian programnya..jd meski banyak app yg dibuka ga lemot gitu..terus sama kemampuam baterainya juga..nah skg kan aku pakai iphone 5,pengen upgrade tapi masih bingung pilih iphone 6 atau zenfone 3 ini..makasih kak..

    • Ohh, doyan multitasking toh? Yaudah Zenfone 3 aja kalo gitu. Lancar jaya inih 😀
      Meskipun RAM tinggal sisa 200MB’an, tetep nggak ada gejala turun performa.

      Udah gitu awet pula baterainya, buktiin sendiri aja 🙂

    • Belum pernah bandingin langsung, Kak. Tapi diatas kertas, kalau pemakaian normal atau ringan, harusnya nggak beda jauh. Tapi kalau penggunaan multitasking like a pro, jelas bakal beda dan lebih irit yang RAM 4GB.

LEAVE A REPLY